Lingkungan

Gaya Hidup 'Hijau' Perlu Diterapkan Sejak Dini

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 05 Mei 2021
Gaya Hidup 'Hijau' Perlu Diterapkan Sejak Dini

Pembangunan berkelanjutan telah menjadi fokus dunia. (Foto: Pexels/Scott Webb)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PEMBANGUNAN berkelanjutan telah menjadi fokus dunia. Teknologi rendah karbon semakin mengedepankan pembangunan yang berkelanjutan.

Pada laporan pengurangan emisi karbon tahun 2021 berjudul “Moving Forward to a Zero-Carbon Era”, Alibaba Group mencoba mempromosikan gaya hidup ‘hijau’ dan rendah karbon, melindungi lingkungan, serta mencapai keberlanjutan.

Baca juga:

Ekonomi Sirkular Sebagai Solusi Pembangunan Berkelanjutan

Untuk mencapai netralitas karbon, teknologi inovatif dibutuhkan, sehingga cara manusia bekerja, hidup, dan berkolaborasi dapat berubah secara berkelanjutan.

Masa depan rendah karbon membutuhkan upaya kolektif. (Foto: Pexels/Akil Mazumder)

"Kami percaya bahwa masa depan rendah karbon membutuhkan upaya kolektif, itulah sebabnya kami juga bekerja sama dengan mitra industri dan masyarakat luas untuk menerapkan berbagai inisiatif ‘hijau’,” ujar Li Cheng, Chief Technology Officer Alibaba Group.

Tiga inisiatif utamanya dalam mengevaluasi inovasi teknologi. Pertama, perusahaan akan melakukan upaya pengurangan emisi karbon; Kedua, mempromosikan kolaborasi antar perusahaan platform dan industri sejenis; dan yang tak kalah pentingnya, memanfaatkan platformnya untuk meminta dukungan dari ratusan juta konsumen.

Di pasar dalam negeri Alibaba, Tiongkok diperkirakan akan mencapai puncak emisi karbonnya pada 2030 dan melalui upaya pembatasan. Tiongkok akan mencapai netralitas karbon pada 2060.

Dalam beberapa tahun terakhir, Alibaba Group telah menggunakan teknologi inovatif untuk mengurangi emisi karbon pada seluruh bisnisnya. Pusat data cloud computingnya di Hangzhou, telah dilengkapi dengan klaster server berpendingin cairan terbesar di dunia, yang menghemat 70 juta kilowatt-jam listrik setiap tahun.

Baca juga:

Menangani Sampah Plastik dengan Menerapkan Ekonomi Sirkular

Di Heyuan, propinsi Guangdong, pusat data Alibaba menggunakan pendingin air langsung untuk memperoleh 100% operasi bertenaga energi bersih pada awal 2022.

Platform kolaborasi digital DingTalk mengubah kantor tradisional menjadi lingkungan kerja tanpa kertas. (Foto: pexels/Ann Nekr)

Perusahaan ini menggunakan teknologinya untuk melibatkan mitra industri dan membantu pelanggannya untuk meningkatkan efisiensi energi. Platform kolaborasi digital DingTalk mengubah kantor tradisional menjadi lingkungan kerja tanpa kertas.

Perusahaan logistik Alibaba Group, Cainiao, telah menggunakan lebih dari 100 miliar label pengiriman elektronik pada paketnya. Selain itu menerapkan algoritma pengemasan cerdas untuk menyortir produk ke dalam kotak dengan ukuran yang sesuai. Perusahaan ini juga membantu mitra logistiknya mengurangi limbah pengemasan.

Perusahaan ini juga menggunakan teknologi untuk mempromosikan konsumsi yang berkelanjutan. Contohnya dengan mendorong pelanggan untuk mengurangi penggunaan alat makan sekali pakai saat memesan makanan untuk dibawa pulang. Lalu, memperkenalkan kasir tanpa kertas dan tanda terima elektronik ke pusat perbelanjaan offline dan menganjurkan untuk daur ulang di pasar barang bekas. (avia)

Baca juga:

