PSI Kritik Rencana Proyek Monorel Ragunan-Setu Babakan Jakarta

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
PSI Kritik Rencana Proyek Monorel Ragunan-Setu Babakan Jakarta

Pemprov DKI Jakarta akan bongkar tiang monorel mangkrak di Rasuna Said. Foto: MerahPutih/Didik

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berniat untuk membangun monorel dengan rute Ragunan-Setu Babakan, Jakarta Selatan.

Penasehat Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta August Hamonangan menyoroti proyek tersebut.

Menurut dia, masih ada banyak masalah lain yang perlu dibenai di daerah Setu Babakan, bukan membangun monorel.

Pemprov DKI sebaiknya mempertimbangkan kembali rencana pembangunan monorel. Ia mencontohkan polusi kali di sekitar Setu Babakan yang belum diatasi secara tuntas hingga saat ini.

Baca juga:

Begini Rencana Anggaran Rp 100 Miliar Buat Bongkar Tiang Monorel di Jakarta

"Sebagai contoh, lihat saja kali-kali yang ada di sana. Kondisinya masih kotor dengan polusi dan belum dibersihkan juga sampai dengan saat ini. Padahal, itu sangat mengganggu dan berdampak hingga kepada kesehatan masyarakat," ucap August.

Memperdalam isu kebersihan di wilayah Setu Babakan dan Jagakarsa pada umumnya, August juga mempersoalkan masalah sampah.

"Terus sampah yang menumpuk di berbagai tempat dekat pemukiman juga terus menjadi masalah. Saya pikir hal-hal yang mendasar seperti ini, meskipun terlihat simpel, harus didahulukan ketimbang proyek-proyek besar seperti monorel," lanjutnya.

"Belum lagi kondisi sarana dan prasarana lokasi di Setu Babakan itu sendiri. Apakah sudah siap ketika dibangunkan monorel untuk menampung dan melayani pengunjung-pengunjung yang nantinya bisa jadi membludak," sambungnya.

August juga mempertanyakan dari mana pendanaan dan keberlanjutan dari proyek monorel yang direncanakan oleh Pemprov DKI.

"Pun dilaksanakan, sumber pendanaannya juga harus jelas. Jangan sampai pembangunannya nanti malah tersendat di tengah jalan. Bukannya dapat monorel yang bagus dan bermanfaat bagi warga, nanti mangkrak," imbuhnya.

Ia mengingatkan tentang tiang-tiang peninggalan proyek monorel yang mangkrak di sepanjang Jalan (Jl) Rasuna Said, Jakarta Selatan.

"Kita tidak ingin proyek monorel yang ada di rute Ragunan-Setu Babakan ini kemudian mengalami nasib yang sama. Jadi mohon dipertimbangkan kembali oleh Pemprov DKI dengan mengutamakan permasalahan-permasalahan yang mendasar terlebih dahulu," tutupnya. (Asp).

#Jakarta #Monorel #Tiang Monorel
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Influenza A Merebak, Dinkes Jakarta Minta Masyarakat Tidak Perlu Panik
Selain penguatan surveilans, Pemda juga memastikan kesiapan jejaring fasilitas pelayanan kesehatan,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Influenza A Merebak, Dinkes Jakarta Minta Masyarakat Tidak Perlu Panik
Olahraga
Lawan Arema, STY Kecewa Lagi-Lagi Laga Kandang Persija Terusir dari Jakarta Imbas Konser
Persija Jakarta terpaksa menjamu Arema FC di Stadion Patriot Bekasi imbas SUGBK dan JIS dipakai konser. Shin Tae-yong ungkap kekecewaannya!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Lawan Arema, STY Kecewa Lagi-Lagi Laga Kandang Persija Terusir dari Jakarta Imbas Konser
Indonesia
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Pemprov DKI masih berupaya menekan angka gini ratio di Jakarta yang sebesar 0,435. Angka ketimpangan ini masih menjadi 'pekerjaan rumah' bagi Jakarta untuk diselesaikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Indonesia
Potensi Kebocoran Parkir di Jakarta Capai Rp 1,4 Triliun Per Tahun
Seluruh transaksi parkir on-street wajib menggunakan kanal pembayaran resmi yang terintegrasi dan terverifikasi, bukan rekening pribadi juru parkir.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Potensi Kebocoran Parkir di Jakarta Capai Rp 1,4 Triliun Per Tahun
Berita Foto
Momen KPK Tahan Lima Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan BNPB
Tersangka dan pihak swasta, Bima Setiawan (206) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/10/2026)
Didik Setiawan - Kamis, 15 Oktober 2026
Momen KPK Tahan Lima Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan BNPB
Berita Foto
Momen Sestama BNPB Rustian usai Menjalani Pemeriksaan KPK
Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Oktober 2026
Momen Sestama BNPB Rustian usai Menjalani Pemeriksaan KPK
Indonesia
Kekurangan Gaji 10 Bulan PJLP DKI Jakarta Janji Dibayarkan Akhir Oktober
Persoalan tersebut bermula ketika pembahasan APBD 2026 dilakukan pada 2025. Saat itu, besaran UMP Jakarta 2026 belum ditetapkan
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Kekurangan Gaji 10 Bulan PJLP DKI Jakarta Janji Dibayarkan Akhir Oktober
Indonesia
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Saat ini, Pemprov DKI Jakarta menjalankan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang menjangkau sekitar 700 ribu peserta didik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Berita Foto
Pemprov DKI Perluas Akses Hunian Layak lewat Pembiayaan Rumah
Suasana pemukiman padat penduduk di Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Oktober 2026
Pemprov DKI Perluas Akses Hunian Layak lewat Pembiayaan Rumah
Berita Foto
Kartu Pekerja Jakarta Telah Jangkau 59.000 Pekerja Sejak 2018
Sejumlah pekerja beraktivitas di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Dukuh Atas, Jakarta, Senin (12/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Oktober 2026
Kartu Pekerja Jakarta Telah Jangkau 59.000 Pekerja Sejak 2018
Bagikan