Helikopter Marinir AS Hilang saat Kirim Bantuan Nepal

Fadhli Fadhli - Rabu, 13 Mei 2015
Helikopter Marinir AS Hilang saat Kirim Bantuan Nepal

Helikopter AS dilaporkan hilang saat mengirim bantuan untuk korban gempa Nepal. (Foto: Reuters)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Asia - Sebuah helikopter Marinir AS yang terlibat dalam upaya bantuan bencana di Nepal telah dinyatakan hilang oleh Angkatan Darat. Enam Marinir AS dan dua tentara Nepal berada di dalam helikopter yang hendak mengirimkan bantuan pada korban gempa.

Gempa kedua melanda pada Selasa (12/5), hampir dua minggu setelah gempa pertama pada 25 April lalu yang menewaskan lebih dari 8.000 orang. Juru bicara Komando Pasifik AS mengatakan, tentara mereka tengah bekerja di sekitar Charikot, sebuah desa yang menerima dampak cukup besar.

Menurut juru bicara Komando Pasifik, Mayor Dave Eastburn, helikopter itu dinyatakan hilang pada malam terjadinya gempa ke dua. Helikopter itu terbang dari bandara Kathmandu sebagai bagian dari AS Operation, "Sahayogi Haat", yang berarti "uluran tangan" dalam bahasa Nepal.

Menurut Pentagon, ada pembicaraan tentang "masalah bahan bakar" terdengar di jaringan radio helikopter saat berada di daerah dekat India sebelum penerbangan hilang di sekitar pegunungan, di wilayah pegunungan.

Juru bicara Pentagon, Kolonel Steve Warren menjelaskan kepada Reuters, operasi pencarian dari udara telah ditangguhkan karena cuaca gelap. Menurut Kolonel Warren, helicopter itu telah menurun pasokan abntuan di satu lokasi. Kontak hilang saat perjalanan ke situs kedua.

Para pejabat berharap bahwa helikopter tidak jatuh, karena belum ditemukannya tanda-tanda asap atau kebakaran. "Pada dasarnya apa yang kita miliki sekarang adalah benar-benar sebuah helikopter yang hilang. Kami tidak tahu lokasinya," kata Kolonel Warren. 

 

Baca juga:

Nepal Kembali Diguncang Gempa Dahsyat

Gempa Nepal Tewaskan 48 Orang

Lee Min Ho Sumbang Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nepal

Cristiano Ronaldo Berikan Sumbangan untuk Nepal

Berikut Nama 26 WNI yang Pulang dari Nepal ke Indonesia

#Nepal #Gempa Nepal
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Perdana Menteri Nepal Sebut Banjir Bandang Peringatan bagi Dunia, Desak Kerja Sama Global untuk Hadapi Krisis
Pemanasan global telah merusak stabilitas ekologi Himalaya yang rapuh, melelehkan permafrost serta gletser, dan mempercepat timbulnya berbagai bahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
Perdana Menteri Nepal Sebut Banjir Bandang Peringatan bagi Dunia, Desak Kerja Sama Global untuk Hadapi Krisis
Dunia
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Perempuan berusia 64 tahun itu diselamatkan dari lantai teratas sebuah bangunan empat lantai yang tertimbun reruntuhan di Betrawati, Nuwakot
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Dunia
Syarat Baru Pendaki Naik Everest, Harus Pernah Taklukkan Puncak 7.000 Meter
Nepal sedang menyusun RUU baru yang melarang pendaki tanpa pengalaman ketinggian ekstrem 7.000 meter untuk mendaki Gunung Everest. Simak syarat lengkapnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Syarat Baru Pendaki Naik Everest, Harus Pernah Taklukkan Puncak 7.000 Meter
Dunia
Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Di tengah suasana duka, pemerintah tetap melanjutkan operasi pencarian.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
 Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Selain korban jiwa, banjir bandang juga menyapu permukiman, jalan, lahan pertanian, serta berbagai infrastruktur yang berada di sepanjang jalur alirannya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Indonesia
Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Banjir bandang tercatat menewaskan lebih dari 1.000 orang, sedangkan lebih dari 3.900 orang masih dinyatakan hilang.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
  Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Indonesia
3.000 Orang Dinyatakan Hilang Dalam Banjir Bandang di Nepal, Korban Tewas Ditemukan di Perbatasan India
Jenazah ditemukan hingga mencapai wilayah perbatasan dengan India. Sejumlah besar warga negara asing masih termasuk di antara mereka yang belum diketahui keberadaannya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
3.000 Orang Dinyatakan Hilang Dalam Banjir Bandang di Nepal, Korban Tewas Ditemukan di Perbatasan India
Dunia
2.000 Orang Dilaporkan Hilang dalam Banjir Bandang Nepal, Banyak Merupakan Wisatawan
Polisi mengatakan warga negara asing yang hilang berasal dari 36 negara.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
  2.000 Orang Dilaporkan Hilang dalam Banjir Bandang Nepal, Banyak Merupakan Wisatawan
Dunia
Korban Banjir Bandang Nepal Mencapai 469 Orang, Danau Baru Ancam Banjir Susulan
Tim penyelamat masih menemukan jenazah di antara timbunan puing dan lumpur.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
 Korban Banjir Bandang Nepal Mencapai 469 Orang, Danau Baru Ancam Banjir Susulan
Bagikan