5 Bahan Alami untuk Mencerahkan Ketiak

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Januari 2022
5 Bahan Alami untuk Mencerahkan Ketiak

Wujudkan ketiak cerah dengan bahan-bahan alami. (Foto: Pixabay/Nicolagiordano)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MEMILIKI ketiak cerah adalah impian banyak orang. Sebaliknya, warna ketiak yang gelap dapat memengaruhi rasa percaya diri seseorang, terutama saat bepergian ke tempat-tempat yang mengharuskan kita memakai baju lengan pendek. Seperti ke pantai, bermain arung jeram, dan kesempatan lainnya.

Ketiak menjadi gelap disebabkan oleh berbagai macam kebiasaan, termasuk mencukur bulu ketiak dan memakai deodoran yang salah. Meski demikian, kamu tak perlu khawatir lagi. Karena sekarang ada banyak cara untuk mencerahkan kulit ketiak secara alami yang bisa kamu lakukan sendiri di rumah. Seperti dilansir laman Pink Villa, berikut beberapa bahan alami yang bermanfaat untuk mencerahkan kulit ketiak.

Baca juga:

Agar Ketiak Enggak Bau Bawang

Kentang

5 Bahan Alami untuk Mencerahkan Ketiak
Kentang memiliki sifat anti radiasi yang cocok untuk kulit ketiak. (Foto: Pexels/Pixabay)

Kentang memiliki enzim katalase yang berfungsi sebagai zat pemutih. Selain itu, kentang juga memiliki sifat antiradiasi yang sangat cocok untuk kulit ketiak. Untuk memanfaat sayuran ini, kamu bisa menggunakannya dengan cara memarut kentang yang telah dikupas dan dicuci, oleskan pada kulit ketiak, dan diamkan selama 20 menit. Jika sudah, bilas dengan air dingin. Lakukan cara ini dua hingga tiga kali dalan seminggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Minyak Kelapa

5 Bahan Alami untuk Mencerahkan Ketiak
Kandungan vitamin E pada minyak kelapa baik untuk ketiak. (Foto: Pexels/Tijana)

Minyak kelapa mengandung Vitamin E yang berfungsi sebagai pencerah kulit. Tidak hanya mudah ditemukan, cara menggunakannya untuk mencerahkan ketiak juga sangat mudah. Hanya dengan mencuci bersih ketiak kemudian oleskan dan pijat beberapa menit sampai meresap, tunggu hingga 10 sampai 15 menit, lalu bilas dengan air bersih. Kamu bisa melakukan cara ini sebanyak dua kali dalam sehari.

Lidah Buaya

5 Bahan Alami untuk Mencerahkan Ketiak
Kandungan pada lidah buaya sangat bermanfaat untuk kulit. (Foto: Pixabay/MetsikGarden)

Kandungan aloesin yang ada pada lidah buaya sangat bermanfaat untuk kulit, termasuk ketiak. Hal ini karena kandungannya dapat menghambat pembentukan enzim yang membuat pigmentasi kulit. Kandungan lidah buaya dapat bermanfaat untuk mencerahkan kulit gelap.

Cara untuk menggunakannya juga sangat mudah. Oleskan pada ketiak, tunggu 10 hingga 15 menit, lalu bilas. Menggunakan lidah buaya pada kulit yang telah di waxing juga dapat membantu mengurangi kemerahan dan melembutkan kulit.

Baca juga:

Cara Atasi Keringat Berlebih di Ketiak

Tepung Beras

5 Bahan Alami untuk Mencerahkan Ketiak
Tepung beras dianggap sebagai exfoliant alami. (Foto: Pixabay/Bru-No)

Tepung beras dianggap sebagai exfoliant alami yang dapat membersihkan pori-pori. Tepung beras biasanya digunakan dengan campuran lain seperti minyak zaitun. Cara penggunannya, ambil dua sendok makan tepung beras dan campurkan satu setengah sendok makan minyak zaitun, aduk hingga menjadi pasta lalu oleskan pada kulit ketiak, dan tunggu hingga kering. Jika sudah kering bilas ketiak dengan air dingin. Untuk mendapatkan hasil yang sempurnya, kamu bisa lakukan cara ini dua kali dalam seminggu.

Kunyit

5 Bahan Alami untuk Mencerahkan Ketiak
Kunyit juga bisa untuk mencerahkan ketiak yang gelap. (Foto: Pexels/Tamanna)

Kunyit biasa digunakan untuk mencerahkan wajah. Selain itu, kunyit juga bermanfaat untuk mencerahkan ketiak yang gelap. Kunyit biasanya digunakan dengan campuran lainnya, seperti Madu. Cara mencerahkan ketiak dengan kunyit adalah dengan menyampurkan satu setengah sendok teh kunyit bubuk dan 1 sendok teh madu. Aduk hingga menjadi pasta lalu oleskan dan diamkan selama 15 menit. Jika sudah kering bilas dengan air dingin dan gunakan tisu untuk mengeringkannya. (dea)

Baca juga:

Lindungi Ketiak dengan Deodoran Berbahan Alami

#Merawat Ketiak #Kesehatan #Kecantikan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Lifestyle
Mengintip Pabrik MS Glow di Malang, ini Sistem Produksi dan Distribusi di Baliknya
MS Glow memiliki pabrik dan gudang utama di Malang. Setiap harinya, ribuan pengiriman diproses.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Mengintip Pabrik MS Glow di Malang, ini Sistem Produksi dan Distribusi di Baliknya
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan