Glycolic Acid sebagai Pengganti Deodoran, Bisa atau Tidak?

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 03 November 2022
Glycolic Acid sebagai Pengganti Deodoran, Bisa atau Tidak?

Glycolic acid nyatanya bisa membantu memerangi keluhan pada ketiak. (Foto: Pexels/Cottonbro)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KETIAK seringkali menjadi masalah yang cukup menjadi perhatian bagi banyak orang. Mulai dari bau yang tidak sedap, warna ketiak yang menggelap, hingga tekstur ketiak yang terkadang membuat kita tidak percaya diri. Namun, glycolic acid hadir untuk membantu menghilangkan keresahan kamu.

Glycolic acid adalah asam alfa-hidroksi (AHA) yang merupakan pengelupasan kimia yang berasal dari tebu. Kamu juga bisa menemukannya dalam beberapa tanaman lain dan buah-buahan.

Biasanya, glycolic acid digunakan untuk membantu memperbaiki tekstur dan warna kulit, mencerahkan kulit, meningkatkan produksi kolagen, dan mengobati berbagai kondisi seperti jerawat, melasma, dan hiperpigmentasi.

Baca juga:

Jangan Insecure, Bau Ketiak Bisa Diatasi

Glycolic Acid sebagai Pengganti Deodoran, Bisa atau Tidak?
Banyak orang yang menggunakan deodoran untuk memerangi masalah ketiak tanpa melihat kandungannya. (Foto: Unsplash/Ana Essentiels)

Adapun manfaat dari glycolic acid untuk ketiakmu sebagai pengganti deodoran loh, apa saja ya? Yuk kita simak.

Meningkatkan Hiperpigmentasi

Sifat antioksidan dirancang untuk mencerahkan area tersebut. Tidak hanya itu, sifat antioksidan juga mengangkat sel kulit mati dan juga memudarkan bintik hitam pada ketiak kamu.

Mengurangi Bau

Sifat antibakteri bisa membantu mengurangi bau ketiak kamu dengan mengelupas area tersebut. Tidak hanya itu, glycolic acid juga dapat meningkatkan tingkat PH kamu dan menargetkan bakteri penyebab bau. Akhirnya kamu bisa mendapatkan harum yang lebih segar pada ketiak.

Baca juga:

5 Bahan Alami untuk Mencerahkan Ketiak

Glycolic Acid sebagai Pengganti Deodoran, Bisa atau Tidak?
Glycolic acid bisa membantu mengurangi bau ketiak. (Foto: Pexels/Karolina Grabowska)

Mengobati Jerawat

Mungkin beberapa orang memiliki benjolan atau bintik-bintik setelah mencukur ketiak. Dengan glycolic acid yang memiliki sifat antibakteri bermanfaat untuk membantu mengobati jerawat dan mencegah jerawat. Tidak hanya itu, exfoliant juga dapat membersihkan pori-pori yang tersumbat dan menghaluskan keseluruhan tekstur kulit kamu.

Namun, ada hal buruk yang juga perlu kamu ketahui. Glycolic acid tidak akan mengurangi keringat pada ketiakmu. Hal tersebut dikarenakan produksi keringat terhalang oleh garam aluminium, seperti yang ditemukan dalam deodoran antiperspiran. Terdapat fitur penghambat keringat yang bisa mengatur keringat kamu dalam antiperspiran. Hal tersebut juga tidak dimiliki oleh glycolic acid.

Tidak hanya itu, ketiak merupakan salah satu area yang paling sensitif di tubuh. Tentunya ketika mengoleskan glycolic acid bisa menyebabkan iritasi, kemerahan, atau kekeringan. Glycolic acid juga berpotensi mengelupas kulit yang berlebih. Dengan begitu ada baiknya untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter profesional. (*)

Baca juga:

Cara Atasi Keringat Berlebih di Ketiak

#Merawat Ketiak #Kecantikan #Tips Kecantikan #Info Kecantikan #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Lifestyle
Mengintip Pabrik MS Glow di Malang, ini Sistem Produksi dan Distribusi di Baliknya
MS Glow memiliki pabrik dan gudang utama di Malang. Setiap harinya, ribuan pengiriman diproses.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Mengintip Pabrik MS Glow di Malang, ini Sistem Produksi dan Distribusi di Baliknya
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
ShowBiz
Bisa Ditiru nih, Rahasia Kulit Cerah dan Halus Karina aespa
Member aespa ini mengaku ia hanya butuh tidur untuk kulit cerah dan halus.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
 Bisa Ditiru nih, Rahasia Kulit Cerah dan Halus Karina aespa
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan