MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah telah menyiapkan rapid test massal dengan menyasar pengunjung mal dan pasar tradisional. Hal tersebut dilakukan setelah melihat banyaknya pengunjung mulai memadati mal dan pasar tradisional menjelang Lebaran.
Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Solo Ahyani mengungkapkan, rapid test di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Rapid test dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan COVID-19 di pusat perbelanjaan dan pasar tradisional.
Baca Juga:
Anies Apresiasi Bank DKI Salurkan Rp5 Miliar untuk Tangani Corona
"Kami tidak bisa menyalahkan banyak warga berpergian di mal dan pasar tradisional untuk berbelanja kebutuhan Lebaran. Namun, yang harus diingatkan adalah protokol kesehatan harus diberlakukan ketat," ujat Ahyani, Selasa (19/5).
Ahyani mengatakan untuk bisa menjalankan rapid test di mal dan pasar tradisional Pemkot Solo melakulan pengadaan. Pengunjung mal dan pasar tradisional yang kedapatan positif langsung dilakukan karantina.
"Kami berlakuakan rapid test di pintu masuk mal dan pasar tradisional. Jangan sampai ada terpapar COVID-19 lolos masuk mal dan pasar tradisional di Solo," kata dia.
Baca Juga:
Anies Apresiasi Bank DKI Salurkan Rp5 Miliar untuk Tangani Corona
Ahyani mengatakan rapid test secara acak bagi pedagang di pasar tradisional di Pasar Harjodaksino, Pasar Legi, Pasar Gede, dan Pasar Kadipolo saat ini sudah dilakukan petugas. Hasilnya tidak ditemukan pedagang yang positif COVID-19.
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo Siti Wahyuningsih mengatakan, pengambilan sampel pedagang di setiap pasar sekitar belasan hingga puluhan. Sejauh ini, hasil rapid test seluruh pedagang menunjukkan hasil non-reaktif.
"Rapid test yang kami gunakan ini didapat dari pusat melalui provinsi. kami juga masih memesan lagi tetapi belum datang," pungkasnya. (Ism)
Baca Juga: