Indef Sebut Komcad Efisienkan Anggaran Pertahanan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 07 Oktober 2021
Indef Sebut Komcad Efisienkan Anggaran Pertahanan

Presiden Jokowi memeriksa pasukan dalam Upacara Penetapan Komponen Cadangan Tahun Anggaran 2021 di Pusdiklatpassus, Batujajar, Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (7/10). ANTARA/Indra Arief

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Institute for Development of Economics and Finance (Indef), menilai keberadaan komponen cadangan (komcad) dapat mengefisienkan anggaran pertahanan, terutama sumber daya manusia (SDM).

"Untuk komcad sendiri, kalau kita lihat, memang sangat berpotensi (mengefisienkan anggaran pertahanan), apalagi kalau berbicara masalah ZGP (zero growth personnel), tidak ada penambahan personel baru seiring dengan kebutuhan pertahanan hari ini," ujar Ekonom Indef, Andry Satrio Nugroho dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (7/10).

Dilihat dari segi anggaran pertahanan, dalam hal ini pemerintah membelanjakan setengah dari anggaran pertahanan untuk belanja personel, komcad menjadi salah satu alternatif untuk menghemat anggaran pertahanan.

Baca Juga

Jokowi Bakal Resmikan Komponen Cadangan untuk Perkuat Pertahanan Negara

Andry menyebutkan alokasi belanja pegawai pertahanan nyaris selalu paling tinggi apabila dibandingkan dengan pos pengeluaran lainnya. Pada tahun 2020, misalnya, persentase belanja pegawai sebesar 35,37 persen, belanja barang 31,62 persen, dan belanja modal 32,82 persen.

Dengan memanfaatkan komcad dalam menekan belanja pegawai, kata dia, anggaran pertahanan selanjutnya untuk porsi nonpersonel, seperti infrastruktur dan teknologi.

"Tentu adanya efisiensi dari belanja pertahanan tersebut, terlebih kalau ada solusi alternatif seperti komcad, saya rasa efisiensi dari anggaran tersebut bisa dikejar sehingga efektivitas dari penggunaan anggaran tersebut bisa lebih maksimal," ucapnya.

Jokowi Pimpin Upacara Penetapan Komponen Cadangan 2021. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Jokowi Pimpin Upacara Penetapan Komponen Cadangan 2021. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

Keberadaan komcad tertuang dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara (UU PSDN). Sesuai dengan Pasal 48, komcad terdiri atas warga negara usia 18-48 tahun, sumber daya alam (SDA), sumber daya buatan, dan sarana prasarana (sapras) nasional.

Selain itu, sesuai dengan Pasal 42 UU PSDN dan Pasal 61 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 3 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksana UU PSDN, komcad berhak mendapatkan uang saku selama pelatihan, tunjangan operasi saat mobilisasi, perawatan kesehatan, pelindungan jaminan kecelakaan kerja dan kematian, serta penghargaan.

Baca Juga

Jokowi Tetapkan Komponen Cadangan di Markas Pasukan Khusus Batujajar Bandung

Hingga kini, setidaknya sudah ada sekitar 2.500 orang yang tercatat masuk sebagai komcad gelombang pertama. Mereka pun telah mengikuti pelatihan selama 3 bulan di lembaga pendidikan dan/atau kesatuan TNI.

Sementara itu, Indonesia memiliki tentara sebanyak 800.000 orang yang terdiri atas personel aktif dan cadangan dengan jumlah masing-masing sebanyak 400.000 orang. (Pon)

#INDEF #Kementerian Pertahanan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Datangi Kemenhan, Beri Penghormatan Pada Jenderal TNI Purnawirawan Ryamizard Ryacudu
Kedatangan dia langsung disambut oleh Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Wamenhan Donny Ermawan Taufanto yang sudah menunggu di depan gedung utama Kemhan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Prabowo Datangi Kemenhan, Beri Penghormatan Pada Jenderal TNI Purnawirawan Ryamizard Ryacudu
Indonesia
Pemakaman Jenderal Ryamizard Ryacud Bertepatan Dengan Hari Pancasila, Kemhan Gelar Penghormatan Terakhir
Jenazah Ryamizard akan dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Pemakaman Jenderal Ryamizard Ryacud Bertepatan Dengan Hari Pancasila, Kemhan Gelar Penghormatan Terakhir
Indonesia
Kemenhan Sebut Pusat MRO Hercules di Kertajati Masih Tahap Perencanaan
Kementerian Pertahanan menyebut pembangunan pusat MRO pesawat C-130 Hercules di Bandara Kertajati masih dalam tahap perencanaan dan pengkajian kerja sama.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Kemenhan Sebut Pusat MRO Hercules di Kertajati Masih Tahap Perencanaan
Indonesia
Pengamat Peringatkan Potensi Ancaman Izin Otomatis Lintas Udara Bagi AS
Connie memperingatkan, pemberian izin menyeluruh (blanket clearance) tanpa evaluasi kasus per kasus berpotensi menimbulkan sejumlah ancaman.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 April 2026
Pengamat Peringatkan Potensi Ancaman Izin Otomatis Lintas Udara Bagi AS
Indonesia
Kapal Perang AS Melintas di Selat Malaka, Kemenhan RI: itu Jalur Pelayaran Internasional
Jalur tersebut merupakan jalur lintas bebas sehingga dipastikan tidak ada pelanggaran terkait dengan hal itu.
Dwi Astarini - Jumat, 24 April 2026
Kapal Perang AS Melintas di Selat Malaka, Kemenhan RI: itu Jalur Pelayaran Internasional
Indonesia
Menhan Bicarakan Rekomendasi Izin Lintas Udara AS di Indonesia ke Mantan Panglima TNI
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin sudah bertemu langsung dengan pihak AS.
Dwi Astarini - Jumat, 24 April 2026
Menhan Bicarakan Rekomendasi Izin Lintas Udara AS di Indonesia ke Mantan Panglima TNI
Indonesia
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kemhan Ungkap Ada Korban Tambahan
Jumlah prajurit TNI gugur di Lebanon bertambah jadi tiga. Kemhan ungkap dua korban baru, dua lainnya luka berat dan dirawat di Beirut.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 31 Maret 2026
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kemhan Ungkap Ada Korban Tambahan
Indonesia
Anggota TNI Tewas karena Serangan Artileri di Lebanon, Kemhan RI Tunggu Klarifikasi UNIFIL
Kementerian Pertahanan buka suara terkait adanya satu personel TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian UNIFIL di Lebanon gugur.
Frengky Aruan - Senin, 30 Maret 2026
Anggota TNI Tewas karena Serangan Artileri di Lebanon, Kemhan RI Tunggu Klarifikasi UNIFIL
Indonesia
Rencana Kirim 8 Ribu Pasukan Perdamaian ke Gaza Belum Pasti, Kemhan Tunggu Arahan Prabowo
Rencana pengiriman 8.000 pasukan perdamaian ke Gaza masih belum pasti. Kementerian Pertahanan masih menunggu arahan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Kamis, 12 Februari 2026
Rencana Kirim 8 Ribu Pasukan Perdamaian ke Gaza Belum Pasti, Kemhan Tunggu Arahan Prabowo
Indonesia
Pesawat Tempur Rafale Milik TNI-AU Tiba di Indonesia, ini Kelebihannya
Kedatangan ini menandai tahapan awal pengoperasian jet tempur generasi 4,5 tersebut di Tanah Air.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Pesawat Tempur Rafale Milik TNI-AU Tiba di Indonesia, ini Kelebihannya
Bagikan