Ini Alasan Prabowo Belum Umumkan Cawapresnya

Mula AkmalMula Akmal - Minggu, 15 Oktober 2023
Ini Alasan Prabowo Belum Umumkan Cawapresnya

Bacapres Prabowo Subianto bersama Ketua Umum Koalisi Indonesia Maju. Foto: MP/Asropih

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bakal Calon Presiden Prabowo Subianto diduga masih menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal siapa Cawapresnya kelak.

MK bakal memutus judicial review UU Pemilu soal batas usia Capres / Cawapres. Putusan uji materi mengenai syarat usia capres-cawapres yang diatur dalam UU Pemilu itu akan dibacakan majelis hakim konstitutsi pada Senin (16/10) lusa.

Baca Juga:

Resmi Didukung Projo, Prabowo Janji Teruskan Program Jokowi

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menduga Prabowo Subianto masih mempertimbangkan nama bakal cawapres yang mendampinginya di Pilpres 2024.

Ia tidak menutup kemungkinan salah satu faktor pertimbangan Prabowo adalah putusan MK terkait batas usia minimal capres-cawapres menjadi 35 tahun.

"Ya bisa jadi demikian (menunggu putusan MK), tetapi sekali lagi memang sebaiknya langsung ditanyakan kepada beliau (Prabowo Subianto)," ujar AHY kepada wartawan seusai Rakernas VI Projo di Jakarta, Sabtu (14/10).

Partai Demokrat, kata AHY, menyerahkan sepenuhnya kepada Prabowo Subianto untuk memilih bakal cawapres pendampingnya di Pilpres 2024.

Demokrat berharap keputusan mengenai nama cawapres dapat membantu mengantarkan Prabowo menjadi presiden RI.

"Selebihnya kami serahkan sepenuhnya kepada beliau Pak Prabowo untuk bisa mengambil keputusan yang terbaik," kata dia.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, mengatakan nama bakal cawapres Prabowo masih belum ditentukan.

Baca Juga:

Relawan Jokowi Bakal Deklarasikan Prabowo sebagai Capres 2024

Airlangga mengakui nama bakal cawapres Prabowo akan diputuskan setelah MK membacakan putusan uji materi terkait batas usia capres-cawapres.

"Bacawapres tadi malam kan sudah jelas disampaikan Pak Prabowo, bahwa akan diputuskan dalam forum berikutnya. Ya (masih menunggu putusan MK), kita tentukan kemudian," ujar Airlangga.

Sementara itu, Ketum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) juga enggan berkomentar secara gamblang terkait isu Gibran sebagai kandidat cawapres Prabowo.

Yang pasti terdapat bakal cawapres telah mengerucut menjadi empat nama.

"Bacawapres? Kan sudah empat kandidat, satu dari luar Jawa, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Besok kita ketemuan lagi. Pokoknya sudah ada empat, " ungkap Zulhas

Seperti sudah menjadi rahasia umum, nama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka disebut-sebut akan menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Diketahui, Gibran yang saat ini berusia 36 tahun terganjal syarat usia capres dan cawapres minimal 40 tahun yang diatur dalam UU Pemilu. (Knu)

Baca Juga:

Fahri Hamzah Benarkan Gibran Masuk Kandidat Bacawapres Prabowo

#Agus Harimurti Yudhoyono #Partai Demokrat #Gibran Rakabuming #MK #Prabowo #Prabowo Subianto
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jejak Kronologis 48 Jam Presiden Prabowo Rombak BGN, Benahi Carut-marut MBG
Dalam 48 jam, Presiden Prabowo Subianto merombak BGN, mencopot Dadan Hindayana yang akhirnya jadi tersangka, dan memberi instruksi teknis MBG di Sentul.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Jejak Kronologis 48 Jam Presiden Prabowo Rombak BGN, Benahi Carut-marut MBG
Indonesia
Puluhan Calon Dubes Belum Serahkan Kredensial ke Prabowo, Ini Kata Menlu Sugiono
Sugiono memastikan bahwa belum diserahkannya surat kepercayaan para duta besar kepada Presiden RI tidak berdampak apapun bagi kerja sama bilateral dengan negara dimaksud.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Puluhan Calon Dubes Belum Serahkan Kredensial ke Prabowo, Ini Kata Menlu Sugiono
Indonesia
Prabowo Dapat Laporan Janggal Soal Indikasi Penyelewengan di BGN Sebelum Dadan Cs Jadi Tersangka
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan penelusuran mendalam atas laporan miring BGN tersebut
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Prabowo Dapat Laporan Janggal Soal Indikasi Penyelewengan di BGN Sebelum Dadan Cs Jadi Tersangka
Indonesia
Prabowo Terima Menlu Turkiye di Hambalang, Bahas Stabilitas Situasi Timur Tengah
Presiden Prabowo Subianto menerima Menlu Turkiye Hakan Fidan di Hambalang.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Prabowo Terima Menlu Turkiye di Hambalang, Bahas Stabilitas Situasi Timur Tengah
Indonesia
Dino Patti Djalal Sentil Kunjungan Luar Negeri Prabowo, Sufmi Dasco Pasang Badan
Ketika muncul perjalanan mendadak, hal tersebut murni bentuk respons cepat terhadap situasi darurat internasional mengharuskan kehadiran kepala negara
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Dino Patti Djalal Sentil Kunjungan Luar Negeri Prabowo, Sufmi Dasco Pasang Badan
Indonesia
Presiden Prabowo Subianto Tinjau MBG di SMPN 111 Jakarta, Tanya Siswa Soal Cita-Cita
Presiden juga meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Palmerah, Jakarta, pada hari ini
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Presiden Prabowo Subianto Tinjau MBG di SMPN 111 Jakarta, Tanya Siswa Soal Cita-Cita
Indonesia
Mantan Wamenlu Kritik Perjalanan Luar Negeri Prabowo, Kader Gerindra Nilai Tidak Produktif
Habiburokhman bahkan mencontohkan sejumlah pemimpin dunia yang tetap melakukan kunjungan ke berbagai negara untuk memperkuat kerja sama bilateral dan memperjuangkan kepentingan nasional masing-masing.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Mantan Wamenlu Kritik Perjalanan Luar Negeri Prabowo, Kader Gerindra Nilai Tidak Produktif
Indonesia
Kunjungan Kerja Prabowo ke Luar Negeri Diklaim Hasilkan Ribuan Triliun Investasi
Masuknya investasi senilai sekitar Rp 2.430 triliun berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Kunjungan Kerja Prabowo ke Luar Negeri Diklaim Hasilkan Ribuan Triliun Investasi
Indonesia
Disorot Sering Dinas ke Luar Negeri, Seskab Teddy Tegaskan Kelebihan Biaya Ditanggung Pribadi Presiden
Teddy bicara soal jumlah rombongan yang ikut Prabowo saat kunjungan ke luar negeri. Jumlah rombongan yang ikut Prabowo jauh berkurang dibandingkan era presiden-presiden terdahulu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Disorot Sering Dinas ke Luar Negeri, Seskab Teddy Tegaskan Kelebihan Biaya Ditanggung Pribadi Presiden
Indonesia
Di Tengah Rivalitas Geopolitik, Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Pancasila sebagai pegangan bangsa Indonesia di tengah konflik global.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Di Tengah Rivalitas Geopolitik, Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Indonesia
Bagikan