Inka Christie Dapat Gelar Bangsawan dari Keraton Solo

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 27 September 2015
Inka Christie Dapat Gelar Bangsawan dari Keraton Solo

Penyanyi era 90-an Inka Christie mendapat gelar bangsawan dari Keraton Solo (Foto: MP/Rizky Kusumo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Artis - Penyanyi Inka Christie punya hubungan akrab dengan Keraton Solo. Setiap kali keraton menggelar pernikahan, Inka Christie selalu hadir menghibur undangan dan keluarga keraton. Atas dasar itu, keraton Solo memberikan gelar bangsawan kepada Inka Christie.

Bagi para keluarga keraton pemberian gelar bangsawan kepada publik figur dan tokoh politik serta budaya menjadi sebuah kegiatan yang rutin.

Hal ini dipaparkan Maji Notonagoro salah satu abdi dalam Keraton Solo. di Kartika Chandra, Gatot Subroto, Minggu, (27/9).

"Keraton selalu beradaptasi dengan negara. Para pejabat yang berjasa bagi negara bisa dikasih pangkat sama negara. Ada adipati ada bangsawan. Biasanya pake wangsit. Bisa diusulkan, " jelas Maji dengan bahasa Jawa khas.

Lalu Maji pun menjelaskan perihal gelar yang diberikan kepada Lady Rocker tersebut. Salah satunya suara khas dari mojang asal Bandung itu.

"Kanjeng Mas Ayu Inka Swaraningtyas. Kanjeng mas ayu itu pejabat keraton pegawai keraton. Mas ayu itu tingkatnya paling tinggi. Inka jadi terikat sama keraton. Kegiatan keraton harus disumbangsihkan sama inka misal menari di acara keraton. Swaraningtyas yang berarti suara Inka bisa menggoyahkan kalbu. Gelar ini dianggap amanat bagi inka. Selama ini dijalani Inka dengan tulus ikhlas jadi enak aja jalaninnya, "papar Maji.

Bagi Maji sendiri gelar yang diberikan kepada Inka. Akan berlaku seumur hidup. Kecuali ada beberapa pelanggaran yang dilakukannya.

"Seumur hidup kecuali melakukan pelanggaran atau apa. "pungkas Maji.(rky)

 

Baca Juga:

  1. Inka Christie Berencana Luncurkan Album Anyar
  2. Paska Bertemu Syekh di Mimpi, Inka Christie Komitmen Berhijab
  3. Inka Christie Rambah Dunia Akting
  4. Orangtua Berinsting Buruk, Inka Christie Bersyukur Gagal Berangkat Haji
  5. Astaga, Karina Nadila Lakukan Doggy Style!
#Keraton Solo #Gelar Bangsawan #Inka Christie
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Tradisi
Tradisi Grebeg Besar Idul Adha: Gunungan di Masjid Agung Solo Raib dalam Hitungan Menit
Gunungan jaler melambangkan peran laki-laki sebagai pencari nafkah, sedangkan gunungan estri melambangkan perempuan yang mengelola hasil nafkah untuk kebutuhan keluarga.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Tradisi Grebeg Besar Idul Adha: Gunungan di Masjid Agung Solo Raib dalam Hitungan Menit
Indonesia
Datangi Keraton Solo, Fadli Zon Tegaskan Revitalisasi Sesuai Mandat Presiden
Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon menegaskan proses revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat akan dilanjutkan secara bertahap
Frengky Aruan - Jumat, 27 Maret 2026
Datangi Keraton Solo, Fadli Zon Tegaskan Revitalisasi Sesuai Mandat Presiden
Indonesia
Kementerian Kebudayaan Lanjutkan Revitalisasi Keraton Solo, Sasar Keraton Kilen
Badan Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X Jawa Tengah mengirimkan sejumlah petugas untuk memulai pendataan di Keraton Kilen.
Dwi Astarini - Rabu, 11 Maret 2026
Kementerian Kebudayaan Lanjutkan Revitalisasi Keraton Solo, Sasar Keraton Kilen
Indonesia
Kirab Hajat Ndalem Malam Selikuran, Tradisi Sambut Lailatulkadar
Tradisi Malam Selikuran telah ada sejak PB X untuk menyambut Lailatulkadar.
Dwi Astarini - Selasa, 10 Maret 2026
Kirab Hajat Ndalem Malam Selikuran, Tradisi Sambut Lailatulkadar
Indonesia
Pemkot Solo Setop Bayari Listrik Keraton Solo Rp19 Juta per Bulan, tak Ada Dana
Disbudpar membayar lima rekening listrik atas nama Keraton secara langsung ke Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Dwi Astarini - Selasa, 03 Maret 2026
Pemkot Solo Setop Bayari Listrik Keraton Solo Rp19 Juta per Bulan, tak Ada Dana
Indonesia
Abaikan Peringatan LDA, Purboyo Tetap Rekam KTP dengan Nama Sri Susuhunan Pakubuwono Empat Belas
Proses hukum yang masih berjalan tidak mengganggu proses penggantian nama Gusti Purboyo menjadi Sri Susuhuan Pakubuwono Empat Belas.
Dwi Astarini - Kamis, 12 Februari 2026
Abaikan Peringatan LDA, Purboyo Tetap Rekam KTP dengan Nama Sri Susuhunan Pakubuwono Empat Belas
Indonesia
Perubahan Nama KTP KGPH Puruboyo Jadi Pakubuwono XIV Digugat di PN Solo
Pengabulan perubahan nama KGPH Puruboyo menjadi Sri Susuhunan Pakubuwono XIV digugat oleh Gusti Moeng di PN Solo.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Januari 2026
Perubahan Nama KTP KGPH Puruboyo Jadi Pakubuwono XIV Digugat di PN Solo
Indonesia
PN Solo Kabulkan Perubahan Nama KGPH Puruboyo Jadi Pakubuwono XIV di KTP
Pengadilan Negeri Solo mengabulkan perubahan nama KGPH Puruboyo menjadi Sri Susuhunan Pakubuwono XIV dalam KTP. Putusan telah berkekuatan hukum tetap.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
PN Solo Kabulkan Perubahan Nama KGPH Puruboyo Jadi Pakubuwono XIV di KTP
Indonesia
Kenakan Beskap dan Jarit, Wapres Gibran Hadiri Tingalan Jumenengan di Pura Mangkunegaran
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri Tingalan Jumenengan Kaping 4 KGPAA Mangkunagoro X di Pura Mangkunegaran, Solo, Selasa (27/1).
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
Kenakan Beskap dan Jarit, Wapres Gibran Hadiri Tingalan Jumenengan di Pura Mangkunegaran
Indonesia
PB XIV Purbaya Curhat ke Dasco, Nyatakan Keberatan atas SK Kemenbud dan Harapkan Persatuan Keraton Solo
Surat Keputusan Pelaksana Tugas Raja Keraton Surakarta dinilai mencederai hukum adat dan tatanan tradisi Keraton Surakarta Hadiningrat.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
PB XIV Purbaya Curhat ke Dasco, Nyatakan Keberatan atas SK Kemenbud dan Harapkan Persatuan Keraton Solo
Bagikan