Ini Yang Terjadi Sebelum Siswa SD di Pesanggrahan Terjatuh dari Lantai Atas

Mula AkmalMula Akmal - Selasa, 03 Oktober 2023
Ini Yang Terjadi Sebelum Siswa SD di Pesanggrahan Terjatuh dari Lantai Atas

Sejumlah siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di SMA Negeri 87, Jakarta. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Misteri penyebab SR, siswi kelas VI Sekolah Dasar (SD) di Petukangan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan terjatuh lantai 4 sekolahnya akhirnya terungkap.

Polisi mengungkap rangkaian peristiwa sebelum ia terjatuh.

Baca Juga:

Pemprov DKI Diminta Periksa Instalasi Listrik Sekolah di Jakarta Imbas Kebakaran SMA 6

Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Henrikus Yossi mengatakan, peristiwa bermula dari kegiatan pembiasaan yang dimulai pada pukul 06.30 WIB, Selasa (26/9) lalu.

Sesuai jadwal, seluruh siswa dari kelas 1 hingga 6 pun mengikuti kegiatan tersebut.

Pada saat kejadian, jadwal kegiatan pembiasaan itu berupa penampilan drama atau teatrikal.

"Saat itu masing-masing siswa berbaris sesuai dengan kelasnya. Almarhum ini berbaris dengan rekan-rekan sekelasnya. Memang sempat terjadi dorong-mendorong di antara teman sekelasnya," kata Yossi kepada awak media di Jakarta, Selasa (3/10).

Melihat kejadian tersebut, lanjut Yossi, wali kelas memanggil korban dan temannya yang terlibat dorong-dorongan untuk menengahi. Setelah diberi nasihat, keduanya pun bersalaman.

Setelah menengahi dan menasihati, keduanya sama-sama bersalaman.

"Kemudian yang bersangkutan ke kamar mandi," tuturnya.

Namun, setelah berjalan beberapa saat korban tak kunjung kembali ke kelasnya.

Kemudian, korban sudah ditemukan di lantai dasar usai terjatuh dari lantai 4 gedung sekolahnya.

Baca Juga:

Pemprov DKI Ancam Sanksi Kepala Sekolah jika Terjadi Aksi Bullying

Dari hasil pemeriksaan sementara, Yossi menyebut dorong-dorongan itu bukan terjadi karena perselisihan, melainkan spontanitas.

Kendati begitu, polisi masih mendalami hal tersebut berkaitan dengan peristiwa jatuhnya korban.

"Itu rangkaian peristiwa yang memang terjadi sebelum peristiwa almarhum ini jatuh. Ini masih kami dalami, masih terus kami dalami hubungan atau keterkaitan antara peristiwa itu," tutup Yossi.

Dalam kasus ini, pihak kepolisian masih menyelidiki kasus SR yang melompat dari lantai empat gedung sekolahnya.

Termasuk mendalami motif korban melompat dari ketinggian gedung hingga menyebabkan nyawanya melayang.

Setidaknya 12 saksi yang diperiksa terkait kasus memilukan tersebut.

Sekedar informasi saja, insiden siswi SD inisial SR yang awalnya diduga terjatuh itu sempat viral di media sosial.

Dalam video yang beredar terlihat siswi SD yang mengenakan seragam merah dan putih tergeletak di lapangan sekolahnya. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (26/9) sekitar pukul 08.00 WIB. (Knu)

Baca Juga:

Demokrat DKI Desak Disdik Audit Ulang Sistem Keamanan dan Keselamatan Sekolah

#Sekolah #Polres
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kemendikdasmen Tetapkan Bahasa Inggris Wajib untuk Kelas 3 SD Mulai 2027
Bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib bagi murid kelas 3 SD mulai tahun ajaran 2027/2028. Kemendikdasmen siapkan pelatihan guru.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 16 menit lalu
Kemendikdasmen Tetapkan Bahasa Inggris Wajib untuk Kelas 3 SD Mulai 2027
Indonesia
DPR Minta Perkuat Pengawasan Anggaran Revitalisasi Sekolah, Rawan Dikorupsi
Anggaran revitalisasi atau perbaikan gedung sekolah masih rawan disalahgunakan.
Yusuf Abdillah - Rabu, 23 September 2026
DPR Minta Perkuat Pengawasan Anggaran Revitalisasi Sekolah, Rawan Dikorupsi
Indonesia
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Maluku dan Papua Jadi Prioritas
BGN mencoret 1.653 sekolah dari penerima MBG. Kini, Maluku dan Papua masuk prioritas.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Maluku dan Papua Jadi Prioritas
Indonesia
Sekolah Rakyat Dilengkapi Lapangan Sepak Bola 105 Meter X 68 Meter Sesuai Standar FIFA
Pembangunan infrastruktur olahraga merupakan bagian dari investasi jangka panjang terhadap kualitas manusia Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Sekolah Rakyat Dilengkapi Lapangan Sepak Bola 105 Meter X 68 Meter Sesuai Standar FIFA
Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Berkurang, Sekolah di Jakarta Kembali Tatap Muka Mulai Rabu 9 September 2026
Sekolah di Jakarta kembali menggelar pembelajaran tatap muka mulai 9 September 2026 setelah sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berkurang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Berkurang, Sekolah di Jakarta Kembali Tatap Muka Mulai Rabu 9 September 2026
Indonesia
PJJ Diterapkan akibat Abu Vulkanik, DPR Minta Sekolah Pastikan Siswa Tetap Belajar Efektif
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mendukung PJJ di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten akibat dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
PJJ Diterapkan akibat Abu Vulkanik, DPR Minta Sekolah Pastikan Siswa Tetap Belajar Efektif
Indonesia
Mendikdasmen Minta Sekolah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau Terapkan PJJ
Mendikdasmen Abdul Mu'ti meminta sekolah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau mengutamakan keselamatan siswa dengan menerapkan PJJ dan menyesuaikan jam belajar.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Mendikdasmen Minta Sekolah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau Terapkan PJJ
Indonesia
Cara Cek Lulus Seleksi Administrasi STIN 2026: Ingat, Pakai Nomor Bukan Nama!
Ribuan calon taruna-taruni yang mendaftar di Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) akhirnya bisa bernapas lega.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Lulus Seleksi Administrasi STIN 2026: Ingat, Pakai Nomor Bukan Nama!
Indonesia
Seleksi 9 Sekolah Kedinasan Resmi Dibuka Hari Ini, Jangan Sampai Telat Daftar!
BKN resmi membuka pendaftaran Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 mulai 18 Agustus. Ada 9 sekolah kedinasan kementerian/lembaga.
Wisnu Cipto - Selasa, 18 Agustus 2026
Seleksi 9 Sekolah Kedinasan Resmi Dibuka Hari Ini, Jangan Sampai Telat Daftar!
Indonesia
Prabowo Sebut 71 Ribu Lebih Sekolah Sudah Diperbaiki hingga Tahun 2026 ini
Presiden Prabowo Subianto menargetkan 100 ribu sekolah tahun depan.
Frengky Aruan - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Sebut 71 Ribu Lebih Sekolah Sudah Diperbaiki hingga Tahun 2026 ini
Bagikan