Ingin Kerja Gaji Selangit, Dua Gadis Ini Malah Menjadi Jaminan Utang

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 10 Juni 2016
Ingin Kerja Gaji Selangit, Dua Gadis Ini Malah Menjadi Jaminan Utang

Korban Penipuan tenaga kerja di Solo (Foto: Win)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih Nasional- Iming-iming kerja di Singapura dengan gaji selangit, harus dikubur dalam oleh Ria Febriani (21) dan Alsa Mutmainna (18), warga Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pasalnya, Kedua gadis manis itu terkena sihir tipu daya SH, seseorang yang masih memiliki hubungan darah dengan korban.

“Saya ditawari kerja oleh Pak SH, kerja di negara Singapura dengan gaji Rp6 juta setiap bulannya,” jelas Alsa di hadapan wartawan, di Solo, Kamis (9/6).

Usut punya usut, ternyata keduanya menjadi jaminan utang oleh SH. Pihak SH sendiri memiliki utang kepada pihak lain senilai Rp2 juta.

Penipuan itu bermula pada 4 Juni 2016, korban dijemput oleh SH. Herannya, kedua korban dijemput pada tengah malam, pukul 00.00 WIB. Setelah itu, keduanya diinapkan di PT Sekar Tanjung Lestari yang masih berada di Sumbawa.

Keesokan harinya SH menerbangkan korban ke Surabaya. Setibanya di Surabaya ternyata korban sudah ditunggu oleh seseorang yang kemudian membawanya ke Solo dan diserahkan kepada Candra yang kemudian menginapkan korban di Karanganyar.

Curiga menjadi korban penjualan manusia, Alsa pun menghubungi tantenya yang berada di Solo. Setelah bercerita apa terjadi pada dirinya, tantennya bersama keluarga kemudian meminta bantuan Ketua Social Analysis Research Institute (SARI) Solo yang diteruskan ke Polres Karanganyar.

"Di saat kejadian itu, saya terus berkomunikasi dengan Alsa lewat telpon. Hingga suatu ketika, saya bersama Polres Karanganyar melakukan pengerebekan untuk menyelamatkan kedua orang tersebut,” jelas Mulyadi, Ketua Social Analysis Research Institute (SARI) Solo. (Win)

BACA JUGA:

  1. BPOM Lakukan Pengawasan Makanan Lebih Ketat
  2. Makanan Tidak Layak Konsumsi Meningkat Setiap Tahun
  3. BPOM Temukan 62.480 Produk Tak Layak Konsumsi
  4. Ridwan Kamil dan Kegiatan Remaja Mengaji
  5. BPOM Perketat Pengawasan Terkait Barang Impor

 

#Human Trafficking #Kasus Penipuan
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Hanania Travel Tilep Rp 12 Miliar, DPR Desak Pemulihan Total Uang Jemaah
Pemerintah dan aparat penegak hukum wajib memastikan seluruh hak materiil korban pulih secara nyata. 

Dwi Astarini - Rabu, 03 Juni 2026
Kasus Hanania Travel Tilep Rp 12 Miliar, DPR Desak Pemulihan Total Uang Jemaah
Indonesia
Puan Soroti Kasus BNI, Desak Evaluasi Tata Kelola dan Perlindungan Nasabah
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti kasus BNI yang menggelapkan uang jemaat. Ia mendesak adanya evaluasi tata kelola dan perlindungan nasabah.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Puan Soroti Kasus BNI, Desak Evaluasi Tata Kelola dan Perlindungan Nasabah
Indonesia
BNI Buka Suara soal Penggelapan Dana Rp 28 Miliar, Pelaku Gunakan Modus Deposito Palsu
BNI buka suara soal penggelapan dana Rp 28 miliar milik Paroki Aek Nabara. BNI menyebutkan, bahwa pelaku menggunakan deposito palsu.
Soffi Amira - Senin, 20 April 2026
BNI Buka Suara soal Penggelapan Dana Rp 28 Miliar, Pelaku Gunakan Modus Deposito Palsu
Indonesia
Polres Klaten Tangkap Penipu Modus Rekrutmen CPNS, 2 Warga Rugi Rp 318,5 Juta
Polres Klaten menangkap pelaku penipuan modus rekrutmen CPNS. Dua warga Klaten mengalami kerugian hingga Rp 318,5 juta.
Soffi Amira - Sabtu, 21 Februari 2026
Polres Klaten Tangkap Penipu Modus Rekrutmen CPNS, 2 Warga Rugi Rp 318,5 Juta
Indonesia
Pemilik WO Ayu Puspita Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Modus Penipuan Paket Nikah
Polisi menahan A dan D, tersangka kasus penipuan WO Ayu Puspita. Sebanyak 87 korban melapor dengan kerugian ratusan juta rupiah.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Desember 2025
Pemilik WO Ayu Puspita Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Modus Penipuan Paket Nikah
Lifestyle
Pakar Siber Ungkap Tiga Ciri Dasar Pelaku Penipuan Digital yang Suka Bikin Korban Tergesa-gesa
Sudhista menekankan bahwa pencegahan paling efektif adalah gabungan dari teknologi keamanan yang kuat dan tingkat kesadaran pengguna yang tinggi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 November 2025
Pakar Siber Ungkap Tiga Ciri Dasar Pelaku Penipuan Digital yang Suka Bikin Korban Tergesa-gesa
Indonesia
Kisah Kocak Staf DPR Gadungan: Janji Lolos Polisi, Uang Korban Dipakai Beli Barang Kampung Hingga Bayar Utang
AR sengaja menggunakan identitas palsu sebagai staf anggota Dewan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 14 Oktober 2025
Kisah Kocak Staf DPR Gadungan: Janji Lolos Polisi, Uang Korban Dipakai Beli Barang Kampung Hingga Bayar Utang
Indonesia
Polisi Tangkap Penipu Berkedok Staf DPR, Janjikan Korban Jadi Anggota Polri dengan Setoran Rp 750 Juta
Bermodus sebagai 'Orang Dalam', penipu berkedok staf DPR terancam 4 tahun penjara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Oktober 2025
Polisi Tangkap Penipu Berkedok Staf DPR, Janjikan Korban Jadi Anggota Polri dengan Setoran Rp 750 Juta
Indonesia
Kades Ponggok Klaten Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
Perkara ini bermula ketika Junaedhi meminjam dana talangan dari Aryo Hidayat Adiseno secara bertahap dengan jumlah total Rp 4,5 miliar.
Dwi Astarini - Kamis, 28 Agustus 2025
Kades Ponggok Klaten Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
Indonesia
Korban Penipuan Online Rugi hingga Rp 4,6 Triliun, Komisi III DPR: Bentuk Satgas Pemberantasan Scam
Jumlah korban yang sangat besar menunjukkan betapa seriusnya ancaman kejahatan siber terhadap masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 20 Agustus 2025
Korban Penipuan Online Rugi hingga Rp 4,6 Triliun, Komisi III DPR: Bentuk Satgas Pemberantasan Scam
Bagikan