Hindari Diare Saat Melancong pada Ibu Hamil
Penuhilah nutrisi ibu hamil tanpa membuatnya diare. (Foto: Pexels/Toni Cuenca)
KETIKA sedang berlibur diare merupakan hal yang paling buruk dan tidak nyaman, apalagi jika kita sedang hamil. Diare merupakan masalah utama dan paling sering ditemukan saat melacong ke tempat asing. Itu disebabkan karena tubuh kita tidak biasa dengan bakteri yang mungkin ada di makanan. Hal tersebut dapat dua kali lebih ekstra pada ibu hamil. Pencernaan wanita hamil jauh lebih sensitif terhadap makanan tertentu. Selain itu ibu hamil juga lebih rentan terhadap bakteri atau virus.
Selain makanan, diare pada ibu hamil juga bisa disebabkan karena perubahan hormonal. Kadang-kadang hormone dapat menyebabkan proses pencernaan menjadi lambat dan menyebabkan diare. Ketika diare, tubuh akan kehilangan sejumlah besar cairan. Dehidrasi bisa menjadi sangat serius bahkan mematikan.
Supaya perjalanan lebih nyaman tanpa resiko diare, ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh ibu hamil agar terhindar dari diare:
Minum air putih
Air putih membuat tubuh dapat terhidrasi dengan baik. Ibu hamil memiliki kebutuhan air yang berbeda dengan orang biasa. Jika biasanya segelas air telah memenuhi kebutuhan cairan tubuh, pada ibu hamil jumlah tersebut belum mencukupi kebutuhan ia dan bayinya. Beberapa botol air putih mampu memenuhi kebutuhan airnya.
Konsumsi jus kaleng
Apabila saat di perjalanan kita sulit menemukan jus segar, belilah jus kaleng. Meski nutrisi yang dimiliki tak sebanyak jus segar, jus kaleng mampu menghindari ibu hamil dari kemungkinan diare. Namun, konsumsilah dalam jumlah wajar untuk menghindari diabetes.
Hindari buah dan sayuran mentah
Tubuh ibu hamil lebih rentan terhadap bakteri dan virus. Sayuran mentah banyak mengandung bakteri. Apabila makanan tersebut masuk ke tubuh ibu hamil, bakteri dan virus dapat menginfeksi tubuh dan bisa menyebabkan diare. Makanlah sayuran yang telah matang. Kita diperkenankan memakan buah yang telah dikupas atau memiliki kulit buah yang aman misalnya pisang atau apel.
Daging dan ikan
Seperti yang telah disebutkan, pencernaan ibu hamil jauh lebih sensitif. Makanan yang tidak dimasak dengan sempurna dapat menganggu sistem pencernaan wanita hamil. Bakteri pada makanan mentah pun masih aktif dan tak menutup kemungkinan menyebabkan ibu hamil diare. Untuk itu pastikan daging dan ikan yang hendak dikonsumsi telah matang sempurna. (avia)
Bagikan
Berita Terkait
Puan Soroti Kematian Ibu Hamil Usai Ditolak 4 RS di Jayapura, Minta Evaluasi Total Layanan Kesehatan 3T
Bayi dan Lansia Rentan Kena RSV, Vaksin Jadi Solusinya
Kata Politikus PSI Soal Rencana Pemprov Jakarta Beri Bantuan Bagi Pasangan Kesulitan Hamil
Hai Ibu Hamil! Disarankan Konsumsi Asam Folat Untuk Perkembangan Anak di Masa Depan
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Dokter Bocorkan Cara Ajaib Bikin Anak Berprestasi Hanya dengan Musik
Air Kelapa Lebih dari Sekadar Segar! Ini Manfaatnya yang Vital untuk Ibu Hamil dan Pembentukan Air Ketuban
Dokter Tekankan Pentingnya Nutrisi Seimbang dan Susu Khusus bagi Ibu Hamil di Indonesia
Modus Dokter Kandungan Cabul di Garut, Ajak Korban ke Kosan untuk Pemeriksaan Medis
Dokter Tekankan Pentingnya Gaya Hidup Sehat untuk Program Bayi Tabung