Influencer China Diusir dari Taiwan, Diberi Batas Waktu hingga 24 Maret Sebelum Dideportasi dengan Paksa

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 18 Maret 2025
Influencer China Diusir dari Taiwan, Diberi Batas Waktu hingga 24 Maret Sebelum Dideportasi dengan Paksa

Taiwan. (Foto: Unsplash/Thomas Tucker)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Seorang influencer asal China bernama Liu harus segera meninggalkan Taiwan setelah unggahannya di media sosial memicu kontroversi. Otoritas Taiwan menilai pernyataannya sensitif dan mengganggu kedaulatan negara.

Dalam beberapa unggahannya, Liu secara terbuka menyuarakan bahwa Taiwan adalah bagian dari China. Pandangan ini dinilai tidak bisa diterima oleh masyarakat Taiwan, dan dianggap merusak ketertiban umum. Badan Imigrasi Nasional Taiwan (NIA) pun memutuskan untuk mencabut visa Liu.

Dilaporkan oleh BBC, Senin (17/3), visa Liu tidak hanya dicabut, tapi juga tidak bisa diperpanjang hingga lima tahun ke depan. Ia diberi waktu hingga 24 Maret untuk meninggalkan Taiwan secara sukarela. Jika tidak, deportasi paksa akan dilakukan.

Liu diketahui tinggal di Taiwan menggunakan visa tanggungan setelah menikah dengan pria warga negara Taiwan. Namun status tersebut tidak cukup kuat untuk mempertahankan izin tinggalnya, mengingat isi konten yang ia sebarkan.

Baca juga:

Aktor Populer Taiwan Darren Wang Serang Sopir Taksol, Ditangkap dan Dikenai Pasal Tuduhan Percobaan Pembunuhan

Dalam salah satu videonya, Liu menyebut Taiwan sebagai "provinsi Taiwan" dan menyuarakan narasi bahwa pulau tersebut adalah bagian yang tidak terpisahkan dari China. Pernyataan ini selaras dengan posisi resmi Beijing, yang mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya dan tidak menutup kemungkinan menggunakan kekuatan militer.

Sementara itu, pemerintah Taiwan menegaskan bahwa mereka adalah entitas yang berbeda dari China, dengan sistem pemerintahan sendiri.

“Penyatuan penuh tanah air adalah sebuah keharusan, terlepas dari apa pun yang diinginkan rakyat Taiwan,” ujar Liu dalam video di Douyin, platform mirip TikTok versi China. Unggahan itu menjadi salah satu alasan utama yang mempercepat proses pengusirannya. (ikh)

#Taiwan #China #Influencer
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
China dan Indonesia Bakal Lakukan Kerja Sama Keamanan Maritim
Pada 21 Agustus 2026 lalu, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan China Laksamana Dong Jun bertemu di Jakarta dalam Mekanisme Dialog 2+2 antara menteri luar negeri dan menteri pertahanan Indonesia dan China.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
China dan Indonesia Bakal Lakukan Kerja Sama Keamanan Maritim
Dunia
Baru Jabatan Maret 2023, Jenderal Orang Kedua Setelah Xi Jinping dan Kepala Staf Gabungan Dipecat Karena Korupsi
Zhang menjabat sebagai orang kedua setelah Presiden Xi Jinping dengan posisi wakil ketua Komisi Militer Pusat (CMC)
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Baru Jabatan Maret 2023, Jenderal Orang Kedua Setelah Xi Jinping dan Kepala Staf Gabungan Dipecat Karena Korupsi
Dunia
Korupsi Rp 388 Miliar! China Hukum Mati Mantan Gubernur Provinsi Shanxi Jin Xiangjun
Di China hukuman mati yang ditangguhkan biasanya diubah menjadi penjara seumur hidup jika tidak ada kejahatan baru yang dilakukan selama masa percobaan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Korupsi Rp 388 Miliar! China Hukum Mati Mantan Gubernur Provinsi Shanxi Jin Xiangjun
Indonesia
Ratusan Orang Hilang Termasuk 250 WNA Dalam Bencana Longsor di Nepal
Jumlah orang yang hilang setelah bencana longsor lumpur di dekat perlintasan perbatasan Gyirong (Jilong) antara China dan Nepal bertambah menjadi 558 orang
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Ratusan Orang Hilang Termasuk 250 WNA Dalam Bencana Longsor di Nepal
Kuliner
Skandal Sawi Putih Berformaldehida di China Picu Kewaspadaan Korea Selatan, Parno Kimchi Beracun
Kasus ini mendorong Korea Selatan memperketat pemeriksaan terhadap impor sawi putih dari China.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Skandal Sawi Putih Berformaldehida di China Picu Kewaspadaan Korea Selatan, Parno Kimchi Beracun
Kuliner
Produk Sawi Putihnya Dikabarkan Diawetkan dengan Formaldehida, China Gerak Cepat Gelar Penyelidikan
Video terverifikasi memperlihatkan sejumlah orang mencelupkan kubis ke dalam larutan sebelum memasukkannya ke truk untuk diangkut.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Produk Sawi Putihnya Dikabarkan Diawetkan dengan Formaldehida, China Gerak Cepat Gelar Penyelidikan
Indonesia
Rusia Buka Peluang Pertemuan Putin dan Trump Saat KTT APEC di China
November merupakan waktu di mana para pemimpin dunia mengikuti KTT Organisasi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Shenzhen, China.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Rusia Buka Peluang Pertemuan Putin dan Trump Saat KTT APEC di China
Indonesia
Militer China Perdalam Kerja Sama Dengan Indonesia, Tangkal Ragam Ancaman di Kawasan.
"Hubungan antara Indonesia dan Tiongkok itu berlangsung dengan sangat akrab dan kita akan komitmen untuk meningkatkan kerja sama ini," jelas Sjafrie.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
Militer China Perdalam Kerja Sama Dengan Indonesia, Tangkal Ragam Ancaman di Kawasan.
Indonesia
Gaji 7 ABK WNI Kapal China MV Star Janet Telat Bayar, Lobi-Lobi Kemenlu Berbuah Hasil
7 ABK WNI di Kapal MV Star Janet alami keterlambatan gaji setelah kapal rusak di Zhuhai, China.
Wisnu Cipto - Rabu, 12 Agustus 2026
Gaji 7 ABK WNI Kapal China MV Star Janet Telat Bayar, Lobi-Lobi Kemenlu Berbuah Hasil
Dunia
Roket Long March 7A China Gagal Sentuh Orbit Bumi, Satelit ChinaSat-4B Hancur Berkeping-keping
Peluncuran roket Long March 7A milik China yang membawa satelit ChinaSat-4B berakhir gagal akibat anomali penerbangan di Hainan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 11 Agustus 2026
Roket Long March 7A China Gagal Sentuh Orbit Bumi, Satelit ChinaSat-4B Hancur Berkeping-keping
Bagikan