Hobi

[HOAKS atau FAKTA]: Bersepeda Bisa Menyebabkan Impotensi

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Selasa, 21 Juli 2020
[HOAKS atau FAKTA]: Bersepeda Bisa Menyebabkan Impotensi

Cek fakta tentang bersepeda (Foto: pixabay/skeeze)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI TENGAH pandemi Virus Corona, tren bersepeda di Indonesia kian membara. Pemandangan banyak pengguna sepeda di jalan-jalan kini menjadi tak 'asing' lagi. Toko-toko sepeda pun lantas 'kaya mendadak' karena membludaknya permintaan pembelian sepeda dan spartpartnya.

Namun, disaat tren bersepeda yang tengah ramai, ada sejumlah rumor yang beredar soal bersepeda bisa menyebabkan impotensi atau ganguan pada organ intim pria.

Baca Juga:

Mengulas Sepeda Mewah Asal Inggris yang Ditunggangi Vanessa Angel


Fakta:

Dilansir dari laman alodokter, pria yang sering bersepeda, erat kaitannya dengan disfungsi ereksi atau impotensi. Kondisi itu bisa membuat organ intim pria sulit mengeras, ketika terjadi ereksi untuk mempertahankannya.

Tak hanya itu impotensi juga bisa meredupkan gairah seksual pria. Bila dilihat dari kacamata medis, anggapan tersebut benar adanya, tapi kondisi itu tak permanen.

Terlalu lama bersepeda bisa berdampak buruk bagi organ intim (Foto: pixabay/wiggijo)

Ketika kamu duduk, normalnya kamu akan membebankan berat badan pada tulang duduk. Bagian tubuh itu dikelilingi oleh lemak dan otot-otot serta tak memiliki organ saraf atau arteri. Area tersebut membantu kamu duduk dengan nyaman selama berjam-jam.

Tapi, sebagian besar pesepeda membebankan berat tubuh pada sadel sepeda, yang notabene tak cukup lebar untuk menopang tulang duduk. Alhasil, mereka membebankannya pada area yang terletak di sekitar samping luar perineum.

Baca Juga:

Rumit, Pembuatan Sepeda Brompton Harus Melalui 9 Tahapan

Risiko mengalami impotensi lebih tinggi ketika bersepeda lebih dari 3 jam setiap minggunya (Foto: pixabay/r17frances)

Area itu berbentuk kanal sepanjang ischiopubic rami (Struktur penghubungan antara tulang duduk dan tulang kemaluan). Pada area tersebut mengandung jaringan ereksi, arteri dan saraf ke organ intim pria. Tekanan pada area itu juga bisa merusak arteri dan saraf. Padahal arteri dan saraf mempunyai peranan penting dalam membantu proses ereksi.

Gejala awal yang menandakan arteri dan saraf yang sudah rusak, yaitu munculnya sensasi mati rasa atau kesemutan di daerah intim pria. Menurut penelitian, risiko pria mengalami impotensi lebih tinggi saat bersepeda dalam waktu yang lama, yakni lebih dari tiga jam setiap minggunya. (Ryn)

Baca Juga:

Mungil Tapi Mahal, 5 Merek Sepeda Lipat dengan Harga Fantastis

#Sepeda #Juli MP X #Hobi #Tips Kesehatan #Bersepeda
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
Mendag Budi Santoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Hobi Burung Kicau
Melalui lomba tersebut, Mendag Busan mengajak masyarakat untuk menunjukkan semangat melestarikan lingkungan.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Mendag Budi Santoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Hobi Burung Kicau
Lifestyle
Kenali Bahaya Ikan Sapu-Sapu untuk Ekosistem dan Risiko Hukumnya Jika Dilepas Sembarangan
Ikan sapu-sapu ternyata berbahaya jika dilepas ke alam liar. Simak dampak, cara penanganan, dan ancaman hukumnya di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Kenali Bahaya Ikan Sapu-Sapu untuk Ekosistem dan Risiko Hukumnya Jika Dilepas Sembarangan
Fun
Tren Pelihara Ular Meningkat, Ball Python Jadi Pilihan Utama Pemula
Minat pelihara ular meningkat. Ball python jadi pilihan pemula karena jinak, mudah dirawat, dan minim risiko gigitan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
Tren Pelihara Ular Meningkat, Ball Python Jadi Pilihan Utama Pemula
Berita Foto
Kondisi Pembatas Jalur Sepeda Warisan Anies di Jalan Palmerah Timur Rusak dan Tak Terawat
Sejumlah kendaraaan melintas dekat separator pembatas jalur sepeda di Jalan Palmerah Timur, Jakarta Pusat, Senin (20/4/2026).
Didik Setiawan - Senin, 20 April 2026
Kondisi Pembatas Jalur Sepeda Warisan Anies di Jalan Palmerah Timur Rusak dan Tak Terawat
Fun
Opor, Rendang, Kue Kering: Berapa Kalori Ideal yang Dikonsumsi saat Lebaran?
Berapa kalori makanan Lebaran seperti opor ayam, rendang, dan kue kering? Simak tips mengatur pola makan agar tetap sehat saat Lebaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Opor, Rendang, Kue Kering: Berapa Kalori Ideal yang Dikonsumsi saat Lebaran?
Fun
Cara Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Simak 6 Tips Ini
Simak 6 tips menjaga berat badan saat Lebaran tanpa harus menahan makan. Tetap bisa menikmati opor, rendang, dan kue kering dengan bijak.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Cara Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Simak 6 Tips Ini
Indonesia
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Gangguan irama jantung atau aritmia menjadi aktor intelektual di balik sekitar 26,3 persen kasus kematian jantung
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Indonesia
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Tak kalah penting, kandungan zinc yang ditemukan dalam daging merah, susu, dan olahan kedelai berperan besar dalam meningkatkan fungsi sel imun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Fashion
'Heavier Than Ever': Perpaduan Heavy Metal dan Subkultur Motor dari Lawless Jakarta
Kolaborasi Black Sabbath dan Lawless Jakarta menghadirkan koleksi eksklusif "Heavier Than Ever" berupa apparel, helm, dan skate deck edisi terbatas.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Desember 2025
'Heavier Than Ever': Perpaduan Heavy Metal dan Subkultur Motor dari Lawless Jakarta
Berita Foto
SEA Games 2025 Thailand: Aksi Sepeda Downhill Putri Indonesia Raih Medali Perak
Atlet sepeda downhill putri Indonesia Riska Amelia Agustina saat bertanding di Khao Kheow Open Zoo Bang Phra, Si Racha, Chon Buri, Thailand, Rabu (10/12/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 10 Desember 2025
SEA Games 2025 Thailand: Aksi Sepeda Downhill Putri Indonesia Raih Medali Perak
Bagikan