Kesehatan

Hindari Diare Saat Melancong pada Ibu Hamil

P Suryo RP Suryo R - Senin, 08 Oktober 2018
Hindari Diare Saat Melancong pada Ibu Hamil

Penuhilah nutrisi ibu hamil tanpa membuatnya diare. (Foto: Pexels/Toni Cuenca)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KETIKA sedang berlibur diare merupakan hal yang paling buruk dan tidak nyaman, apalagi jika kita sedang hamil. Diare merupakan masalah utama dan paling sering ditemukan saat melacong ke tempat asing. Itu disebabkan karena tubuh kita tidak biasa dengan bakteri yang mungkin ada di makanan. Hal tersebut dapat dua kali lebih ekstra pada ibu hamil. Pencernaan wanita hamil jauh lebih sensitif terhadap makanan tertentu. Selain itu ibu hamil juga lebih rentan terhadap bakteri atau virus.

Selain makanan, diare pada ibu hamil juga bisa disebabkan karena perubahan hormonal. Kadang-kadang hormone dapat menyebabkan proses pencernaan menjadi lambat dan menyebabkan diare. Ketika diare, tubuh akan kehilangan sejumlah besar cairan. Dehidrasi bisa menjadi sangat serius bahkan mematikan.

Supaya perjalanan lebih nyaman tanpa resiko diare, ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh ibu hamil agar terhindar dari diare:

Minum air putih

air putih
Cukupkan kebutuhan harian cairan. (Foto: Pxels/Pixabay)

Air putih membuat tubuh dapat terhidrasi dengan baik. Ibu hamil memiliki kebutuhan air yang berbeda dengan orang biasa. Jika biasanya segelas air telah memenuhi kebutuhan cairan tubuh, pada ibu hamil jumlah tersebut belum mencukupi kebutuhan ia dan bayinya. Beberapa botol air putih mampu memenuhi kebutuhan airnya.

Konsumsi jus kaleng

juice
Bila sulit menemukan jus segar, coba mencari jus kalengan. (Foto: Pexels/Element5 Digital)

Apabila saat di perjalanan kita sulit menemukan jus segar, belilah jus kaleng. Meski nutrisi yang dimiliki tak sebanyak jus segar, jus kaleng mampu menghindari ibu hamil dari kemungkinan diare. Namun, konsumsilah dalam jumlah wajar untuk menghindari diabetes.

Hindari buah dan sayuran mentah

sayur buah
Konsumsi buah yang memiliki kulit. (Foto: PexelsAbhijit Mulye)

Tubuh ibu hamil lebih rentan terhadap bakteri dan virus. Sayuran mentah banyak mengandung bakteri. Apabila makanan tersebut masuk ke tubuh ibu hamil, bakteri dan virus dapat menginfeksi tubuh dan bisa menyebabkan diare. Makanlah sayuran yang telah matang. Kita diperkenankan memakan buah yang telah dikupas atau memiliki kulit buah yang aman misalnya pisang atau apel.

Daging dan ikan

daging
Daging harus matang sempurna. (Foto: Pixabay/RitaE)

Seperti yang telah disebutkan, pencernaan ibu hamil jauh lebih sensitif. Makanan yang tidak dimasak dengan sempurna dapat menganggu sistem pencernaan wanita hamil. Bakteri pada makanan mentah pun masih aktif dan tak menutup kemungkinan menyebabkan ibu hamil diare. Untuk itu pastikan daging dan ikan yang hendak dikonsumsi telah matang sempurna. (avia)

