Hari Bumi

Hari Bumi, Anggota DPD Kecam Perambahan Hutan di Aceh

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 22 April 2018
Hari Bumi, Anggota DPD Kecam Perambahan Hutan di Aceh

Warga melihat pameran foto Ancaman dan Kerusakan Hutan karya jurnalis dan aktivis lingkungan, di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (21/4).(ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Bertepatan dengan Hari Bumi 2018, perlakuan manusia terhadap alam masih saja bersifat eksploitatif. Padahal momen Hari Bumi menjadi kesempatan untuk kembali meningkatkan kesadaran akan pentingnya keseimbangan ekosistem.

Anggota DPD asal Aceh Rafli Kande mengecam pelaku perambahan hutan dan pemburu satwa liar yang dilindugi Undang-Undang di provinsi paling ujung barat Sumatera itu.

"Saya sangat anti tehadap perusakan hutan dan lingkungan dan saya mengecam para pelaku perambahan hutan di Bumi Serambi Mekah yang kita cintai ini," kata Rafli dalam orasinya pada acara pameran foto di pelantaran Pasar Aceh, Kota Banda Aceh, Sabtu (21/4).

Pamaren foto yang berlangsung sehari itu dalam rangka memperingati Hari Bumi yang jatuh pada 22 April menampilkan sebanyak 40 foto karya jurnalis Aceh yang memberitakan atau mengkampanyekan penyelamatan lingkungan maupun perlindungan terhadap satwa.

Sungai Surut akibat gravitasi bulan
Sungai surut akibat gravitasi bulan (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)

Rafli Kande sebagaimana dilansir Antara juga meminta para penegak hukum menangkap semua pelaku pembalakan liar di Provinsi Aceh serta mengungkap dalang perambah lingkungan tersebut.

"Dari dulu saya sangat anti terhadap perusak lingkungan karena keberadaan lingkungan sangat penting untuk kehidupan manusia," ujarnya.

Dia mengenang, semasal kecilnya di Kabupaten Aceh Selatan hutan terlihat masih sangat asri, bahkan berbagai jenis ikan pun sangat mudah didapatkan di sungai.

"Dampak dari perambahan hutan mengganggu ekosistem alam, air sungai keruh, bahkan berbagai jenis ikan pun sudah punah," akui seniman itu.

"Sejak dulu saya vokal mengajak masyarakat Aceh untuk menjaga serta melestarikan lingkungan lewat syair demi masa depan generasi bangsa," tambahnya.

Yoga Hari Bumi
Senam Yoga menyambut Hari Bumi di Hotel Novotel Jumat (20/4). (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Aceh Frenda Tryshanie dalam sambutannya mengatakan, pameran foto ini sebagai wujud kepedulian para jurnalis terhadap lingkungan yang saban hari, bahkan hitungan detik hutan di Aceh terus terjadi pembalakan liar.

"Kita semua sangat prihatin melihat kondisi hutan Aceh dan dalam setiap detik hutan di Aceh terjadi pembalakan," katanya.

Akibat dari perambahan hutan itu, Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh memetakan lokasi rawan bencana seperti banjir bandang, gelombang esktrem, gempa bumi, kebakaran lahan dan hutan, kekeringan angin puting beliung, serta longsong kerap melanda provinsi paling ujung barat Indonesia.

Bencana alam tersebut mencakup Pidie, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Tenggara, Nagan Raya, Aceh Selatan, Aceh Tengah, Subulussalam, Singkil dan hampir semua kabupaten/kota rawan bencana.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Bonita Ditangkap, Tim Terpadu Harimau Sumatera Tetap Dipertahankan

#Selamat Hari Bumi #Kuis Hari Bumi #Kerusakan Lingkungan
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Pemkot Jakpus Tangkapi Ikan Sapu-Sapu di Kali Cideng, Pencemarannya Melebihi Ambang Batas
Permasalahan ikan sapu-sapu ini bukan hal yang baru. Sebelumnya, permasalahan ini juga sudah pernah terselesaikan di kali Ciliwung.
Dwi Astarini - Jumat, 10 April 2026
Pemkot Jakpus Tangkapi Ikan Sapu-Sapu di Kali Cideng, Pencemarannya Melebihi Ambang Batas
Indonesia
28 Perusahaan Diduga Pelanggar Lingkungan Dicabut Izin, Pemerintah Masih Buka Ruang Dialog
Pemerintah masih membuka ruang keberatan bagi 28 perusahaan yang izinnya dicabut terkait pelanggaran lingkungan, dengan menekankan kehati-hatian agar penegakan hukum tidak menimbulkan ketidakadilan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Februari 2026
28 Perusahaan Diduga Pelanggar Lingkungan Dicabut Izin, Pemerintah Masih Buka Ruang Dialog
Indonesia
Izinnya Dicabut Prabowo, 28 Perusahaan Perusak Hutan Diminta Bertanggung Jawab
28 perusahaan perusak hutan diminta bertanggung jawab. Pencabutan izin yang dilakukan Presiden RI, Prabowo Subianto, dinilai belum cukup.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Izinnya Dicabut Prabowo, 28 Perusahaan Perusak Hutan Diminta Bertanggung Jawab
Indonesia
Tambang Ilegal Marak di Kawasan Hutan, DPR Minta Sanksi Pidana hingga Pemulihan Ekologis
Anggota Komisi IV DPR RI menegaskan tambang ilegal di kawasan hutan tak bisa ditoleransi. Data Kementerian Kehutanan mencatat 191.790 hektare tambang ilegal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Tambang Ilegal Marak di Kawasan Hutan, DPR Minta Sanksi Pidana hingga Pemulihan Ekologis
Indonesia
Prabowo dan Raja Charles Bahas Konservasi, Inggris Siap Bantu Pelestarian Ekosistem Indonesia
Inggris berkomitmen membantu Indonesia melestarikan ekosistem di 57 taman nasional. Komitmen ini disampaikan saat Presiden Prabowo bertemu Raja Charles III di London.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Prabowo dan Raja Charles Bahas Konservasi, Inggris Siap Bantu Pelestarian Ekosistem Indonesia
Indonesia
Dinilai Tegas Lindungi Lingkungan, DPR Dukung Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan
Anggota Komisi IV DPR RI mengapresiasi langkah Presiden Prabowo mencabut izin 28 perusahaan perusak lingkungan penyebab banjir di Aceh, Sumbar, dan Sumut.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Dinilai Tegas Lindungi Lingkungan, DPR Dukung Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan
Indonesia
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Presiden RI, Prabowo Subianto, mencabut izin 28 perusahaan penyebab banjir di Sumatra. Berikut adalah daftar lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Indonesia
Prabowo Perintahkan Menhut Cabut Izin Perusahaan Perusak Hutan
Presiden RI, Prabowo Subianto, meminta Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, agar mencabut izin perusahaan perusak hutan.
Soffi Amira - Selasa, 16 Desember 2025
Prabowo Perintahkan Menhut Cabut Izin Perusahaan Perusak Hutan
Indonesia
Prabowo Angkat Suara soal Bencana Sumatra: Jangan Tebang Pohon Sembarangan dan Jaga Alam Sebaik-baiknya
Presiden RI, Prabowo Subianto, angkat bicara soal bencana Sumatra. Ia meminta jangan menebang pohon sembarangan dan menjaga alam sebaik-baiknya.
Soffi Amira - Jumat, 12 Desember 2025
Prabowo Angkat Suara soal Bencana Sumatra: Jangan Tebang Pohon Sembarangan dan Jaga Alam Sebaik-baiknya
Indonesia
Soal Kerusakan Hutan, Kemenhut Duga Ada Aktivitas Ilegal yang Jadi Penyebab Bencana Sumatra
Kementerian Kehutanan menduga adanya aktivitas ilegal di hutan, yang menjadi penyebab bencana Sumatra.
Soffi Amira - Senin, 08 Desember 2025
Soal Kerusakan Hutan, Kemenhut Duga Ada Aktivitas Ilegal yang Jadi Penyebab Bencana Sumatra
Bagikan