Habiskan Stok Moderna, Relawan Disuntik Vaksin Penguat

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Desember 2021
Habiskan Stok Moderna, Relawan Disuntik Vaksin Penguat

Vaksinasi COVID-19 di Kota Yogyakarta. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Memberikan kekebalan kepada kelompok yang ikut terlibat langsung dalam penanganan pandemi, para relawan di Yogyakarta mendapatkan suntikan dosis ke-3 vaksin COVID-19. Tercatat, sebanyak 1.000 tenaga pendukung atau relawan penanganan COVID-19 di Kota Yogyakarta mendapat suntikan penguat (booster).

Para relawan ini, disuntik dari sisa vaksin moderna yang telah diberikan pada tenaga kesehatan. Rencananya, jumlah relawan yang divaksin penguat akan disesuaikan dengan persediaan vaksin Moderna yang dimiliki.

Baca Juga:

BNPT Gencarkan Vaksinasi Lawan Radikalisme

"Untuk saat ini, menghabiskan dulu stok yang ada. Jika ada tambahan vaksin Moderna yang datang, maka tidak menutup kemungkinan untuk menambah jumlah sasaran vaksinasi penguat," ujar Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Selasa (7/12)

Ia mengatakan, relawan dan tenaga pendukung yang mendapat vaksinasi penguat adalah mereka yang selama ini terlibat langsung dalam proses pemulasaraan jenazah, pemakaman cepat untuk pasien terkonfirmasi COVID-19, hingga pengelolaan lingkungan.

"Relawan yang terlibat di sentra vaksinasi pun kami berikan vaksinasi penguat," katanya.

Kebijakan pemberian vaksinasi penguat untuk relawan tersebut, lanjut dia, juga sudah dikoordinasikan dengan pihak terkait dan dipastikan sudah mendapat izin dari pemerintah daerah.

Vaksinasi COVID-19 di Kota Yogyakarta. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)
Vaksinasi COVID-19 di Kota Yogyakarta. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

"Bagaimanapun juga, tugas para relawan dan tenaga pendukung ini berkaitan langsung dengan penanganan pandemi. Risiko terpapar pun cukup besar sehingga pemberian vaksinasi penguat dirasa sangat diperlukan," katanya.

Sementara rencana pemberian vaksinasi penguat untuk masyarakat umum, Heroe menyebut belum menerima informasi apapun.

Sebelumnya, Kepala Puskesmas Gedongtengen Yogyakarta Tri Kusumo Bawono mengatakan, pemberian vaksinasi penguat juga sudah dilakukan kepada 26 tenaga pendamping dan penjangkau untuk pasien HIV/AIDS. Pemberian vaksinasi diharapkan meningkatkan kekebalan tubuh sehingga seluruh tenaga penjangkau tersebut dapat menjalankan tugasnya dengan lebih baik.

Pada Desember, Kota Yogyakarta menargetkan mampu menyelesaikan pemberian vaksinasi dosis kedua untuk seluruh masyarakat. (Patricia Vicka / Yogyakarta)

Baca Juga:

Satgas COVID-19: Vaksinasi Bukan Satu-satunya Upaya Cegah Varian Omicron

#Vaksinasi #Vaksin Covid-19 #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Lifestyle
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan
HPV merupakan kelompok virus yang dapat menginfeksi kulit dan selaput lendir
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] :Bayi di Bekasi Alami Radang Orak karena Disuntik Vaksin Petugas Kesehatan
Kondisi radang otak yang dialami bayi tersebut tidak berkaitan dengan vaksin yang diberikan.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] :Bayi di Bekasi Alami Radang Orak karena Disuntik Vaksin Petugas Kesehatan
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Lifestyle
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Secara umum, kalau makanan cukup bergizi maka sudah baik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Bagikan