Kesehatan

Mengenal Lupus, Si Penyakit Seribu Wajah

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2020
Mengenal Lupus, Si Penyakit Seribu Wajah

Gejala lupus menyerupai berbagai penyakit. (Foto: Pixabay/Myriams-Fotos)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENYAKIT lupus masih asing terdengar di telinga masyarakat. Alasannya tak lain karena belum banyak penyuluhan tentang penyakit ini. Lupus merupakan penyakit di mana kondisi tubuh seseorang mengalami autoimun.

Pada pengidap lupus, sistem kekebalan tubuh tidak bisa membedakan antara sel asing atau sel tubuh sendiri. Hal ini yang menyebabkan imun akan menyerang dan menggerogoti tubuh.

Baca juga:

Tanda Fisik Ini Menunjukkan Kamu Sedang Mengalami Stres Level Tinggi!

Cerdiknya, lupus bisa dengan mudah menyerupai gejala penyakit lain sehingga disebut-sebut sebagai penyakit seribu wajah karena sulit dideteksi dini.

Melansir dari mayoclinic, beberapa orang dilahirkan dengan kondisi genetick pemicu penyakit lupus. Bisa disebabkan oleh infeksi, atau konsumsi obat-obatan tertentu secara rutin. Gejala yang ditunjukkan bisa berupa penyakit ringan seperti flu dan demam. Simak fakta-fakta berikut ini.

1. Kondisi tiap pengidap berbeda

Mengenal Lupus, Si Penyakit Seribu Wajah
Setiap orang menunjukkan gejala yang berbeda. (Foto: Pixabay/sweetlouise)

Jika penyakit lain bisa terdeteksi melalui beberapa gejala yang sudah valid, berbeda dengan lupus. Kesulitan dokter untuk mendeteksi dini penyakit ini didasari oleh gejala yang ditunjukkan berbeda-beda. Ada yang hanya berupa demam biasa, ada juga yang sampai terkena penyakit paru-paru.

2. Belum ada obat yang menyembuhkan

Mengenal Lupus, Si Penyakit Seribu Wajah
Tidak bisa sembuh total. (Foto: Pixabay/Parentingupstream)

Sayangnya sampai hari ini belum ada obat penawar penyakit lupus. Biasanya penderita mengkonsumsi beberapa jenis obat seperti steroid dalam jumlah yang telah ditentukan oleh dokter. Namun, perlu diketahui, penggunaan steroid dalam jangka panjang malah akan menimbulkan penyakit lain.

Baca juga:

Sering Tertidur saat Beraktivitas? Hati-Hati Narkolepsi

3. Tidak boleh terkena sinar matahari

Mengenal Lupus, Si Penyakit Seribu Wajah
Rentan terhadap sinar UV. (Foto: Pixabay/pixel2013)

Penderita lupus sama sekali tidak boleh terpapar sinar matahari karena kulitnya sensitif terhadap sinar UV. Lupus mampu membuat jaringan kulit penderita terbakar ketika sinar UV masuk ke dalam pori-pori. Sistem imun tidak lagi bisa melindungi tubuh dari sel-sel asing yang berbahaya.

4. Berbagai komplikasi

Mengenal Lupus, Si Penyakit Seribu Wajah
Lupus bisa menyebabkan penyakit lain. (Foto: Pixabay/Pexels)

Jika dibiarkan begitu saja, penyakit lupus bisa menimbulkan berbagai komplikasi seperti kerusakan ginjal, kerusakan paru-paru, gangguan pada jantung dan kematian jaringan tulang. Untuk itu, jika kamu terus menerus menunjukkan gejala sakit ringan secara rutin, cepat lah periksa ke dokter untuk pencegahan dini. (mar)

Baca juga:

Kelola Stres Kalau Tak Ingin Terkena Penyakit Autoimun

#Kesehatan #Info Kesehatan #Penyakit
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Dunia
Pekerja Lab di Rusia Meninggal Diduga Terinfeksi 'Pes', Hampir 200 Orang Dikarantina
Seorang pekerja laboratorium di Rusia meninggal dunia. Ia diduga terinfeksi virus Pes. Namun, penyebabnya masih misterius.
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
Pekerja Lab di Rusia Meninggal Diduga Terinfeksi 'Pes', Hampir 200 Orang Dikarantina
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan