Mengenal Lupus, Si Penyakit Seribu Wajah
Gejala lupus menyerupai berbagai penyakit. (Foto: Pixabay/Myriams-Fotos)
PENYAKIT lupus masih asing terdengar di telinga masyarakat. Alasannya tak lain karena belum banyak penyuluhan tentang penyakit ini. Lupus merupakan penyakit di mana kondisi tubuh seseorang mengalami autoimun.
Pada pengidap lupus, sistem kekebalan tubuh tidak bisa membedakan antara sel asing atau sel tubuh sendiri. Hal ini yang menyebabkan imun akan menyerang dan menggerogoti tubuh.
Baca juga:
Tanda Fisik Ini Menunjukkan Kamu Sedang Mengalami Stres Level Tinggi!
Cerdiknya, lupus bisa dengan mudah menyerupai gejala penyakit lain sehingga disebut-sebut sebagai penyakit seribu wajah karena sulit dideteksi dini.
Melansir dari mayoclinic, beberapa orang dilahirkan dengan kondisi genetick pemicu penyakit lupus. Bisa disebabkan oleh infeksi, atau konsumsi obat-obatan tertentu secara rutin. Gejala yang ditunjukkan bisa berupa penyakit ringan seperti flu dan demam. Simak fakta-fakta berikut ini.
1. Kondisi tiap pengidap berbeda
Jika penyakit lain bisa terdeteksi melalui beberapa gejala yang sudah valid, berbeda dengan lupus. Kesulitan dokter untuk mendeteksi dini penyakit ini didasari oleh gejala yang ditunjukkan berbeda-beda. Ada yang hanya berupa demam biasa, ada juga yang sampai terkena penyakit paru-paru.
2. Belum ada obat yang menyembuhkan
Sayangnya sampai hari ini belum ada obat penawar penyakit lupus. Biasanya penderita mengkonsumsi beberapa jenis obat seperti steroid dalam jumlah yang telah ditentukan oleh dokter. Namun, perlu diketahui, penggunaan steroid dalam jangka panjang malah akan menimbulkan penyakit lain.
Baca juga:
3. Tidak boleh terkena sinar matahari
Penderita lupus sama sekali tidak boleh terpapar sinar matahari karena kulitnya sensitif terhadap sinar UV. Lupus mampu membuat jaringan kulit penderita terbakar ketika sinar UV masuk ke dalam pori-pori. Sistem imun tidak lagi bisa melindungi tubuh dari sel-sel asing yang berbahaya.
4. Berbagai komplikasi
Jika dibiarkan begitu saja, penyakit lupus bisa menimbulkan berbagai komplikasi seperti kerusakan ginjal, kerusakan paru-paru, gangguan pada jantung dan kematian jaringan tulang. Untuk itu, jika kamu terus menerus menunjukkan gejala sakit ringan secara rutin, cepat lah periksa ke dokter untuk pencegahan dini. (mar)
Baca juga:
Bagikan
Ananda Dimas Prasetya
Berita Terkait
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ancaman Super Flu Intai Sekolah, DPR Minta Protokol Kesehatan Diterapkan Kembali
Korban Bencana Sumatra Terancam Kena Campak di Pengungsian, Kemenkes: Penularannya Paling Tinggi
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan