Gemoy Banget, Bayi Kembar Panda Raksasa Mencuri Hati Pengunjung Ocean Park Hong Kong

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 17 Februari 2025
Gemoy Banget, Bayi Kembar Panda Raksasa Mencuri Hati Pengunjung Ocean Park Hong Kong

Dua bayi panda raksasa yang dikenalkan di Ocean Park Hong Kong.(foto: Instagram @hkoceanpark)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - MASIH ada tiga jam sebelum Ocean Park Hong Kong dibuka, Minggu (16/2). Namun, orang-orang telah berkerumun di depan kebun binatang itu. Tujuan mereka sama, yakni melihat langsung bayi kembar panda raksasa kelahiran Hong Kong.

Saat taman akhirnya dibuka, pengunjung berlarian menuju area ekshibisi yang menjadi rumah bagi kedua panda raksasa tersebut. Sebanyak 500 orang mengantre di luar area tersebut, membuat pihak taman terpaksa membatasi waktu kunjungan menjadi 5 menit.

Dua bayi panda yang menjadi primadona itu kini sudah berusia enam bulan dan dapat diperkenalkan kepada publik untuk pertama kalinya. Tampilan mereka lucu. Gemoy. Panda raksasa kembar ini membuat para pengunjung jatuh cinta saat mereka memasuki area ekshibisi dalam pelukan para pengasuh. Mereka bermain-main, memanjat pohon, dan saling menggosokkan kepala hingga akhirnya tertidur.

Bayi panda kembar berjenis kelamin betina dan jantan itu lahir pada 15 Agustus 2024 dari pasangan induk Le Le dan Ying Ying, yang diberikan sebagai hadiah oleh pemerintah pusat China kepada Hong Kong.?

Baca juga:

Bayi Kembar Panda Debut Menyapa Pengunjung Kebun Binatang Berlin


"Anak panda betina yang lebih tua memiliki bercak-bercak hitam bundar di sekitar matanya dan terbukti pandai memanjat pohon. Sementara itu, anak panda jantan memiliki tubuh yang lebih gemuk dan lebih gelap, ditandai dengan bercak-bercak yang bentuknya lebih mendekati persegi di sekitar matanya," menurut Elke Wu, asisten kurator operasi zoologi di Ocean Park Hong Kong.??

Para induk dan anak-anaknya kini tinggal di area terpisah. Bobot tubuh prapersalinan sang induk, Ying Ying, telah kembali, dan dia memperoleh semangat yang lebih besar.??

"Anak-anak panda itu bahkan lebih menggemaskan daripada yang saya lihat di video. Saya sudah memilih nama untuk mereka," kata seorang remaja bermarga Zhou yang membeli boneka tiruan panda kembar tersebut.??

Chairman Ocean Park Corporation Paulo Pong mengatakan pihak taman akan memperpanjang jam kunjungan secara bertahap agar masyarakat dapat melihat dua panda kembar itu mulai paruh kedua tahun ini atau tahun depan. Pong menyebut pembangunan venue baru dan museum panda raksasa juga sedang direncanakan.(*)

Baca juga:

China Teguhkan Niat Pelestarian Panda Raksasa, Gandeng Negara Lain

#Panda #Hong Kong #China
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

Dunia
Hong Kong Rebut Takhta Swiss, Jadi Pusat Pengelolaan Kekayaan Lintas Negara Terbesar Dunia
Hong Kong resmi menggeser Swiss sebagai pusat pengelolaan kekayaan lintas negara terbesar dunia. Aset naik 10,7% jadi 2,95 triliun dolar AS, didorong IPO dan family office.
Wisnu Cipto - Sabtu, 13 Juni 2026
Hong Kong Rebut Takhta Swiss, Jadi Pusat Pengelolaan Kekayaan Lintas Negara Terbesar Dunia
Dunia
Beijing Tersinggung, Menhan Filipina dan Keluarganya Diblacklist Masuk China Termasuk Hong Kong
China melarang Gilberto Teodoro Jr, istri, dan anaknya memasuki wilayah China daratan, Hong Kong, maupun Makau.
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Juni 2026
Beijing Tersinggung, Menhan Filipina dan Keluarganya Diblacklist Masuk China Termasuk Hong Kong
Dunia
BYD hingga Alibaba Masuk 188 Perusahaan Daftar Hitam Pentagon, China Murka
Pemerintah China mengecam AS yang memasukkan Alibaba, BYD, dan Baidu ke daftar hitam Pentagon sebagai perusahaan pendukung militer. Daftar kini mencakup 188 entitas.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
BYD hingga Alibaba Masuk 188 Perusahaan Daftar Hitam Pentagon, China Murka
Indonesia
KADI Selidiki Interim Review Antidumping Impor Produk Tinplate Asal China
Berdasarkan hasil kajian atas kecukupan dan ketepatan bukti awal, KADI menemukan adanya peningkatan impor dari China, baik secara absolut maupun relatif.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
KADI Selidiki Interim Review Antidumping Impor Produk Tinplate Asal China
Indonesia
Rusia dan China Bangun Tata Kelola Global Anyar, Tolak Hegemoni Sepihak
Situasi global saat ini "kompleks dan bergejolak" karena meningkatnya "hegemoni sepihak," tetapi perdamaian, pembangunan, dan kerja sama tetap menjadi aspirasi utama dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Rusia dan China Bangun Tata Kelola Global Anyar, Tolak Hegemoni Sepihak
Dunia
AS Bidik Perusahaan China Pelanggar Sanksi Iran, Donald Trump Siapkan Aturan Baru Dalam Pekan Ini
Terkait keinginan Iran yang mengajukan penundaan (moratorium) pengayaan uranium selama dua dekade, Donald Trump menuntut kepastian yang mutlak.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
AS Bidik Perusahaan China Pelanggar Sanksi Iran, Donald Trump Siapkan Aturan Baru Dalam Pekan Ini
Dunia
Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran
Selain isu nuklir, Trump menyoroti ketegangan di Selat Hormuz yang mengganggu jalur perdagangan global
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran
Dunia
Kesepakatan Dagang AS-China 2026, Trump Borong Boeing dan Damai dengan Xi Jinping
Pertemuan tingkat tinggi ini turut menghadirkan raksasa teknologi AS seperti Elon Musk (Tesla), Jensen Huang (Nvidia), dan Tim Cook (Apple)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Kesepakatan Dagang AS-China 2026, Trump Borong Boeing dan Damai dengan Xi Jinping
Indonesia
Xi Jinping Ingatkan Donald Trump Isu Taiwan Bisa Picu Perang Besar
Selain membahas kedaulatan wilayah, pertemuan tersebut juga menyinggung ketegangan perdagangan dan konflik di Timur Tengah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 14 Mei 2026
Xi Jinping Ingatkan Donald Trump Isu Taiwan Bisa Picu Perang Besar
Dunia
China Bakal Singgung Penjualan Senjata AS saat Bertemu Trump di Beijing
Trump mengatakan, hal itu untuk menjawab pertanyaan apakah Amerika Serikat seharusnya menjual senjata kepada Taiwan, pulau yang memiliki pemerintahan sendiri tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
China Bakal Singgung Penjualan Senjata AS saat Bertemu Trump di Beijing
Bagikan