Dinkes Solo Lakukan Inspeksi Jelang Nataru, Temukan Makanan Kedaluwarsa di Pasar

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 08 Desember 2025
Dinkes Solo Lakukan Inspeksi Jelang Nataru, Temukan Makanan Kedaluwarsa di Pasar

Dinkes Solo inspeksi makanan di toko moderen dan pasar tradisional jelang Nataru, Senin (8/12). (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - DINAS Kesehatan (Dinkes) Kota Surakarta menemukan makanan kedaluwarsa dan penganan dengan kemasan rusak masih dijual di pasaran. Produk tersebut ditemukan saat inspeksi makanan jelang Nataru di sejumlah toko moderen dan pasar tradisional Solo, Senin (8/12).

Ketua Tim Kerja Farmasi Perbekalan Makanan dan Minuman Dinkes Solo Ana Prasanti mengatakan, sebagai antisipasi makanan tidak layak konsumsi yang beredar jelang Natal dan Tahun Baru 2026, pihaknya melakukan pengawasan. Sasaran lokasi pengawasan di tim pertama di Pasar Legi, Sami Luwes, Ganeps Tradisi Solo. Sementara itu, tim B melakukan tinjauan ke Pasar Kadipolo, Hypermart Solo Square, hingga Toko Oleh-oleh Cokro.

“Kami melakukan pengecekan rutin mengenai produk pangan kemasan. Cek kondisi peyimpanannya, sarananya, hingga dari kondisi produk terkait,” kata dia.

Ia mengatakan hasil inspeksi menemukan adanya sejumlah produk kedaluwarsa dan sejenisnya yang tidak layak dijual ke konsumen. Dari temuan itu, pelaku usaha diminta untuk tidak menjual produk terkait dan menarik produk terkait agar tidak dipajang di instalasi. “Kami minta produk kedaluwarsa agar ditarik, kalau bisa diretur, ya diretur. Kami akan buat laporan yang diteruskan ke dinas perdagangan,” ucap dia.

Baca juga:

Sidak Pangan Jelang Lebaran 2025, Dinkes Solo Temukan Makanan Rusak Dijual



Dinkes Solo, kata dia, juga memberi perhatian pada produk-produk makanan yang merupakan kemas ulang. Produk makanan seperti ini yang umumnya berupa makanan ringan cukup banyak ditemukan di berbagai tempat yang menjual aneka snack. “Untuk jenis makanan seperti ini, pedagang diminta untuk mencantumkan tanggal kedaluwarsa agar keamanan dan kelayakan produk pangan tetap terjaga,” papar dia.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta Arif Handoko mengatakan pihaknya sudah membentuk tim khusus yang diterjunkan untuk pengawasan produk pangan jelang libur Natal dan Tahun Baru kali ini. Selain pengawasan terhadap produk pangan kemasan, pengawasan juga dilakukan ke sejumlah produk pangan lainnya seperti keberadaan produk pangan dengan bahan berbaya yang tidak layak pangan dan sebagainya.

“Kami ada tim khusus yang persiapan Nataru ini lebih intens dalam pengawasan produk. Jadi tidak hanya untuk makanan kemasan saja, tetapi juga bumbu masak, ikan asin, dan sebagainya,” tegasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Inspeksi Makanan, Dinkes Solo Temukan Makanan Tak Berizin Hingga Kemasan Rusak Dimakan Tikus

#Solo #Makanan #Nataru
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

Indonesia
Anak Presiden Prabowo Ikut Kiran Malam 1 Suro Mangkunegaran
Kirab Mangkunegaran kali ini diikuti juga oleh putra Presiden Prabowo, Didit Prabowo, anggota DPR RI Bambang Wuryanto, Titiek Soeharto, dan Wamen Kebudayaan Giring Ganesha
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Anak Presiden Prabowo Ikut Kiran Malam 1 Suro Mangkunegaran
Tradisi
Keraton Solo Gelar Kirab Malam Satu Suro, Bawa Kerbau Bule dan Pusaka
PB XIV Purbaya di lokasi sama, Sasono Sewaka, tidak menggelar kirab malam 1 Suro dan hanya mengadakan doa bersama serta tahlil.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Keraton Solo Gelar Kirab Malam Satu Suro, Bawa Kerbau Bule dan Pusaka
Tradisi
Jelang Kirab 1 Suro, Keraton Surakarta Keluarkan 5 Kerbau Bule
Lima kerbau bule menjalani latihan dengan mengitari Kompleks Keraton Solo, rute yang ditempuh bukan rute kirab malam 1 Suro.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Jelang Kirab 1 Suro, Keraton Surakarta Keluarkan 5 Kerbau Bule
Indonesia
Harga Pertamax Naik, Walkot Solo Putar Otak Tekan Penggunaan BBM Mobdin ASN
Efisiensi yang dilakukan Pemkot Solo ini dipastikan tidak akan mengganggu pelayanan publik di Kota Solo.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Harga Pertamax Naik, Walkot Solo Putar Otak Tekan Penggunaan BBM Mobdin ASN
Indonesia
Polresta Solo Tangkap 3 Pelaku Teror Pocong, Minta Maaf Telah Bikin Gaduh
Sebelumnya, viral video teror pocong berdurasi 30 detik gegerkan warga Solo.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Polresta Solo Tangkap 3 Pelaku Teror Pocong, Minta Maaf Telah Bikin Gaduh
Indonesia
Eks Kepala BGN Ditangkap Kejagung, 20 SPPG di Solo Berhenti Beroperasi
Dana SPPG sepenuhnya berada di tangan BGN dan bukan tanggung jawab daerah.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Eks Kepala BGN Ditangkap Kejagung, 20 SPPG di Solo Berhenti Beroperasi
Tradisi
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Ada lima kebo mahesa atau kerbau bule yang akan menjadi cucuk lampah pada kirab pusaka nanti.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Indonesia
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Sebelumnya Bhikkhu Thudong mulai berjalan kaki dari Bali menuju Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah untuk memperingati puncak Hari Raya Waisak.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Indonesia
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Para pekerja transportasi daring saat ini berada dalam posisi dilematis yang serbatidak pasti.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Indonesia
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Tercatat, sebanyak 8 orang suporter terpaksa harus mendapatkan perawatan medis dari petugas P3K di lokasi karena mengalami sesak napas dan kepanikan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Bagikan