DVI Polda Jabar Terima 16 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua Bandung
Kondisi bencana longsor lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1/2026). (ANTARA/Dian Hadiana)
MerahPutih.com - Longsor terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Sabtu (24/1). Puluhan orang dikabarkan tertimbun.
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat mencatat sebanyak 16 kantong jenazah korban bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat ditemukan hingga Minggu siang.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan di Bandung, Minggu, mengatakan seluruh kantong jenazah tersebut saat ini berada di Pos Disaster Victim Identification (DVI) yang berlokasi di Puskesmas Pasirlangu untuk menjalani proses identifikasi.
“Per pukul 12.00 WIB hari ini, jumlah kantong jenazah yang kami terima bertambah menjadi 16 kantong. Sebelumnya, pada hari kemarin kami telah mengekspos sebanyak 11 kantong jenazah,” kata Hendra.
Baca juga:
Update Bencana Longsor Cisarua Bandung Barat: 6 Korban Tewas Berhasil Diidentifikasi
Dirinya menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima empat kantong tambahan yang masuk, dengan total sembilan jenazah di antaranya telah berhasil diidentifikasi dan dikonfirmasi melalui data sebelum meninggal atau ante-mortem.
Ia juga menambahkan, Pos DVI telah berhasil mencocokkan data antemortem secara manual maupun digital melalui sistem elektronik yang terintegrasi dengan data tunggal kependudukan (KTP).
Selain itu, hingga kini sekitar 80 korban longsor masih dalam pencarian, dengan dampak kerusakan pada lebih dari 30 rumah dari total 34 kepala keluarga serta jumlah pengungsi yang diperkirakan mencapai 300 hingga 400 orang akibat bencana tersebut.
Polda Jabar telah menggunakan Pos DVI sebagai tempat penampungan seluruh jenazah hasil evakuasi Tim SAR gabungan yang terdiri dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kepolisian, serta Tentara Nasional Indonesia.
Proses identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan setelah meninggal atau post-mortem, meliputi pengecekan gigi, wajah, sidik jari, serta indikator fisik lainnya.
Dari keseluruhan temuan tersebut, sebanyak sembilan jenazah telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga pada hari sebelumnya.
“Kami akan kembali melakukan rapat sebelum jenazah yang telah teridentifikasi diserahkan kepada keluarga yang sejak pagi telah menunggu di lokasi,” katanya. (*)
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
65 Warga Cisarua Bandung Diduga Masih Tertimbun Tanah Longsor, 25 Jenazah Sudah Ditemukan
DVI Polda Jabar Terima 16 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua Bandung
Update Bencana Longsor Cisarua Bandung Barat: 6 Korban Tewas Berhasil Diidentifikasi
Longsor Bandung Barat: 82 Orang Masih Dicari, Gubernur Jabar Putuskan Relokasi Warga
Hampir Semua Rumah 2 Kampung Tertimbun Longsor Cisarua: 8 Jasad Ditemukan 82 Orang Hilang
Total Kerusakan dan Kerugian Bencana Alam di Sumbar Capai Rp 33,5 Triliun
Akses Wisata Bromo dari Malang Longsor, Hanya Bisa Dilewati Roda 2
RM Salero Awak Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi Aceh Tamiang Setelah Sebulan Lumpuh Total
Hujan Deras Sebabkan Banjir dan Longsor di Sukabumi
Benda Mirip Bom di Depan Gereja GKPS Ternyata Cuma Kayu, Polisi Buru 'Prankster' yang Bikin Jantungan Warga