Pagi ini, Kualitas Udara di Jakarta Terburuk Kedua di Dunia

Soffi AmiraSoffi Amira - Sabtu, 23 Agustus 2025
Pagi ini, Kualitas Udara di Jakarta Terburuk Kedua di Dunia

Polusi Udara Jakarta. (Foto: MerahPutih.com/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kualitas udara di Jakarta pada Sabtu (23/8) pagi ini, masuk kategori tidak sehat dan berada di peringkat kedua sebagai kota dengan udara terburuk di dunia.

Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 05.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta berada di angka 177 atau masuk kategori tidak sehat dengan polusi udara PM2.5 dan nilai konsentrasi 67 mikrogram per meter kubik.

Angka tersebut menjelaskan, bahwa tingkat kualitas udaranya tidak sehat bagi kelompok sensitif. Sebab, bosa merugikan manusia hingga kelompok hewan yang sensitif. Lalu, bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.

Situs tersebut juga merekomendasikan terkait kondisi udara di Jakarta, yaitu bagi masyarakat sebaiknya menghindari aktivitas di luar ruangan.

Baca juga:

Selain Operasi Modifikasi Cuaca, Pemprov DKI Punya Strategi Lain Hadapi Cuaca Ekstrem dan Banjir

Jika berada di luar ruangan, maka bisa menggunakan masker dan menutup jendela untuk menghindari udara luar yang kotor.

Sementara itu, kategori baik yakni tingkat kualitas udara yang tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan atau nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 0-50.

Kemudian, kategori sedang yakni kualitas udaranya yang tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 51-100.

Lalu, kategori sangat tidak sehat dengan rentang PM2,5 sebesar 200-299 atau kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.

Baca juga:

Pemprov DKI Libatkan Daerah Aglomerasi untuk Atasi Polusi Udara Jakarta

Terakhir, berbahaya (300-500) atau secara umum kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi.

Kota dengan kualitas udara terburuk urutan pertama adalah Doha, Qatar di angka 250, urutan ketiga Kinshasa, Democratic Repiblic of the Congo di angka 172, urutan keempat Kampala, Uganda di angka 165, dan urutan kelima Addis Ababa, Etiopia di angka 163. (*)

#Kualitas Udara #Jakarta #Polusi Udara #Peduli Lingkungan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Hadirkan Customer Day 2026, XLSMART Dengarkan Kebutuhan dan Pengalaman Pelanggan
Direktur & Chief Information Technology Officer XLSMART, Yessie D. Yosetya saat peringatan Hari Pelanggan Nasional 2026 di Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 03 September 2026
Hadirkan Customer Day 2026, XLSMART Dengarkan Kebutuhan dan Pengalaman Pelanggan
Indonesia
Polusi Udara Jakarta Memburuk, Dinkes Imbau Kelompok Rentan Kurangi Aktivitas di Luar
Dinkes DKI Jakarta mengimbau bayi, balita, dan lansia mengurangi aktivitas di luar rumah saat polusi udara Jakarta sedang tidak baik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Polusi Udara Jakarta Memburuk, Dinkes Imbau Kelompok Rentan Kurangi Aktivitas di Luar
Berita Foto
Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati Tinggalkan Lapak Bahu Jalan, Pindah ke Lokbin
Aktivitas jual beli pedagang ikan Pasar kramat jati yang kini menempati lokasi binaan atau Lokbin Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (2/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 02 September 2026
Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati Tinggalkan Lapak Bahu Jalan, Pindah ke Lokbin
Berita Foto
LRT Jabodebek Layani 75,9 Juta Penumpang dalam Tiga Tahun Operasional
Sejumlah penumpang menaiki kereta Lintas Raya Terpadu (LRT) Jabodebek di Kawaasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 02 September 2026
LRT Jabodebek Layani 75,9 Juta Penumpang dalam Tiga Tahun Operasional
Berita Foto
Pameran Flona 2026 Hadirkan Ragam Tanaman dan Satwa di Lapangan Banteng
Pengunjung memilih tanaman kaktus (Cactaceae) saat Pameran Flora dan Fauna (Flona) 2026 di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 02 September 2026
Pameran Flona 2026 Hadirkan Ragam Tanaman dan Satwa di Lapangan Banteng
Indonesia
Viral Dugaan Pungli Lapas-Lapas di Jakarta, Kanwil Ditjenpas Bentuk Tim Investigasi
Isu dugaan pungutan liar (pungli) di sejumlah lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) di Jakarta mendadak viral di media sosial.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Viral Dugaan Pungli Lapas-Lapas di Jakarta, Kanwil Ditjenpas Bentuk Tim Investigasi
Indonesia
Prakiraan BMKG: Cuaca Jakarta Hari Ini Cerah Berawan Seharian, Malam Mulai Berawan Tebal
BMKG perkirakan cuaca di hampir seluruh wilayah DKI Jakarta cerah hingga cerah berawan sepanjang Selasa, 1 September 2026.
Frengky Aruan - Selasa, 01 September 2026
Prakiraan BMKG: Cuaca Jakarta Hari Ini Cerah Berawan Seharian, Malam Mulai Berawan Tebal
Indonesia
Warga Penunggu Haji Gocap Ditangkap Dinas Sosial Jakarta, 25 Orang Diamankan
Mereka diketahui merupakan peminta-minta yang sengaja menunggu pemberian uang pecahan Rp 50 ribu dari “Haji Gocap”.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Warga Penunggu Haji Gocap Ditangkap Dinas Sosial Jakarta, 25 Orang Diamankan
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Panas Terik di Jakarta hingga 35 Derajat Celsius, Hujan Mengintai Sore Hari
Cuaca Jakarta pada Senin, 31 Agustus 2026 bakal berubah-ubah, sesuai perkiraan BMKG.
Frengky Aruan - Senin, 31 Agustus 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Panas Terik di Jakarta hingga 35 Derajat Celsius, Hujan Mengintai Sore Hari
Indonesia
Jakarta Propertindo Sempurnakan Fasilitas LRT Rute Velodrome-Manggarai, Janji Bakal Lebih Nyaman
Penyempurnaan fasilitas dan prasarana ini menjadi bagian dari pengembangan transportasi massal Jakarta yang tidak hanya berorientasi pada konektivitas, tetapi juga kenyamanan, aksesibilitas, dan aspek lingkungan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Jakarta Propertindo Sempurnakan Fasilitas LRT Rute Velodrome-Manggarai, Janji Bakal Lebih Nyaman
Bagikan