Ini Dia Sulitnya Melukis dengan Kanvas

KaptenKapten - Minggu, 16 Juli 2017
Ini Dia Sulitnya Melukis dengan Kanvas

Pameran "Complex Anxiety" di Gedung Sarinah Ekosistem, Pancoran Timur II pada Sabtu (15/7). (Foto: MP/Bagus Riyanto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JAMILAH, seorang seniman muda yang sedang memulai karyanya dan mengekspresikan diri melalui gambar. Ia juga kerap kali memamerkan beberapa hasil karyanya di berbagai pameran seni rupa, seperti "Complex Anxiety" di Gedung Sarinah Ekosistem, Pancoran Timur II, Jakarta Selatan pada Sabtu (15/7).

Pada awalnya, mahasiswa tingkat akhir UNJ ini berkreasi melalu gambar yang diekspresikannya lewat kertas. Lalu akhirnya Jamilah memberanikan diri dan beranjak ke kanvas.

Ketertarikan Jamilah pada dunia seni lukis karena menurutnya gambar merupakan salah satu cara mengekspresikan kegelisahan yang terdapat di dalam diri. Tema melukis yang diangkat pun berdasarkan pengalaman pribadi yang juga terjadi pada setiap orang.

"Wanita memang lebih sensitif kalau bahas cinta-cintaan, dan saya juga gelisah banget soal itu. Jadi dari kegelisahan itu coba saya tuangkan menjadi sebuah karya," tutur Jamilah di Gedung Sarinah Ekosistem A3, Jakarta Selatan, Sabtu (15/17).

Ketika menuangkan pengalaman pribadinya ke seni lukis Jamilah mendapati beberapa kesulitan saat beralih dari media kertas ke kanvas "Tekanannya. Tangan harus lebih menekan dengan ekstra. Arsirannya juga berbeda. Kalau di kertas debu pensil gak terlalu terlihat, tapi kalau di kanvas pensilnya lebih cepet aus. Kalau di kanvas, gambarnya itu akan lebih kuat," papar Jamilah.

Nah, bagaimana Sahabat Merahputih? Untuk yang ingin mulai berkarya dengan melukis, Jamilah juga memberikan sebuah tips. Teknik dasar melukis ialah arsiran. Anda harus menguasai teknik memberi kesan halus, kasar.

Tertarik belajar melukis? (Bing)

Baca juga berita terkait: Seniman Muchlis Fachri: Ada yang Aneh di Budaya Sneakers.

#Pelukis #Seni Rupa #Karya Seni Unik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Kapten

Kapten Merah Putih
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Lewat Fotografi dan Karya Visual, Seniman Sumatra Kritik Karhutla
Melalui rangkaian foto yang dibagikan di akun Instagram pribadinya, @ichalago, ia mempertemukan identitas budaya dengan lanskap hutan yang hangus terbakar.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Lewat Fotografi dan Karya Visual, Seniman Sumatra Kritik Karhutla
Lifestyle
Dari SPOT hingga SCOPE, Art Jakarta 2026 Buka Ruang Kolaborasi Pelaku Seni
Art Jakarta 2026 tetap membawa fokus pada perkembangan seni rupa kontemporer, khususnya dari Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Dari SPOT hingga SCOPE, Art Jakarta 2026 Buka Ruang Kolaborasi Pelaku Seni
Fun
Seniman Swedia Tyra Kleen dan Perjalanannya Melihat Jawa-Bali dari Seabad Silam
Kleen ialah seniman yang memfokuskan pada objek, warna, bentuk, atau figur sebagai cara mengekspresikan pesan kebatinan serta emosi yang dia rasakan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Seniman Swedia Tyra Kleen dan Perjalanannya Melihat Jawa-Bali dari Seabad Silam
Lifestyle
Menatap Jawa-Bali di Awal Abad ke-20 dari Mata Seniman Swedia Tyra Kleen lewat 'A Journey Through Java and Bali 1919–1921'
Daniel bercerita Tyra ialah perempuan pemberani dan punya visi. Seorang petualang yang mendokumentasikan perjalanannya dengan banyak medium.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Menatap Jawa-Bali di Awal Abad ke-20 dari Mata Seniman Swedia Tyra Kleen lewat 'A Journey Through Java and Bali 1919–1921'
Fun
Ragam Aktivitas di Jakarta Art Papers 2026, dari Instalasi hingga Diskusi Seni
Jakarta Art Papers akan digelar perdana pada 5-8 Februari 2026 di Jakarta, menghadirkan 28 galeri Asia dan menyoroti seni rupa berbasis kertas.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026
Ragam Aktivitas di Jakarta Art Papers 2026, dari Instalasi hingga Diskusi Seni
Fun
Social Mapping: Jejak Kreatif Pengunjung Museum MACAN di Bienal Sao Paulo Brasil
Museum MACAN menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan sesi gambar Social Mapping secara global. Karya perupa kelas dunia Oscar Murillo
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 November 2025
Social Mapping: Jejak Kreatif Pengunjung Museum MACAN di Bienal Sao Paulo Brasil
Fun
Antara Alam dan Modernitas: Konsep Unik VIP Lounge Art Jakarta 2025
Area ini seakan menjadi oasis yang mengajak tamu berhenti sejenak, meresapi keindahan seni dan desain yang berpadu harmonis.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Oktober 2025
Antara Alam dan Modernitas: Konsep Unik VIP Lounge Art Jakarta 2025
Fun
Buka Art Jakarta 2025, Menbud Fadli Zon Janji Kirim Perupa Indonesia Ikut Pameran Internasional
Seni rupa dapat menjadi jembatan para seniman lokal dengan panggung seni internasional.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Oktober 2025
Buka Art Jakarta 2025, Menbud Fadli Zon Janji Kirim Perupa Indonesia Ikut Pameran Internasional
Lifestyle
Dari Paris ke Bali, Pameran ‘Light and Shadow Inside Me’ Eugene Kangawa Siap Jadi Koleksi Permanen di Eugene Museum 2026
Seri fotogram ini akan dipamerkan dalam sebuah pameran khusus di Art Basel Paris pada Oktober 2025.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 September 2025
Dari Paris ke Bali, Pameran ‘Light and Shadow Inside Me’ Eugene Kangawa Siap Jadi Koleksi Permanen di Eugene Museum 2026
Fun
Dari Bali hingga Korea, Art Jakarta 2025 Hadirkan Arus Baru Seni Kontemporer
Art Jakarta 2025 menghadirkan 75 galeri ternama dari 16 negara, baik dari kawasan Asia maupun luar Asia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 September 2025
Dari Bali hingga Korea, Art Jakarta 2025 Hadirkan Arus Baru Seni Kontemporer
Bagikan