Hari ini, Pengajuan Akun dan Verifikasi KK PPDB Tingkat SMP Dibuka
Ilustrasi PPDB 2024. Foto: ANTARA/Eka Arifa Rusqiyati
MerahPutih.com - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mengingatkan kepada orang tua siswa atau calon peserta didik baru (CPDB), bahwa hari ini Senin (27/5) pengajuan akun dan verifikasi Kartu Keluarga (KK) janjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) sudah dibuka.
Pengajuan akun dan verifikasi KK tingkat SMP bisa dilakukan melalui website ppdb.jakarta.go.id.
"Hari ini, telah dibuka pengajuan akun dan verifikasi Kartu Keluarga (KK) untuk PPDB jenjang SMP pada wibsite ppdb.jakarta.go.id," tulis Disdik DKI melalui akun Instagram resminya @officialppdbdki, Senin(27/5).
Adapun pendaftaran peserta didik baru (PPDB) jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK mulai 10 Juni hingga 4 Juli 2024. Sebelum pendaftaran dimulai 10 Juni, ada tahapan pra-pendaftaran PPDB dengan pengajuan akun yang dimulai pada 20 Mei 2024 untuk jenjang SDN, 27 Mei 2024 untuk jenjang SMPN, dan 3 Juni 2024 untuk jenjang SMAN dan SMKN.
Baca juga:
Sedangkan untuk Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini Negeri (SPAUDN), Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), dan Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN), dilaksanakan secara offline/online pada 10 Juni-30 Juli 2024.
Adapun, total daya tampung jenjang SDN 95.677 peserta didik; jenjang SMPN 71.093 peserta didik dengan perkiraan CPDB sebanyak 151.164 peserta didik dan persentase daya tampung 47,03 persen.
Kuota siswa jenjang SMAN 29.559 peserta didik dan jenjang SMKN 20.130 peserta didik dengan perkiraan CPDB sebanyak 139.841 dan persentase daya tampung 35,53 persen.
Melihat keterbatasan daya tampung sekolah negeri yang ada saat ini, Disdik DKI kembali menggelar PPDB Bersama pada tahun sebelumnya yang melibatkan sekolah swasta.
Baca juga:
Calon Siswa Numpang KK untuk Daftar PPDB DKI Langsung Dicoret
Tahun ini, pelaksanaan PPDB Bersama melibatkan sebanyak 121 SMA swasta dengan daya tampung 2.671 peserta didik, sebanyak 147 SMK swasta dengan daya tampung 4.024 peserta didik, dan SMP swasta sebanyak 138 sekolah dengan daya tampung 1.731 peserta didik. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Enak Nih! Guru Sekolah Garuda Bakal Dapat Rumah Dinas
Prabowo Minta Australia Bantu Tingkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia
Pemerintah Berlakukan Gerakan Satu Jam Tanpa Gawai Bagi Siswa Selama Ramadan
Krisis Guru, Pemkot Solo Siap Rekrut 286 Tenaga Pendidik Kontrak
Tragedi Siswa SD di NTT, Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT, Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan