Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Inpeksi Hewan Kurban, Dispertan Solo Temukan Ternak Sakit yang Dijual

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 11 Juni 2024
Inpeksi Hewan Kurban, Dispertan Solo Temukan Ternak Sakit yang Dijual

Petugas Dinas Dispertan KPP Solo mengecek kesehatan hewan di lokasi penampungam hewan kurban, Selasa (11/6). (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PETUGAS Dinas Peternakan, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Dispertan KPP) menemukan sejumlah ternak sakit dijual untuk hewan kurban. Hal itu dimetahui setelah inspeksi tempat penampungan dan penjualan hewan kurban di Kecamatan Jebres, Solo.

Kepala Dispertan KPP Solo Eko Nugroho mengatakan, menjelang Hari Raya Idul Adha, pihaknya memeriksa hewan kurban. Lokasi sasaran salah satunya di tempat penampungan dan penjualan hewan kurban.

“Hasil inpeksi menemukan semua hewan ternak sudah cukup umur, tapi memang masih ditemukan hewan yang sakit dijual. Itu tidak diperbolehkan,” kata Eko, Selasa (11/6).

Ia mengatakan hewan ternak yang sakit ditemukan berupa sapi sebanyak lima ekor. Satu ekor sapi terkena penyakit lumpy skin disease (LSD), satu ekor sapi terkena scabies atau kudis menular, dan tiga ekor sapi terkena penyakit kaskado.

“Sapi yang terkena penyakit langsung kami obati. Untungnya, sapi yang kena LSD tidak terlalu parah dan masih bisa diobati,” katanya.

Begitu juga yang kena penyakit kaskado maupun scabies, kata dia, pihaknya minta semua yang sakit dikarantina untuk diobati agar tidak menulari hewan ternak yang lain.

Terkait dengan pemeriksaan hewan kurban di Kota Solo, Eko mengatakan pihaknya menerjunkan 60 orang yang terbagi dalam lima tim yang bertugas di lima kecamatan untuk mengecek ke tempat-tempat penampungan maupun penjualan hewan kurban yang ada di 'Kota Bengawan'.

“Mereka bertugas mulai 3 Juni hingga saat Hari Raya Idul Adha pada 17 Juni ditambah selama Hari Tasyrik,” katanya. Pengelola tempat penampungan dan penjualan hewan kurban Yoyok Mugiyatno mengatakan siap mengarantina lima ekor sapi yang dinyatakan sakit oleh petugas Dispertan KKP Solo.

“Tempat kami luas jadi tidak masalah kalau harus mengarantina lima ekor sapi selama masa pengobatan. Kami juga ada dokter hewan yang datang secara rutin untuk mengawasi ternak yang ada di sini. Setiap sore juga kami semprot desinfektan agar tidak ada penyebaran penyakit,” pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

#Solo #Idul Adha
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Polresta Solo Musnahkan Sabu 3,5 Kilogram Senilai Miliaran, 3 Juta Nyawa Terselamatkan
Sebagai bagian dari proses penyidikan sekaligus memastikan barang bukti tersebut tidak kembali beredar di tengah masyarakat.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Polresta Solo Musnahkan Sabu 3,5 Kilogram Senilai Miliaran, 3 Juta Nyawa Terselamatkan
Indonesia
Tekanan Fiskal, 5 Daerah Soloraya Terancam Kesulitan Bayar Gaji ASN
Hal itu terjadi akibat tingginya belanja pegawai yang menggerus APBD.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Tekanan Fiskal, 5 Daerah Soloraya Terancam Kesulitan Bayar Gaji ASN
Indonesia
Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Solo Kebut Revitalisasi Rumah Brigjen Slamet Riyadi
Rumah bersejarah ini memiliki nilai historis yang penting dan layak dilestarikan sebagai bagian dari identitas Kota Surakarta.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Solo Kebut Revitalisasi Rumah Brigjen Slamet Riyadi
Indonesia
Investor AS Bakal Kelola Sampah Aglomerasi Soloraya Dengan Pola Waste To Fuel
Selain membantu mengurangi persoalan sampah, proyek tersebut diproyeksikan menciptakan hampir 300 lapangan kerja
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Investor AS Bakal Kelola Sampah Aglomerasi Soloraya Dengan Pola Waste To Fuel
Indonesia
Ratusan Siswa SDII 'Standar Cambridge' Solo Keracunan MBG, SPPG Yayasan Al Abidin Ditutup 
108 siswa SDII Al Abidin Solo keracunan massal. SPPG Yayasan Al Abidin ditutup sementara
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Ratusan Siswa SDII 'Standar Cambridge' Solo Keracunan MBG, SPPG Yayasan Al Abidin Ditutup 
Indonesia
Tepis Isu Pagar Tinggi Mal Antisipasi Potensi Rusuh, Manajemen: Pakuwon Itu Bukan Peramal
Direktur Marketing Pakuwon Sutandi menegaskan pembangunan pagar sekliling mal bukan ramalan ancaman, melainkan penataan akses.
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Tepis Isu Pagar Tinggi Mal Antisipasi Potensi Rusuh, Manajemen: Pakuwon Itu Bukan Peramal
Indonesia
28 Siswa TK di Solo Belajar di Ruang Kelas Rawan Roboh, Pemkot Gelontorkan Rp 150 Juta
Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan apabila proses belajar-mengajar tetap berlangsung di ruang yang rusak.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
28 Siswa TK di Solo Belajar di Ruang Kelas Rawan Roboh, Pemkot Gelontorkan Rp 150 Juta
Fun
Museum Koleksi Dinosaurus Terbesar RI Mulai Dibuka, Pemkot Solo Umumkan Tiketnya Segini!
Tahir Solo Museum resmi dibuka di Solo dengan koleksi dinosaurus terbesar di Indonesia. Tiket Rp30 ribu untuk pelajar, Rp50 ribu dewasa, buka setiap hari 09.00–17.00 WIB.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Museum Koleksi Dinosaurus Terbesar RI Mulai Dibuka, Pemkot Solo Umumkan Tiketnya Segini!
Indonesia
Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Pamerkan Fosil Dinosaurus Asli dengan Leher 20 Meter
Tahir Solo Museum resmi dibuka di atas lahan 5 hektare. Museum ini menghadirkan fosil Omeisaurus tianfuensis dengan leher 20 meter dari Tiongkok.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Pamerkan Fosil Dinosaurus Asli dengan Leher 20 Meter
Indonesia
Hentikan Pengumpulan Data Tata Kelola MBG di Daerah, Kejagung Digugat di PN Solo
Pangkal persoalan ini bermula ketika Jaksa Agung menerbitkan surat perintah pada 15 Juni 2026 agar seluruh jajaran Kejati mengumpulkan data atas pengelolaan MBG pada SPPG.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Hentikan Pengumpulan Data Tata Kelola MBG di Daerah, Kejagung Digugat di PN Solo
Bagikan