RM Salero Awak Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi Aceh Tamiang Setelah Sebulan Lumpuh Total
Ibu Arnis, pemilik Rumah Makan Salero Awak (MP/Ponco)
Merahputih.com - Roda perekonomian di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, menunjukkan sinyal positif sebulan setelah bencana banjir besar melanda wilayah tersebut. Salah satu potret ketangguhan warga terlihat dari Ibu Arnis, pemilik Rumah Makan (RM) Salero Awak.
Setelah melalui masa-masa kritis, ia akhirnya memutuskan untuk membuka kembali usahanya guna menggerakkan kembali ekonomi lokal.
Baca juga:
Sinyal dan Listrik Sudah Normal di Aceh Tamiang, Lumpur Masih Jadi Masalah
"Tiga minggu (pembersihan). Seminggu kita dengan nyorong (bersihkan) lumpurnya saja. Lumpurnya sedalam satu meter. Posisi alat-alat berserakan. Meja di atas meja, lemari di atas meja,” tutur Arnis, Jumat (2/1).
Misi Kemanusiaan di Balik Pemulihan Usaha
Proses pembersihan tempat usaha tersebut memakan waktu lama karena timbunan lumpur sisa banjir yang mencapai ketinggian satu meter. Namun, motivasi utama Arnis untuk segera bangkit bukanlah semata-mata soal keuntungan pribadi, melainkan nasib 15 orang karyawannya.
Sebagian besar pekerjanya adalah para janda dan warga yang kehilangan tempat tinggal akibat terjangan banjir. Rasa kemanusiaan inilah yang memicunya untuk mengabaikan kesedihan atas kerusakan fasilitas yang ada.
Berkat bantuan tenaga dari petugas Pekerjaan Umum (PU) serta para relawan, RM Salero Awak kini mulai melayani pelanggan kembali dalam enam hari terakhir.
Baca juga:
Bupati Aceh Tamiang Minta Tumpukan Kayu Terbawa Banjir Jadikan Kusen Buat Rumah Korban
Meski beroperasi dengan segala keterbatasan peralatan yang tersisa, Arnis mengaku bersyukur karena antusiasme pembeli mulai mendatangkan omzet yang menjanjikan.
“Alhamdulillah omzetnya bagus. Walaupun dengan keterbatasan. Insya Allah ada kehidupan baru di balik musibah ini. Pasti ada peningkatan ekonomi, terutama Indonesia," kata Arnis. (Pon)
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
RM Salero Awak Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi Aceh Tamiang Setelah Sebulan Lumpuh Total
Polri Turunkan 1.105 Personel ke Lokasi Bencana Sumatra, Percepat Identifikasi Korban Meninggal Dunia
Duka Selimuti Awal 2026, 380 Ribu Korban Bencana Sumatra Berstatus sebagai Pengungsi
Update Tinggi Air Jakarta: Pasar Ikan Siaga 2, Sunter Hulu Siaga 3, Lokasi Lain Masih Anteng di Level Normal
Presiden Prabowo Bolehkan Diaspora Kasih Sumbangan untuk Korban Bencana Sumatra, Syaratnya Ikhlas dan Minta Izin
Tolak Tetapkan Bencana Nasional di Sumatra, Prabowo: Kami masih Mampu, Seluruh Menteri Bekerja di Sini
BNPB Jamin Semua Anggota TNI yang Ikut Penanganan Bencana Sumatra Dapat Uang Lelah dan Makan Rp 165 Ribu per Hari
Prabowo Minta Masyarakat Hadapi Musibah dengan Ikhlas, Janji Tak Pernah Lari dari Rakyat
Solidaritas Pemprov DKI Jakarta, Kirim Bantuan Air Bersih dan Dana Rp 3 Miliar ke Daerah Terdampak Bencana Sumatra
Sinyal dan Listrik Sudah Normal di Aceh Tamiang, Lumpur Masih Jadi Masalah