IHSG Hari Ini Terancam Ambruk Akibat Harga Minyak Dunia Meroket

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
IHSG Hari Ini Terancam Ambruk Akibat Harga Minyak Dunia Meroket

Ilustrasi (Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Indeks Harga Saham Gambungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (3/6) berpotensi bergerak volatil. Lonjakan harga minyak global dan bertahannya suku bunga global pada level tinggi memicu ketidakpastian pasar modal domestik.

Pada pembukaan perdagangan, IHSG menguat 11,67 poin atau 0,19 persen ke posisi 6.207,10. Sebaliknya, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 melemah 0,25 poin atau 0,04 persen ke posisi 619,02.

Secara keseluruhan, prospek jangka pendek pasar Indonesia membaik, namun masih rentan terhadap tekanan eksternal berupa harga minyak tinggi, suku bunga global bertahan tinggi, dan melemahnya surplus perdagangan,

Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas.

Dampak Konflik Geopolitik AS-Iran Terhadap Pasar Saham

Baca juga:

Rupiah Makin Mendekati Rp 18.000 Per Dolar AS

Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran memicu kekhawatiran baru terkait pasokan energi global. Ancaman Iran memblokir Selat Hormuz mendorong harga minyak dunia melonjak mendekati level 100 dolar AS atau setara Rp1,63 juta per barel. Kondisi tersebut berpotensi memicu tekanan inflasi global secara meluas.

Selain itu, data pasar tenaga kerja AS tetap kuat dan inflasi Zona Euro meningkat. Faktor ini membatasi peluang penurunan suku bunga oleh bank sentral utama dunia dalam waktu dekat.

"Kombinasi harga energi tinggi, inflasi kuat, dan suku bunga tinggi berpotensi mengurangi minat investor terhadap aset negara berkembang, termasuk Indonesia," tulis Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas menambahkan.

Kondisi Ekonomi Domestik dan Sentimen Pasar Global

Dari dalam negeri, PMI manufaktur Indonesia kembali masuk zona ekspansi pada Mei 2026. Data tersebut menandakan aktivitas ekonomi domestik mulai membaik setelah sempat mengalami kontraksi pada bulan sebelumnya.

Namun, pasar modal masih menghadapi sejumlah risiko. Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp1,39 triliun. Angka ini menunjukkan kepercayaan investor global terhadap pasar domestik belum pulih sepenuhnya.

Baca juga:

Rupiah Melorot ke Rp17.859 per Dolar AS, IHSG Malah Meroket Pada Pembukaan Perdagangan Selasa 2 Juni 2026

Surplus neraca perdagangan Indonesia juga turun tajam menjadi hanya 90 juta dolar AS atau setara Rp1,46 triliun akibat lonjakan impor. Inflasi Mei 2026 turut merangkak naik menjadi 3,08 persen secara tahunan (yoy) akibat kenaikan biaya transportasi dan energi.

Sementara itu, bursa saham global bergerak bervariasi. Pasar saham AS Wall Street mencetak rekor tertinggi berkat optimisme sektor kecerdasan buatan (AI) dan semikonduktor. Bursa regional Asia pagi ini terpantau mayoritas menguat, seperti indeks Nikkei naik 2,56 persen ke 68.440,50 dan indeks Shanghai menguat 0,19 persen ke 4.082,82. Sebaliknya, indeks Hang Seng melemah 1,52 persen ke posisi 25.643,00.

#IHSG #Dolar AS #Rupiah #Kurs Rupiah #Harga Rupiah #Rupiah Anjlok #Harga Minyak Dunia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Tantang Balik Indeks MSCI: Bangsa Indonesia Pantang Mundur Hadapi Tekanan Asing
Presiden Prabowo Subianto tegaskan Indonesia tak gentar hadapi tekanan indeks MSCI terkait dinamika pasar modal. Cek 3 alasan MSCI soroti bursa saham RI di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Oktober 2026
Prabowo Tantang Balik Indeks MSCI: Bangsa Indonesia Pantang Mundur Hadapi Tekanan Asing
Indonesia
IHSG Hari Ini Ngegas ke 5.328, Jurus BI dan Regulator Sukses Bikin Pasar Saham Bergairah
Pantau update IHSG hari ini yang sukses ditutup menguat di level 5.328. Sentimen penahanan BI Rate dan langkah tegas regulator bursa jadi pemicu utamanya!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Ngegas ke 5.328, Jurus BI dan Regulator Sukses Bikin Pasar Saham Bergairah
Indonesia
IHSG Hari Ini Rebound, Benarkah Sektor Perbankan dan Energi Jadi Penyelamat?
IHSG kembali rebound berkat langkah BI tahan suku bunga. Simak analisis teknikal, sentimen MSCI, dan sektor saham pilihan analis Mirae Asset di sini.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Rebound, Benarkah Sektor Perbankan dan Energi Jadi Penyelamat?
Indonesia
IHSG Hari Ini Meroket Tajam 5,65 Persen Berkat Aksi Borong Saham 'Diskon', Sektor Ini Panen Cuan
IHSG hari ini ditutup melesat 5,65% ke level 5.278 berkat aksi bargain hunting besar-besaran. Cek analisis pergerakan saham dan daftar emiten paling cuan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Meroket Tajam 5,65 Persen Berkat Aksi Borong Saham 'Diskon', Sektor Ini Panen Cuan
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, 6 Kali IHSG Sentuh Titik Kritis
Hingga penutupan 16 Oktober, kondisi IHSG di 5.185. Ada penurunannya sekitar 33,29 persen, dari level saat pelantikan 7.772,60.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, 6 Kali IHSG Sentuh Titik Kritis
Indonesia
Rupiah Hari Ini Tumbang ke Rp18.046, Ancaman Suku Bunga The Fed Bikin Dolar AS Makin Beringas
Update pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini. Kurs rupiah ditutup anjlok ke Rp18.046 imbas ancaman suku bunga The Fed dan tensi geopolitik global!
Angga Yudha Pratama - Senin, 19 Oktober 2026
Rupiah Hari Ini Tumbang ke Rp18.046, Ancaman Suku Bunga The Fed Bikin Dolar AS Makin Beringas
Indonesia
Kapolri Perintahkan Bareskrim Tindak Dugaan Pidana Pasar Modal
Dari 61 saham yang masuk daftar high shareholding concentration (HSC) atau konsentrasi kepemilikan saham tinggi, sedikitnya 31 saham telah diperiksa
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Kapolri Perintahkan Bareskrim Tindak Dugaan Pidana Pasar Modal
Indonesia
IHSG Ditutup Terjun Bebas 11,57%, Saham BCA Paling Banyak Dilepas Investor Asing
IHSG ambruk 11,57% ke level 5.185 pada Jumat 16 Oktober 2026. Duit asing Rp 2,9 Triliun melayang usai MSCI kaji ulang status Emerging Market Indonesia!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
IHSG Ditutup Terjun Bebas 11,57%, Saham BCA Paling Banyak Dilepas Investor Asing
Indonesia
IHSG Anjlok, Danantara Bersiap Investasi di Pasar Modal
Koreksi harga saham membuat valuasi sejumlah perusahaan tercatat, termasuk perusahaan milik badan usaha milik negara (BUMN), berada pada tingkat yang relatif rendah membuka peluang investasi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
IHSG Anjlok, Danantara Bersiap Investasi di Pasar Modal
Indonesia
IHSG Ditutup Anjlok 11 Persen Usai Pengumuman MSCI
Sementara itu, bursa kawasan Asia bergerak menguat menyusul sesi positif di Wall Street, Amerika Serikat (AS)
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
IHSG Ditutup Anjlok 11 Persen Usai Pengumuman MSCI
Bagikan