Gara-Gara Corona, 15 Ribu Pelaku Wisata di Yogyakarta Menganggur

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 21 April 2020
 Gara-Gara Corona, 15 Ribu Pelaku Wisata di Yogyakarta Menganggur

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo (MP/Teresa Ika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pandemi corona menyebabkan industri pariwisata di wilayah Yogyakarta mati suri. Efeknya, ribuan karyawan diindustri wisata dirumahkan. Puluhan lainnya di PHK.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo menjelaskan Corona menyebabkan Yogyakarta sepi pengunjung. Banyak hotel, penginapan, tempat hiburan, restauran dan lokasi wisata berhenti operasi.

Baca Juga:

Sembuh dari Corona, Perempuan ini Bawakan Lagu Ucapan Terima Kasih Untuk Tim Medis

"Data kami hingga 16 April ada sekitar 15 ribu orang dirumahkan tapi tidak PHK. Mereka ada yang tidak mendapatkan gaji. Adapula yang masih mendapatkan gaji tapi hanya sebagian,"jelas Singgih di Yogyakarta, Selasa, (21/4).

Situasi di Jalan Malioboro tampak lenggang selama Pandemi corona
Situasi di Jalan Malioboro tampak lenggang selama pandemi corona (MP/Teresa Ika)

Sementara karyawan yang di-PHK ada sekitar 70-an orang. Untuk mengatasi hal ini, para karyawan yang tidak dapat penghasilan akan diarahkan untuk mengikuti program pra kerja dan menerima bantuan sosial (bansos).

Pihaknya kini gencar untuk mensosialisasikan para pelaku usaha dan destinasi wisata untuk mendaftarkan karyawannya yang sudah di PHK atau dirumahkan ke dalam program pra kerja dan bantuan sosial.

Pembagian bantuan sosial akan disesuaikan dengan ketentuan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah besaran nya adalah Rp 600.000 per orang.

Sementara itu Bupati Kabupaten Sleman Sri Purnomo mengatakan pihaknya mencatat ada sekitar dua ribuan pekerja yang di PHK.

"Ada ribuan karyawan juga yang dirumahkan dan tidak dapat gaji sementara," jelas Sri Purnomo.

Baca Juga:

Jumlah Orang Dalam Pengawasan di Indonesia Nyaris Tembus 200 Ribu

Industri yang paling banyak terdampak adalah industri jasa dan pariwisata. Sri Purnomo menjelaskan pengelola hotel dan usaha makanan banyak yang menghentikan operational karena sepi pembeli.

Iapun akan mengarahkan para warga pengangguran dan yang terdampak korona untuk mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah pusat maupun Pemerintah daerah.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Teresa Ika, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta.

Baca Juga:

Presiden Jokowi: Evaluasi dan Perbaiki Pelaksanaan PSBB

#Wisata Yogyakarta #Virus Corona #Pariwisata Indonesia #PHK
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
20 Ribu Pekerja Berpotensi di PHK, Pemerintah Harus Bersiap Bikin Mitigasi
Kebijakan fiskal preventif perlu disiapkan untuk menahan tekanan dunia usaha agar tidak berujung pada PHK, penundaan perekrutan, maupun penurunan upah secara signifikan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
20 Ribu Pekerja Berpotensi di PHK, Pemerintah Harus Bersiap Bikin Mitigasi
Indonesia
Badai PHK Intai Sektor Manufaktur, Hasil Simulasi Bisa Sampai 20 Ribu Pekerja
Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia memperingatkan potensi badai pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor manufaktur pada kuartal II 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Badai PHK Intai Sektor Manufaktur, Hasil Simulasi Bisa Sampai 20 Ribu Pekerja
Indonesia
PHK Meningkat, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Pekerja Dapat JKP Selama 6 Bulan
BPJS Ketenagakerjaan akan bergerak aktif menghubungi perusahaan untuk memastikan hak pekerja dapat segera diproses apabila PHK terjadi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
PHK Meningkat, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Pekerja Dapat JKP Selama 6 Bulan
Indonesia
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
PHK Krakatau Osaka Steel menjadi alarm. DPR mendesak pemerintah untuk menyelamatkan industri baja nasional.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
Indonesia
Setahun setelah PHK Sritex, Eks Karyawan Tuntut Pembayran Pesangon
Dalam tuntutan aksi itu, eks karyawan Sritex menuntut pembayaran pesangon oleh kurator.
Dwi Astarini - Minggu, 01 Maret 2026
Setahun setelah PHK Sritex, Eks Karyawan Tuntut Pembayran Pesangon
Indonesia
Manajemen Mie Sedaap Bantah PHK Besar-Besaran, Sebut Pegawai Aset Terpenting Perusahaan
Pihak manajemen akan terus menjalankan kegiatan usaha secara terukur, sesuai regulasi yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 26 Februari 2026
Manajemen Mie Sedaap Bantah PHK Besar-Besaran, Sebut Pegawai Aset Terpenting Perusahaan
Indonesia
PT KAS Tepis Isu PHK Massal Buruh Mie Sedaap, Pabrik Masih Beroperasi
PT Karunia Alam Segar (PT KAS), produsen Mie Sedaap, menipis isu adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terhadap ratusan buruh.
Wisnu Cipto - Rabu, 25 Februari 2026
PT KAS Tepis Isu PHK Massal Buruh Mie Sedaap, Pabrik Masih Beroperasi
Indonesia
Menaker Monitor Isu PHK Buruh Mie Sedaap, KSPI Ingatkan Modus Hindari Bayar THR
Beredar informasi di media sosial sekitar 400 pekerja dirumahkan beberapa hari sebelum memasuki bulan Ramadan.
Wisnu Cipto - Rabu, 25 Februari 2026
Menaker Monitor Isu PHK Buruh Mie Sedaap, KSPI Ingatkan Modus Hindari Bayar THR
Indonesia
Mie Sedaap Stop PHK Karyawan, DPR: Semua Perusahaan Wajib Bayar THR
Perusahaan diminta tidak melakukan PHK di bulan Ramadan, terlebih jika motifnya untuk menghindari kewajiban membayar tunjangan hari raya (THR). 

Dwi Astarini - Selasa, 24 Februari 2026
Mie Sedaap Stop PHK Karyawan, DPR: Semua Perusahaan Wajib Bayar THR
Indonesia
Tugas Baru Desk Ketenagakerjaan Polri Dampingi Buruh Korban PHK
Polri melalui Desk Ketenagakerjaan akan terus memberikan pelayanan terbaik, khususnya bagi buruh yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Wisnu Cipto - Senin, 16 Februari 2026
Tugas Baru Desk Ketenagakerjaan Polri Dampingi Buruh Korban PHK
Bagikan