#Ibu Hamil #Kesehatan Ibu Hamil
Bagikan
Ditulis Oleh

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul

Berita Terkait

Indonesia
Puan Soroti Kematian Ibu Hamil Usai Ditolak 4 RS di Jayapura, Minta Evaluasi Total Layanan Kesehatan 3T
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti kematian ibu hamil usai ditolak empat rumah sakit di Jayapura, Papua.
Soffi Amira - Selasa, 25 November 2025
Puan Soroti Kematian Ibu Hamil Usai Ditolak 4 RS di Jayapura, Minta Evaluasi Total Layanan Kesehatan 3T
Indonesia
Bayi dan Lansia Rentan Kena RSV, Vaksin Jadi Solusinya
RSV menjadi salah satu penyebab utama rawat inap pada bayi dan anak-anak di Indonesia.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Agustus 2025
Bayi dan Lansia Rentan Kena RSV, Vaksin Jadi Solusinya
Indonesia
Kata Politikus PSI Soal Rencana Pemprov Jakarta Beri Bantuan Bagi Pasangan Kesulitan Hamil
Apabila isu IVF menjadi penting untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka Elva mengatakan bahwa anggota-anggota DPRD di Kebon Sirih bisa mulai menyuarakannya.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 26 Juli 2025
Kata Politikus PSI Soal Rencana Pemprov Jakarta Beri Bantuan Bagi Pasangan Kesulitan Hamil
Lifestyle
Hai Ibu Hamil! Disarankan Konsumsi Asam Folat Untuk Perkembangan Anak di Masa Depan
Suplementasi asam folat sebesar 0,8 miligram bagi ibu hamil terbukti secara ilmiah dapat mengurangi secara signifikan risiko berbagai cacat lahir.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 Juli 2025
Hai Ibu Hamil! Disarankan Konsumsi Asam Folat Untuk Perkembangan Anak di Masa Depan
Indonesia
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Semakin cepat terdeteksi, semakin tinggi peluang kesembuhannya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 26 Juni 2025
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Lifestyle
Dokter Bocorkan Cara Ajaib Bikin Anak Berprestasi Hanya dengan Musik
Paparan musik, terutama musik klasik, terbukti memiliki dampak positif pada perkembangan kognitif anak
Angga Yudha Pratama - Rabu, 25 Juni 2025
Dokter Bocorkan Cara Ajaib Bikin Anak Berprestasi Hanya dengan Musik
Lifestyle
Air Kelapa Lebih dari Sekadar Segar! Ini Manfaatnya yang Vital untuk Ibu Hamil dan Pembentukan Air Ketuban
Dokter Dara menyarankan bahwa konsumsi rutin air kelapa diperbolehkan karena manfaat positifnya yang kaya antioksidan dan elektrolit
Angga Yudha Pratama - Senin, 21 April 2025
Air Kelapa Lebih dari Sekadar Segar! Ini Manfaatnya yang Vital untuk Ibu Hamil dan Pembentukan Air Ketuban
Lifestyle
Dokter Tekankan Pentingnya Nutrisi Seimbang dan Susu Khusus bagi Ibu Hamil di Indonesia
Protein dari susu lebih mudah dicerna oleh tubuh dan memegang peranan penting dalam pembentukan organ janin serta produksi ASI
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 19 April 2025
Dokter Tekankan Pentingnya Nutrisi Seimbang dan Susu Khusus bagi Ibu Hamil di Indonesia
Indonesia
Modus Dokter Kandungan Cabul di Garut, Ajak Korban ke Kosan untuk Pemeriksaan Medis
Dokter kandungan cabul di Garut juga pernah mengajak korbannya ke kosan untuk pemeriksaan medis.
Soffi Amira - Kamis, 17 April 2025
Modus Dokter Kandungan Cabul di Garut, Ajak Korban ke Kosan untuk Pemeriksaan Medis
Lifestyle
Dokter Tekankan Pentingnya Gaya Hidup Sehat untuk Program Bayi Tabung
Dengan teknologi yang lebih canggih dalam pengolahan embrio, tingkat keberhasilan yang sebelumnya sekitar 20 persen kini meningkat menjadi 40 persen.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 08 April 2025
Dokter Tekankan Pentingnya Gaya Hidup Sehat untuk Program Bayi Tabung
Bagikan