Green Tea Sehat tanpa Campuran Apa Pun
Green tea tanpa campuran apapun, baik untuk menurunkan berat badan (Foto: Pexels/Charlotte)
SEBELUM pandemi nopngkrong di kafe tentunya tak afdol tanpa makan dan minum. Menu minuman di kafe biasanya pun beragam mulai dari kopi, susu, coklat, matcha, green tea, red velvet, taro, jus dan lain sebagainya. Bagi beberapa orang yang tidak minum kopi biasanya lebih suka memesan minuman lain seperti teh atau campuran susu seperti coklat, red velvet, ataupun green tea.
Rasa manis dan kental dari minuman tersebut tentunya menjadi kekhawatiran tersendiri bagi kamu yang sedang diet. Tahukah kamu jika mengonsumsi green tea malah akan membantu membakar lemak dan menurunkan berat badan?
Baca Juga:
Ahli Gizi: Wahai Orang Indonesia, Susu Beruang Tak Bisa Sembuhkan Covid-19
Pada dasarnya green tea sebenarnya merupakan minuman yang memberikan manfaat bagi metabolisme tubuh. Hanya saja, ketika kamu menambahkan bahan lain seperti susu kental manis, krim bahkan susu yang memiliki kadar lemak yang tinggi, maka itu yang membuat green tea menjadi tidak sehat.
Jika kamu hanya mengonsumsi green tea tanpa banyak campuran bahan lainnya, kamu dapat menikmati manfaat menurunkan berat badan. Meskipun kamu mungkin banyak mengonsumsi makanan lain yang berminyak dan tinggi lemak, hanya dengan mengonsumsi green tea kamu dapat membantu meningkatkan proses pembakaran lemak alami tubuh.
Melansir dari Thebeet, green tea terbukti dalam penelitian mengandung senyawa luar biasa yang disebut EGCG, atau Epigallocatechin Gallate. Senyawa yang merupakan polifenol kuat yang telah ditunjukkan di laboratorium untuk menghentikan pertumbuhan tumor di jalurnya. EGCG telah disebut polifenol "kemopreventif" karena telah ditunjukkan dalam penelitian kanker untuk menghambat pertumbuhan.
Baca Juga:
Minum green tea dua cangkir sehari, dapat membantu tubuh kamu membakar lebih banyak lemak, terutama lemak pada bagian perut. Cara terbaik untuk mengonsumsi green tea adalah setelah makan, tetapi juga disarankan untuk meminumnya di pagi hari karena dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Kamu juga bisa menganti kafein dari kopimu dengan green tea di pagi hari.
Green tea terbukti dapat menurunkan kolesterol dan juga membantu menurunkan tekanan darah pada penderita obesitas. Namun, perlu diperhatikan bahwa manfaat green tea tidak akan bekerja dengan baik jika kamu tidak mengonsumsi makanan yang sehat dan berolahraga setiap hari.
Jadi, daripada kamu mencoba membatasi kalori, cobalah untuk mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang dan kaya serat, makanlah makanan utuh terutama daging, sayuran, biji-bijian, buah-buahan, dan kacang-kacangan. (tel)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya