Ibu dan Anak Berbagi Bakteri Baik saat Menyusui

Muchammad YaniMuchammad Yani - Senin, 13 Juli 2020
Ibu dan Anak Berbagi Bakteri Baik saat Menyusui

Proses berbagi bakteri baik terjadi saat memberikan ASI langsung (Foto: Today's Parents)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEAJAIBAN air susu ibu memang tak perlu diragukan lagi. Baru-baru ini, sebuah studi yang dilakukan University of British Columbia dan University of Manitoba telah menemukan bahwa ibu yang menyusui bayinya berbagi bakteri baik dengan anaknya.

Proses tersebut berlangsung efektif jika ibu menyusui langsung dari payudara. Sebaliknya, memompa ASI berhubungan dengan perbedaan komposisi mikrobiota ASI dan kesehatan bayi.

Baca juga:

Cermati Tanggal Kedaluwarsa Makanan Kemasan

ASI memiliki banyak manfaat (Foto: Sentara Healthcare)
ASI memiliki banyak manfaat (Foto: Sentara Healthcare)

Penelitian yang dipublikasikan di Cell Host & Microbe menemukan bahwa bakteri tertentu termasuk Streptococcus dan Veillonella muncul bersamaan di ASI dan tinja bayi mereka. "Studi kami menegaskan bahwa ASI adalah pendorong utama perkembangan mikrobiota usus bayi," tutur penulis senior studi tersebut, Dr Stuart Turvey.

Dokter anak di BC Children's Hospital tersebut menambahkan jika timnya menemukan eksklusivitas dan durasi menyusui sangat terkait dengan komposisi mikrobiota usus bayi secara keseluruhan.

Baca juga:

Gugup lalu Mual, Ini Penjelasan dan Tips Mengatasinya

Menurut para peneliti, ini adalah studi pertama yang mengevaluasi hubungan beberapa praktik pemberian ASI (mode, eksklusivitas, dan durasi), bakteri susu, dan komponen susu dengan komposisi mikrobiota usus bayi pada berbagai titik waktu pada tahun pertama bayi.

Ada bakteri baik di dalam ASI (Foto: Parents)
Ada bakteri baik di dalam ASI (Foto: Parents)

Para peneliti menganalisis mikrobioma tinja bayi dan air susu ibu mereka menggunakan sekuensing 16S rRNA, sebuah teknik yang digunakan untuk mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menentukan kelimpahan mikroba.

"Hasil ini memajukan hipotesis bahwa ASI dapat bertindak sebagai inkubator yang memperkaya, melindungi dan mengangkut bakteri tertentu ke saluran usus bayi dan ini dapat memberi kita petunjuk tentang bakteri mana yang dapat menghasilkan probiotik yang baik karena mereka tampaknya tahan dalam perjalanan ke bayi," tambah profesor di Fakultas Biokimia , Molekul Biologi, Mikrobiologi, dan Imunologi University of British Columbia, Brett Finlay. (Avia)

Baca juga:

Mengenal Lupus, Si Penyakit Seribu Wajah

#Parenting
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Regulasi penggunaan sosial media pada anak di Indonesia belum seketat negara maju lainnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Lifestyle
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang disampaikan key opinion leader (KOL) atau figur publik.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Lifestyle
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Langkah sistematis ini memastikan batas waktu bermain berjalan otomatis tanpa perlu penyitaan perangkat secara fisik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Fun
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
MAKUKU perkenalkan popok comfort fit. Hadirkan teknologi SAP dan 360 Leak Protection, dirancang mendukung kebebasan gerak anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Februari 2026
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
Lifestyle
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Lavender dan chamomile kerap menjadi pilihan utama dalam praktik mindful parenting.
Dwi Astarini - Minggu, 07 September 2025
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Fun
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Periode libur long weekend di Agustus ini jadi saat yang tepat untuk mengunjungi kolam renang.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 17 Agustus 2025
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Indonesia
Tak hanya Melarang Roblox, Pemerintah Dituntut Lakukan Reformasi Literasi Digital untuk Anak-Anak
Perlu diiringi dengan edukasi yang mencakup tiga elemen kunci yakni anak, orangtua, dan tenaga pendidik.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Agustus 2025
Tak hanya Melarang Roblox, Pemerintah Dituntut Lakukan Reformasi Literasi Digital untuk Anak-Anak
Bagikan