Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Hasil Pemeriksaan Ahok Segera Diserahkan kepada KPK

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 23 November 2015
Hasil Pemeriksaan Ahok Segera Diserahkan kepada KPK

Gubernur DKI Ahok (kanan) bersama Jubir BPK Yudi Ramdan (kedua kanan) setelah pemeriksaan BPK terhadap Ahok, Jakarta, Senin (23/11). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan pemeriksaan selama sembilan jam atas dugaan keterlibatan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tentang administrasi yang sengkarut di Provinsi DKI Jakarta, di kantor BPK, Jakarta, Senin (23/11).

Seperti diketahui, Ahok memenuhi panggilan BPK untuk diperiksa terkait pembelian sebagian lahan Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta, Senin (23/11).

Raden Yudi Ramdan selaku Juru Bicara BPK mengatakan, pemeriksaan terhadap Ahok berjalan lancar.

"Selama sembilan jam, diskusi yang kooperatif. Ini rangkaian permintaan KPK dan pemeriksaan sudah dilakukan sejak pertengahan bulan Agustus tahun ini," jelas Yudi Ramdan saat konferensi pers di kantor BPK, Jakarta, Senin (23/11).

Dari pemeriksaan tersebut, lanjut Yudi, akan dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secepatnya.

"Karena ini merupakan informasi yang utuh dan subtansial, kami akan mengurus secepatnya," ujarnya.

Selain itu, Yudi Ramdan juga mengatakan, laporan hasil pemeriksaan (LHP) akan diserahkan ke aparat penegak hukum.

"Semua hal yang menjadi substansi pemeriksaan akan diperiksa. Ini urutan dari beberapa, dan banyak pihak lagi," katanya.

Sebagai penutup, Yudi Ramdan jelaskan pemeriksaan tersebut sifatnya pendalaman sehingga tidak sekomprehensif LHP dari BPK DKI Jakarta.

"Kita akan menunggu proses fakta-fakta jadi, secepatnya. Mudah-mudahan akan segera kita umumkan," tutupnya. (ard)

 

Baca Juga:

  1. Ahok Minta Maaf kepada BPK
  2. Delapan Jam Digarap BPK, Ahok Ngaku Kenyang
  3. Ahok Marah Petugas Humasnya Dilarang Rekam oleh Satpam BPK
  4. Haji Lulung Tak Ingin Ahok Terpilih Lagi
  5. Setahun Ahok Gubernur, Ini Komentar Haji Lulung
#Kasus RS Sumber Waras #Liputan Khusus #Ahok Diperiksa BPK #BPK #Gubernur Ahok
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Suap Opini WTP Muara Enim, KPK Pertimbangkan Augusz Jadi Justice Collaborator
KPK buka peluang Augusz jadi justice collaborator dalam kasus dugaan suap BPK di Pemkab Muara Enim.
Soffi Amira - Kamis, 23 Juli 2026
Kasus Suap Opini WTP Muara Enim, KPK Pertimbangkan Augusz Jadi Justice Collaborator
Indonesia
KPK Dalami Dugaan Pengaturan Audit BPK Pemkab Muara Enim, Bobby Rizaldi Diperiksa 9 Jam
KPK memeriksa anggota BPK, Bobby Adhityo Rizaldi, sebagai saksi kasus dugaan korupsi audit Pemkab Muara Enim.
Soffi Amira - Jumat, 17 Juli 2026
KPK Dalami Dugaan Pengaturan Audit BPK Pemkab Muara Enim, Bobby Rizaldi Diperiksa 9 Jam
Indonesia
Bobby Adhityo Rizaldi Diperiksa 9 Jam di KPK Terkait Dugaan Suap Audit Muara Enim
Anggota V BPK Bobby Adhityo Rizaldi diperiksa KPK selama 9 jam terkait dugaan suap audit laporan keuangan Pemkab Muara Enim.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Bobby Adhityo Rizaldi Diperiksa 9 Jam di KPK Terkait Dugaan Suap Audit Muara Enim
Indonesia
KPK Periksa Anggota BPK Bobby Rizaldi, Diduga Ubah Hasil Audit Pemkab Muara Enim
KPK memeriksa anggota BPK, Bobby Rizaldi. Hal itu terkait dugaan hasil audit Pemkab Muara Enim.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
KPK Periksa Anggota BPK Bobby Rizaldi, Diduga Ubah Hasil Audit Pemkab Muara Enim
Indonesia
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi Terkait Kasus Audit Muara Enim
KPK menggeledah rumah Anggota V BPK Bobby Adhityo Rizaldi terkait dugaan suap hasil audit BPK di Pemkab Muara Enim. Penyidik menyita sejumlah bukti elektronik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi Terkait Kasus Audit Muara Enim
Indonesia
Masalah Hukum Selesai, Tanah Bekas RS Sumber Waras Segera Dibangun RS Internasional
Pembelian eks lahan RS Sumber Waras itu sempat menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pasalnya, nilai jual objek pajak (NJOP) lahan itu dinilai terlalu tinggi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Masalah Hukum Selesai, Tanah Bekas RS Sumber Waras Segera Dibangun RS Internasional
Indonesia
KPK Temukan Dugaan Intervensi BPK Pusat dalam Perubahan Audit Pemkab Muara Enim
KPK menemukan petunjuk dugaan intervensi BPK pusat dalam kasus suap audit Pemkab Muara Enim. Hasil audit yang semula WDP diduga berubah menjadi WTP.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
KPK Temukan Dugaan Intervensi BPK Pusat dalam Perubahan Audit Pemkab Muara Enim
Indonesia
ASN di Kukar Terima Honor 900 Kali Setahun Senilai Rp 9,5 Miliar, DPR Minta Kemendagri Investigasi
DPR meminta Kemendagri mengusut temuan BPK terkait ASN di Kutai Kartanegara yang tercatat menerima pembayaran honor hingga 900 kali dalam setahun.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
ASN di Kukar Terima Honor 900 Kali Setahun Senilai Rp 9,5 Miliar, DPR Minta Kemendagri Investigasi
Indonesia
KPK Ungkap Dugaan Suap Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit BPK di Muara Enim
KPK mengungkap dugaan suap Rp 1,6 miliar untuk mengubah hasil audit BPK terhadap Pemkab Muara Enim. Lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
KPK Ungkap Dugaan Suap Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit BPK di Muara Enim
Indonesia
Polisi Selidiki Penyebab Anggota BPK Bisa Tewas saat Kebakaran sementara Orang Lainnya Selamat
Haerul Saleh disebut berada di lantai empat rumah saat kebakaran terjadi.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Mei 2026
Polisi Selidiki Penyebab Anggota BPK Bisa Tewas saat Kebakaran sementara Orang Lainnya Selamat
Bagikan