PMI Kota Solo Kirim 500 Kantong Darah untuk Bantuan Bencana Banjir di Pulau Sumatra, Penuhi Kebutuhan Darah
PMI Solo kirim bantuan 500 kantong darah ke di wilayah bencana banjir di Aceh dan Sumatera, Selasa (2/12). (Foto: Merahputih.com/Ismail)
MERAHPUTIH.COM - PALANG Merah Indonesia (PMI) Kota Surakarta mengirimkan total 500 kantong darah untuk memenuhi kebutuhan stok darah di wilayah bencana banjir yang melanda Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Pengiriman bantuan kemanusiaan ini merupakan respons cepat PMI Surakarta dalam mendukung upaya penanggulangan dampak bencana di wilayah tersebut.
Kabag Pengelolaan Darah PMI Solo Dr Wening mengatakan total ada 500 kantong darah akan dikirim untuk memenuhi kebutuhan stok darah di wilayah bencana banjir yang melanda Pulau Sumatra.
“Untuk memastikan kualitas darah tetap terjaga selama proses pengiriman yang menempuh jarak jauh, kantong darah tersebut kami masukkan ke 13 cool box,” ujar Wening, Selasa (2/12).
Ia mengatakan setiap cool box tersebut terdapat data logger dan termometer. Tujuannya ialah memantau darah selama di perjalanan agar tetap terjaga suhunya, sesuai dengan standar mutu PMI. Kantong-kantong darah itu selanjutnya akan diterbangkan langsung menuju Aceh dan Sumatra melalui koordinasi dengan PMI Pusat.
Baca juga:
Korban Tewas Bencana Alam di Sumatra Capai 442 Orang, Setengahnya Berasal dari Wilayah Sumut
Bantuan ini diharapkan dapat segera dimanfaatkan untuk menolong korban dan pasien yang membutuhkan transfusi darah di daerah terdampak bencana.
“Aksi cepat tanggap ini menegaskan komitmen PMI Kota Surakarta untuk senantiasa hadir dan berkontribusi dalam misi kemanusiaan di Indonesia,” pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Total Kerusakan dan Kerugian Bencana Alam di Sumbar Capai Rp 33,5 Triliun
Lalin Jembatan Bailey Bireuen Aceh-Medan Gantian Tiap 1 Jam, Buka-Tutup Hingga September
Ribuan Rumah di 14 Desa Karawang Teredam Banjir, 27 Ribu Warga Terdampak
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Sumatera Barat Masuki Fase Pemulihan, BNPB Tekankan Validasi Lahan Aman Hunian
Kemenhut Bentuk Tim Percepatan Pembersihan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatra
Kapolda Ajak Masyarakat Aceh Tamiang Jadikan Lumpur Sisa Banjir untuk Media Tanam Tumbuhan
ASN Solo Mulai WFA, Walkot Respati Sebut Hemat Anggaran Operasional Kantor 29 Persen
Korban Bencana Sumatra Tembus 1.189 Orang, 195 ribu Jiwa Masih Bertahan Hidup di Tenda Pengungsian
Enam Perusahaan di Ujung Tanduk, KLH Siapkan Gugatan Triliunan Atas Tragedi Longsor Sumatra