Dari Pengelolaan Sampah hingga Penanaman Mangrove, Synchronize Fest Tegaskan Komitmen Hijau

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 19 Oktober 2025
Dari Pengelolaan Sampah hingga Penanaman Mangrove, Synchronize Fest Tegaskan Komitmen Hijau

Synchronize Fest tunjukkan komitment terhadap isu lingkungan. (foto: dok/noah buscher)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Euforia dari perayaan Synchronize Fest edisi ke-10, yang digelar pada 3 - 5 Oktober 2025, masih terasa hangat di ingatan para warga-wargi. Festival musik lintas genre ini kembali menghadirkan suasana penuh kebersamaan sekaligus menegaskan komitmennya terhadap isu sosial dan kelestarian lingkungan.

Sejak tahun 2019, Synchronize Fest konsisten menjalankan berbagai inisiatif ramah lingkungan untuk mengurangi dampak negatif aktivitas urban.

Upaya tersebut diwujudkan melalui beragam kegiatan yang dekat dengan keseharian pengunjung, seperti pengelolaan sampah selama festival, kampanye bring your own tumbler, penyediaan water refill station, serta pembuatan instalasi seni dari limbah plastik yang dikumpulkan warga-wargi.

Baca juga:

Angkat Tema 'Saling Silang', Synchronize Fest 2025 Bawa Ruang Kolaborasi Seni Rupa

Pada perayaan satu dekade ini, area Hall D2 juga menampilkan karya dengan pendekatan berkelanjutan, sementara program Bike to Synchronize mencatat peningkatan jumlah peserta dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Sebagai bentuk kesinambungan semangat penghijauan dan rasa loyalitas warga-wargi selama satu dekade, penyelenggara Synchronize Fest membuka penjualan Loyalty Ticket untuk edisi tahun 2026 mulai 15 Oktober 2025.

Setiap pembelian tiket ini secara otomatis turut menyumbang donasi untuk program penanaman mangrove di Kepulauan Seribu, hasil kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.

Dibanderol dengan harga Rp 350.000 untuk akses tiga hari, tiket dapat diperoleh melalui laman resmi www.synchronizefestival.com

Baca juga:

3 Hari Menyatu dalam Euforia Irama, ini Catatan Perjalanan di Synchronize Festival 2025

Inisiatif bertajuk #WargaWargiMenanam ini diharapkan menjadi gerakan kolektif antara penyelenggara dan penonton dalam membangun kesadaran lingkungan sekaligus menciptakan dampak positif bagi alam secara berkelanjutan. (far)

#Peduli Lingkungan #Synchronize Fest #Dinas Lingkungan Hidup
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan delapan panggung, kurasi musik beragam, serta penampil lintas genre dan generasi.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 1 menit lalu
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
ShowBiz
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan tema “It’s Not Just a Festival, It’s a Movement” pada 16-18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Kurasi, Gandeng Empat Entitas Musik
Festival ini kembali menempatkan diri sebagai ruang pertemuan bagi berbagai elemen dalam ekosistem musik Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Kurasi, Gandeng Empat Entitas Musik
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Hadirkan Reuni Geisha, Project Pop, hingga Ragam Pertunjukan Kolektif
Synchronize Fest 2026 digelar 16–18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran. Ada Geisha, Project Pop, C’mon Lennon, Perunggu, hingga pertunjukan kolektif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Synchronize Fest 2026 Hadirkan Reuni Geisha, Project Pop, hingga Ragam Pertunjukan Kolektif
Indonesia
Sebaran PM10 Abu Vulkanik Anak Krakatau di Jakarta Membaik Usai Operasi Water Mist
Pemantauan 6–7 September 2026 menunjukkan sebaran PM10 di Jakarta membaik setelah operasi water mist dan penyiraman abu vulkanik Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Sebaran PM10 Abu Vulkanik Anak Krakatau di Jakarta Membaik Usai Operasi Water Mist
Indonesia
Enam Perusahaan Penyedia Jasa Kebersihan Disanksi Denda Rp 10 Juta akibat tak Sesuai Izin
. Setiap pihak yang menghasilkan, mengangkut, maupun mengelola sampah harus dapat mempertanggungjawabkan alur penanganannya.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Enam Perusahaan Penyedia Jasa Kebersihan Disanksi Denda Rp 10 Juta akibat tak Sesuai Izin
Indonesia
GRID Cardio Rush Tanam 1.500 Bibit Pohon di Gunung Gede Pangrango, ini Dampaknya bagi Lingkungan
GRID Cardio Rush mendapat apresiasi dari Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, setelah menanam 1.500 bibit pohon.
Soffi Amira - Minggu, 16 Agustus 2026
GRID Cardio Rush Tanam 1.500 Bibit Pohon di Gunung Gede Pangrango, ini Dampaknya bagi Lingkungan
Lifestyle
Hasil Kontribusi GRID Cardio Rush 2026, 1.500 Bibit Pohon Ditanam di Kaki Gunung Gede Pangrango
GRID Fitness Hub menanam 1.500 bibit pohon di kaki Gunung Gede Pangrango, Sabtu (15/8).
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
Hasil Kontribusi GRID Cardio Rush 2026, 1.500 Bibit Pohon Ditanam di Kaki Gunung Gede Pangrango
Indonesia
Dinas LH DKI Gerak Cepat Tangani Tumpukan Sampah di Kedaung Kaliangke
Penanganan diprioritaskan untuk segera memulihkan kebersihan lingkungan serta memastikan akses dan aktivitas warga, termasuk menuju sekolah, dapat kembali berjalan normal.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Dinas LH DKI Gerak Cepat Tangani Tumpukan Sampah di Kedaung Kaliangke
Indonesia
Pemprov DKI Sanksi Penjaga Lahan dan Pembuang Sampah Ilegal di Kramat Jati Denda Rp 5 Juta
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kepatuhan terhadap ketentuan pengelolaan sampah.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Pemprov DKI Sanksi Penjaga Lahan dan Pembuang Sampah Ilegal di Kramat Jati Denda Rp 5 Juta
Bagikan