Tren Ramah Lingkungan kini Merambah Dunia Fesyen

#Ramah Lingkungan #Peduli Lingkungan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Indonesia
GRID Cardio Rush Tanam 1.500 Bibit Pohon di Gunung Gede Pangrango, ini Dampaknya bagi Lingkungan
GRID Cardio Rush mendapat apresiasi dari Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, setelah menanam 1.500 bibit pohon.
Soffi Amira - Minggu, 16 Agustus 2026
GRID Cardio Rush Tanam 1.500 Bibit Pohon di Gunung Gede Pangrango, ini Dampaknya bagi Lingkungan
Lifestyle
Hasil Kontribusi GRID Cardio Rush 2026, 1.500 Bibit Pohon Ditanam di Kaki Gunung Gede Pangrango
GRID Fitness Hub menanam 1.500 bibit pohon di kaki Gunung Gede Pangrango, Sabtu (15/8).
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
Hasil Kontribusi GRID Cardio Rush 2026, 1.500 Bibit Pohon Ditanam di Kaki Gunung Gede Pangrango
Indonesia
Bank Jakarta Bakal Bangun Biodigester di Rorotan, Bisa Olah 500 Kg Sampah Organik per Hari
Bank Jakarta membangun dua biodigester di Jakarta Utara. Biodigester itu bisa mengolah hingga 500 kg sampah per hari.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Bank Jakarta Bakal Bangun Biodigester di Rorotan, Bisa Olah 500 Kg Sampah Organik per Hari
Fun
GRID Cardio Rush 2026 Sukses Digelar, Setiap Langkah Pelari Berkontribusi Tanam Pohon
GRID Cardio Rush 2026 sukses digelar Minggu (2/8). Ajang lari ini mendorong gaya hidup sehat lewat aksi nyata pelestarian alam.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
GRID Cardio Rush 2026 Sukses Digelar, Setiap Langkah Pelari Berkontribusi Tanam Pohon
Berita Foto
Transformasi UOB Plaza Dorong Efisiensi Energi dan Target Net-Zero Emission 2060
Transformasi UOB Plaza berkolaborasi dengan UOB Property ini akan menghadirkan peningkatan yang berfokus pada aspek berkelanjutan.
Didik Setiawan - Rabu, 17 Juni 2026
Transformasi UOB Plaza Dorong Efisiensi Energi dan Target Net-Zero Emission 2060
Indonesia
Hadapi Polusi Udara, Pemprov DKI Jakarta Dorong Kolaborasi Lintas Wilayah
Pemprov DKI Jakarta memperkuat sistem pemantauan kualitas udara. Namun, Jakarta memerlukan kolaborasi lintas wilayah.
Soffi Amira - Rabu, 11 Februari 2026
Hadapi Polusi Udara, Pemprov DKI Jakarta Dorong Kolaborasi Lintas Wilayah
Indonesia
Terpidana Kerja Sosial Bakal Dikerahkan Bersihkan Ribuan Tempat Kotor
Pidana kerja sosial sendiri merupakan salah satu tindakan hukum yang diterapkan kepada pelanggar pidana ringan, sesuai dengan yang diatur dalam KUHP yang baru.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Februari 2026
Terpidana Kerja Sosial Bakal Dikerahkan Bersihkan Ribuan Tempat Kotor
Indonesia
28 Perusahaan Tambang Nakal Kena Denda Triliunan, DPR Minta Uangnya Langsung Balik ke Rakyat Terdampak
Namun, keberanian itu harus dibarengi dengan transparansi alokasi dana denda agar tidak terjadi penyimpangan di kemudian hari
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
28 Perusahaan Tambang Nakal Kena Denda Triliunan, DPR Minta Uangnya Langsung Balik ke Rakyat Terdampak
Indonesia
Pramono Ingin Kembangkan Sanitasi Ramah Lingkungan
Pramono menilai penguatan ekosistem sanitasi berkelanjutan penting untuk menjadikan Jakarta kota yang lebih sehat.
Dwi Astarini - Sabtu, 15 November 2025
Pramono Ingin Kembangkan Sanitasi Ramah Lingkungan
ShowBiz
Dari Pengelolaan Sampah hingga Penanaman Mangrove, Synchronize Fest Tegaskan Komitmen Hijau
Synchronize Fest konsisten menjalankan berbagai inisiatif ramah lingkungan untuk mengurangi dampak negatif aktivitas urban.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 19 Oktober 2025
Dari Pengelolaan Sampah hingga Penanaman Mangrove, Synchronize Fest Tegaskan Komitmen Hijau
Bagikan