Guru Honorer di Yogyakarta Dapat Bantuan Sembako

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 19 Mei 2020
Guru Honorer di Yogyakarta Dapat Bantuan Sembako

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Purwadu menyerahkan bantuan sembako simbolis pada guru honorer. (Foto: MP/Teresa Ika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ratusan guru honorer yang terdampak COVID-19 di Kota Yogyakarta menerima bantuan sembako. Sembako diberikan oleh sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Motor Besar Club Yogyakarta (MBCY).

Bantuan sembako yang diterima berupa beras, minyak, gula, kecap, roti, dan sirup. Bantuan simbolis diberikan oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi kepada perwakilan guru honorer, di Balai Kota.

Baca Juga:

Mal dan Pasar Tradisional Mulai Dipadati Pengunjung, Pemkot Solo Sediakan Rapid Test

Jumlah guru yang menerima bantuan sosial ini adalah sejumlah 150 orang dari 15 sekolah dari tingkat SD, SMP dan SMA se Yogyakarta.

Salah seorang guru honorer Yessy Anna sangat bersyukur menerima bantuan ini. Penghasilannya sebagai guru honorer sebulan tidak sampai Rp600 ribu. Saat corona mewabah, ia terpaksa menggunakan tabungannya untuk bertahan hidup.

"Selain guru saya juga kerja sampingan bantu jadi WO dan EO. Tapi sekarang karena COVID-19, semua kegiatan disetop. Saya hanya mengandalkan gaji kurang dari Rp600 ribu sebulan," kata Yessy yang berporfesi sebagai guru Matematika di SMP Muhammadiyah 4 Kota Yogyakarta ini, Selasa (19/05)

Guru honorer di Yogyakarta mendapat bantuan sembako. (Foto: MP/Teresa Ika)
Guru honorer di Yogyakarta mendapat bantuan sembako. (Foto: MP/Teresa Ika)

Tak jarang Yessy harus meminjam pada tetangga dan kerabat untuk menyambung hidup. Ia pun akan menggunakan bantuan ini untuk bertahan hidup di masa sulit.

Ketua MBC JOGJA Adi Setiabudi menjelaskan, guru honorer dipilih lantaran terdampak cukup parah, namun sering terlupakan. Penghasilan guru honorer dirasa sangat kecil untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Selama ini hampir tidak ada yang membantu mereka. Maka kami memberikan sembako untuk meringankan beban mereka," kata Adi.

Baca Juga:

Belum Satupun Negara di Dunia yang Mampu Temukan Vaksin Corona

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, pihaknya menyambut baik partisipasi masyarakat untuk saling tolong menolong sesama. Pemkot kini tengah menggerakkan gerakan sosial untuk saling berbagi antara warga yang mampu dengan masyarakat miskin.

"Di masa pandemi ini, kita bisa sama-sama mengatasi kesulitan jika saling berbagi. Yogyakarta pernah bisa keluar dari masa sulit dengan cepat pasca gempa besar dan Letusan Merapi karena rasa guyub dan tolong menolong di masyarakat yang tinggi. Kita harap gerakan ini kembali hidup dimasa sekarang," pungkasnya. (Teresa Ika)

Baca Juga:

Update Corona di DKI Selasa (19/5): 6.053 Positif, 1.417 Pasien Sembuh



#Virus Corona #Yogyakarta #Guru Honorer
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Presiden Prabowo Subianto mendampingi Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi saat mengunjungi Candi Prambanan di DI Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 08 Juli 2026
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Indonesia
Bukan Lagi Wewenang Daerah, Pengangkatan dan Distribusi Guru Diusulkan Dilakukan Pemerintah Pusat
Selain itu, agar pengangkatan guru, pamong belajar, penilik, dan pengawas sekolah dilakukan pemerintah pusat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Bukan Lagi Wewenang Daerah, Pengangkatan dan Distribusi Guru Diusulkan Dilakukan Pemerintah Pusat
Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Indonesia
Krisis 480 Ribu Guru Hantui Indonesia, Nasib Honorer Malah Digantung Regulasi
Sebagai langkah konkret, pemerintah harus memberikan rekognisi khusus bagi guru dengan masa pengabdian minimal lima hingga sepuluh tahun
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Krisis 480 Ribu Guru Hantui Indonesia, Nasib Honorer Malah Digantung Regulasi
Indonesia
DPR Tolak Skema PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Diharap Segera Beri Kepastian Hukum Guru Non ASN Jadi Pegawai Tetap
Esti mendesak pemerintah memastikan kecukupan tenaga pendidik di daerah-daerah melalui pengangkatan yang sesuai aturan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
DPR Tolak Skema PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Diharap Segera Beri Kepastian Hukum Guru Non ASN Jadi Pegawai Tetap
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Indonesia
Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk? DPR Minta Skema Terukur Selesaikan Masalah Pendidik
Ia meminta para guru non-ASN tetap tenang dan melihat kebijakan terbaru ini sebagai momentum percepatan status menjadi PNS atau PPPK
Angga Yudha Pratama - Selasa, 12 Mei 2026
Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk? DPR Minta Skema Terukur Selesaikan Masalah Pendidik
Indonesia
SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 Picu Keresahan Guru Honorer, DPR Dorong Manajemen ASN Secara Total
Kekhawatiran mendalam menyelimuti sekitar 237.146 guru honorer yang merasa terancam kehilangan pekerjaan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 12 Mei 2026
SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 Picu Keresahan Guru Honorer, DPR Dorong Manajemen ASN Secara Total
Indonesia
Guru Honorer Jangan Sampai Terbengkalai Akibat Penghapusan Tenaga Non-ASN Tahun 2026
Pemerintah perlu segera melakukan pendataan ulang terhadap tenaga non-ASN yang belum terdaftar dalam basis data BKN guna mempercepat proses administrasi penyerapan formasi ASN secara sistematis
Angga Yudha Pratama - Selasa, 12 Mei 2026
Guru Honorer Jangan Sampai Terbengkalai Akibat Penghapusan Tenaga Non-ASN Tahun 2026
Indonesia
Kemendikdasmen Cari Sekolah Kelebihan Pengajar, Tutupi Kekurangan Formasi 498 Ribu Guru
Kemendikdasmen dan lembaga terkait juga sedang membahas mekanisme seleksi bagi ratusan ribu guru non-ASN tersebut yang sudah masuk sistem Dapodik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
Kemendikdasmen Cari Sekolah Kelebihan Pengajar, Tutupi Kekurangan Formasi 498 Ribu Guru
Bagikan