Gara-gara Belum Disediakan Makan, Ayah Kandung Lempar Anaknya ke Tungku Masak

KaptenKapten - Selasa, 25 April 2017
Gara-gara Belum Disediakan Makan, Ayah Kandung Lempar Anaknya ke Tungku Masak

ilustrasi (Gettyimages)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Gara-gara kesal belum disiapkan makan oleh istrinya, seorang pria di Sukabumi, Jawa Barat, tega melempar anak kandungnya yang masih berusia 1,5 bulan ke bibir tungku masak.

Pelaku yang bernama Taruna bin Ace merupakan ayah kandung bocah malang itu, baru pulang dari bekerja sebagai buruh tani. Setibanya di rumah, pelaku merasa lapar, namun ternyata istri pelaku belum menyediakan makanan sehingga membuat pelaku kesal.

Melihat ulah suaminya, istri pelaku pun marah dengan melempar rantang ke lantai dapur. Tak terima perlakuan istrinya, pelaku pun secara spontan melempar anaknya yang masih bayi berusia 1,5 bulan yang sedang digendongnya ke lantai arah bibir tungku masak yang pada saat itu dalam keadaan menyala.

Menurut Kabid Humas Polda Jabar Kombes (Pol) Yusri Yunus, akibatnya korban menderita luka lebam dan lecet pada bagian dahi, dagu, paha, hidung mengeluarkan darah.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus di Mapolda Jabar, jalan Soekarno-Hatta, Bandung, Jawa Barat, Senin (13/2). (Foto MP/Rina Garmina)

"Korban yang masih berusia 1,5 bulan itu mengalami luka lebam dan lecet pada bagian dahi, dagu, paha dan hidungnya mengeluarkan darah," ungkap Yusri di Bandung, Selasa (25/4).

Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Nyalindung dan kemudian dirujuk ke RSUD R Syamsudin SH untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

"Saat ini, pelaku sudah diamankan di Rutan Mapolsek Nyalindung," tutup Yusri.

Berita ini merupakan laporan dari Mauritz, kontributor merahputih.com untuk wilayah Bandung dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: Ketakutan, Pengedar Sabu-sabu Lempari Polisi dengan Kayu

#Polda Jabar #Sukabumi
Bagikan
Ditulis Oleh

Kapten

Kapten Merah Putih

Berita Terkait

Indonesia
Sesar Bawah Laut Picu Gempa di Sukabumi, BMKG Imbau Masyarakat Jangan Panik
BMKG memastikan gempa di Sukabumi tidak menimbulkan kerusakan berarti karena masuk ketegori gempa dangkal.
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Sesar Bawah Laut Picu Gempa di Sukabumi, BMKG Imbau Masyarakat Jangan Panik
Indonesia
Sukabumi Mulai Diserbu Turis Lebaran, Ingat Tol Bocimi Sesi 3 Buka Cuma Sampai 17.00 WIB
Arus lalu lintas di jalur fungsional Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) sesi 3 terpantau padat pada Senin (23/3) pasca Lebaran 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 23 Maret 2026
Sukabumi Mulai Diserbu Turis Lebaran, Ingat Tol Bocimi Sesi 3 Buka Cuma Sampai 17.00 WIB
Indonesia
Unik Nih! Polda Jabar Siapkan Tim Blokir Kartu ATM Pemudik
Aktivitas transaksi perbankan biasanya meningkat selama masa mudik karena masyarakat melakukan berbagai kebutuhan pembayaran selama perjalanan maupun saat berlibur.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 12 Maret 2026
Unik Nih! Polda Jabar Siapkan Tim Blokir Kartu ATM Pemudik
Indonesia
Ayah Nizam Diduga Anggota Gangster, Komisi III DPR Perintahkan Kapolres Sukabumi: Hajar Saja
Wakil Ketua LPSK, Sri Suparyati, menyatakan mantan suami Lisnawati diketahui memiliki keterkaitan dengan kelompok gangster.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Maret 2026
Ayah Nizam Diduga Anggota Gangster, Komisi III DPR Perintahkan Kapolres Sukabumi: Hajar Saja
Indonesia
Kapolres Sukabumi Beberkan Fakta Baru Kematian Nizam Syafi’i, Disebut Jadi Korban Penganiayaan Berulang
Hasil visum menunjukkan korban mengalami luka lebam akibat trauma panas dan trauma benda tumpul.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Kapolres Sukabumi Beberkan Fakta Baru Kematian Nizam Syafi’i, Disebut Jadi Korban Penganiayaan Berulang
Indonesia
Komisi III DPR Ungkap Kejanggalan Kasus Kematian Nizam Syafi’i yang Tewas Disiksa Ibu Tiri
Komisi III meminta penyidik mengungkap secara jelas rentang waktu penganiayaan serta kronologi kejadian.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Komisi III DPR Ungkap Kejanggalan Kasus Kematian Nizam Syafi’i yang Tewas Disiksa Ibu Tiri
Indonesia
Ketua Komisi III DPR Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Kematian Bocah NS di Sukabumi
DPR meminta polisi menindak tegas pelaku dan memastikan proses hukum berjalan maksimal.
Dwi Astarini - Senin, 23 Februari 2026
Ketua Komisi III DPR Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Kematian Bocah NS di Sukabumi
Indonesia
65 Warga Cisarua Bandung Diduga Masih Tertimbun Tanah Longsor, 25 Jenazah Sudah Ditemukan
25 jenazah korban longsor telah diterima Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat di posko Puskesmas Pasirlangu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
65 Warga Cisarua Bandung Diduga Masih Tertimbun Tanah Longsor, 25 Jenazah Sudah Ditemukan
Indonesia
DVI Polda Jabar Terima 16 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua Bandung
Pos DVI telah berhasil mencocokkan data antemortem secara manual maupun digital melalui sistem elektronik yang terintegrasi dengan data tunggal kependudukan (KTP).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
DVI Polda Jabar Terima 16 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua Bandung
Indonesia
Hujan Deras Sebabkan Banjir dan Longsor di Sukabumi
BPBD Kabupaten Sukabumi mencatat ratusan warga terdampak, kerusakan infrastruktur, hingga terputusnya akses penghubung antarwilayah.
Dwi Astarini - Senin, 29 Desember 2025
Hujan Deras Sebabkan Banjir dan Longsor di Sukabumi
Bagikan