Bantu Aceh dan Sumatra, UNS Kirim Tim Medis dan Logistik
UNS mengirimkan tim bantuan medis dan logistik di lokasi bencana di Aceh, Rabu (3/12). (Foto: Merahputih.com/Ismail)
MERAHPUTIH.COM - UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) mengirimkan tim bantuan medis dan logistik di lokasi bencana di Aceh. Rektor UNS Prof Hartono mengatakan pengiriman tim ini merupakan bagian dari SOP tanggap bencana yang rutin dilakukan kampus setiap kali terjadi kejadian luar biasa.
“Ini tim pendahulu. Setiap ada bencana, respons kami yakni mengirimkan tim untuk melakukan assessment di lokasi, kemudian memberikan laporan penanggulangan bencana,” ujar Hartono, Rabu (3/12).
Ia mengatakan, pada awal tiba di lokasi bencana, pihaknya berharap dalam 1x24 jam sudah tahu langkah apa yang harus ditindaklanjuti. Ia menjelaskan tim awal yang diberangkatkan adalah tim SAR, karena kondisi lapangan di Aceh dilaporkan cukup sulit. Mereka akan melakukan pemetaan medan, tingkat dan luas bencana, hingga titik-titik yang membutuhkan dukungan paling mendesak.
“Tim pertama yang dikirim memang yang sudah terlatih dan berpengalaman. Mereka memetakan tingkat bencananya, luasannya, termasuk kebutuhan apa yang harus di-support,” katanya.
Baca juga:
Menurutnya, pola ini sama seperti operasi kemanusiaan UNS pada bencana-bencana sebelumnya mulai dari Semeru, banjir di Jawa Barat, hingga gempa Lombok. Hartono menjelaskan satu kloter tim biasanya bertugas selama 7 sampai 10 hari, disesuaikan kondisi lapangan. Tim berikutnya akan dikirimkan secara berkala.
“Tiap tim biasanya bergantian setiap 10 hari. Kami tidak punya target berhenti kapan. Sepanjang dibutuhkan dan sumber daya memenuhi, UNS akan terus mengirimkan tim,” tegasnya.
UNS, kata dia, juga menyiapkan kemungkinan pengiriman tim medis, bantuan logistik, sembako, pakaian, hingga kebutuhan dasar lainnya. “Kalau memang diperlukan, ya kita kirim tim medis dan sebagainya,” katanya.
Ia menambahkan donasi UNS sudah tembus Rp100 Juta. Penggalangan dana dilakukan tanpa menunggu tim kembali dari lokasi bencana.
“Setiap minggu UNS akan memberikan laporan perkembangan, termasuk foto lokasi dan kegiatan di lapangan, sebagai bentuk transparansi kepada para donatur,” tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
DPR Desak Pemerintah Peduli Terkait Isu Perubahan Iklim Buat Kurangi Bencana
100 Ribu Orang Terdampak Banjir Jawa, DPR Desak Pemerintah Serius Tangani Perubahan Iklim
Kebakaran Hutan Mengamuk Tewaskan 18 Orang, Chile Tetapkan Status Bencana saat Api Mengancam Kota-Kota
Transfer Daerah ke Aceh, Sumut dan Sumbar Tidak Jadi Dipotong, DPR: Percepat Pemulihan dari Bencana
Gempa Magnitudo 4,3 Terjadi di Anyer Banten
Keluarkan SK Buat Tedjowulan, Kubu PB XIV Purbaya Ancam Gugat Menteri Fadli Zon di PTUN
GKR Timoer Ngamuk, Menteri Budaya Fadli Zon Tunjuk Tedjowulan Pelaksana Keraton
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Banjir, Perjalanan KA Banyubiru Ekspres Solobalapan Dibatalkan
Traktir Makan 2 Raja Kembar Keraton Surakarta, Wapres Gibran Titip Jaga Solo