Hujan Deras Sebabkan Banjir dan Longsor di Sukabumi

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 29 Desember 2025
Hujan Deras Sebabkan Banjir dan Longsor di Sukabumi

Longsor Sukabumi/dok BNPB

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — HUJAN deras dalam durasi lama menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi, Minggu (28/12). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat ratusan warga terdampak, kerusakan infrastruktur, hingga terputusnya akses penghubung antarwilayah.

Manajer Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna mengatakan hujan intensitas sedang hingga lebat menyebabkan luapan Sungai Cimandiri serta beberapa sungai lainnya. Hal itu memicu banjir dan longsor di sejumlah kecamatan.

“Bencana terjadi setelah hujan deras yang berlangsung cukup lama. Beberapa wilayah terdampak banjir, longsor, serta kerusakan infrastruktur. Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa,” ujar Daeng, Senin (29/12).

Pusdalops BPBD menyebut bencana terjadi di Kecamatan Gegerbitung, Cireunghas, Nyalindung, Jampangtengah, dan Purabaya. Di Kecamatan Gegerbitung, banjir akibat luapan Sungai Cimandiri merendam sekitar 30 hektare sawah siap panen di Desa Caringin dan Desa Cijureuy. Meski demikian, tidak dilaporkan adanya korban jiwa.

Sementara itu, di Kecamatan Cireunghas, banjir merendam permukiman warga di Desa Cireunghas dan Desa Bencoy. Sebanyak 38 kepala keluarga atau 120 jiwa terdampak. Sebanyak 32 rumah, 1 masjid, dan 1 sekolah terendam air setinggi kurang lebih 1 meter. Banjir di wilayah ini dilaporkan telah berangsur surut. Dampak paling signifikan terjadi di Kecamatan Nyalindung, Desa Sukamaju.

Baca juga:

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Tinggi 25 Kecamatan, Termasuk di Bogor & Sukabumi


Banjir dan longsor menyebabkan listrik padam total, lima jembatan putus, serta tiga akses jalan terputus. Selain itu, satu rumah dilaporkan roboh total, tiga rumah rusak sedang, dan sekitar 35 rumah terancam longsor. BPBD memperkirakan sekitar 200 jiwa mengungsi ke rumah sanak saudara untuk menghindari potensi bencana susulan.

“Di Nyalindung kerusakannya cukup berat, terutama pada infrastruktur dan permukiman. Warga memilih mengungsi secara mandiri ke tempat yang lebih aman,” kata Daeng.

Selain itu, banjir juga terjadi di Kecamatan Jampangtengah, tepatnya di Dusun Leuwi Dinding, Desa Tanjungsari. Luapan Sungai Cimandiri menyebabkan jembatan gantung penghubung antardesa putus sehingga warga harus memutar sejauh sekitar enam kilometer untuk beraktivitas.

Di Kecamatan Purabaya, banjir dan longsor merusak puluhan rumah warga di Desa Cimerang. BPBD mencatat rumah rusak berat dan sedang, tiga musala, satu jembatan, serta lahan pertanian seluas sembilan hektare terdampak. Tidak ada laporan korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada karena potensi bencana susulan masih bisa terjadi apabila hujan lebat kembali turun,” pungkasnya.(*)

Baca juga:

Lintasan Licin Sirkuit Hidzie Sukabumi Tak Halangi Dewa United Motorsport Menangi Kejurnas Sprint Rally 2025

#Sukabumi #Bencana Alam #Longsor
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Wilayah Kabupaten Banggai
pusat gempa itu berada di laut pada kedalaman 91 kilometer sebelah timur laut Pulau Puah.
Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 1 menit lalu
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Wilayah Kabupaten Banggai
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Timor Tengah Selatan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi magnitudo 5,1 mengguncang Timor Tengah Selatan, NTT, Kamis (27/5) pagi.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Timor Tengah Selatan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Indonesia
Sesar Bawah Laut Picu Gempa di Sukabumi, BMKG Imbau Masyarakat Jangan Panik
BMKG memastikan gempa di Sukabumi tidak menimbulkan kerusakan berarti karena masuk ketegori gempa dangkal.
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Sesar Bawah Laut Picu Gempa di Sukabumi, BMKG Imbau Masyarakat Jangan Panik
Indonesia
BPBD DKI Minta Warga Jakarta Waspadai Cuaca Ekstrem
Kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko bencana, khususnya banjir dan genangan.
Dwi Astarini - Sabtu, 16 Mei 2026
BPBD DKI Minta Warga Jakarta Waspadai Cuaca Ekstrem
Indonesia
Gubernur Dedi Beri Upah Rp 2 Juta ke Warga Cianjur Jika Tanam Pohon
Hal serupa sudah diterapkan di sejumlah wilayah lainnya di Jabar, sebagai upaya mengembalikan fungsi alam dan menjaga amanah dari leluhur Tatar Sunda.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Gubernur Dedi Beri Upah Rp 2 Juta ke Warga Cianjur Jika Tanam Pohon
Dunia
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Abu Vulkanis Ganggu Lalu Lintas
Lontaran material vulkanis tersebut diidentifikasi sebagai arus piroklastik (pyroclastic density current/PDC) yang dipicu runtuhan aliran lava.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Abu Vulkanis Ganggu Lalu Lintas
Dunia
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Ribuan Orang Dievakuasi
Lembaga vulkanologi setempat menetapkan Status Siaga Level 3 dalam skala lima tingkat.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
   Gunung Mayon di Filipina Meletus, Ribuan Orang Dievakuasi
Indonesia
Imbas Longsor, Proyek Strategis Nasional PLTA Cisokan Disetop Sementara
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) menghentikan sementara seluruh aktivitas pekerjaan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan di Jawa Barat.
Wisnu Cipto - Sabtu, 02 Mei 2026
Imbas Longsor, Proyek Strategis Nasional PLTA Cisokan Disetop Sementara
Indonesia
Perayaan Seba 2026, Warga Badui Jaga 47 Gunung di Banten
Masyarakat Badui patut diapresiasi dengan menjaga keseimbangan alam, sehingga dapat mencegah potensi bencana alam.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Perayaan Seba 2026, Warga Badui Jaga 47 Gunung di Banten
Indonesia
16 Kecamatan di Kota Bandarlampung Dilanda Banjir
Personel gabungan dikerahkan melakukan pendataan dan membantu membersihkan rumah warga yang terdampak banjir.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 April 2026
16 Kecamatan di Kota Bandarlampung Dilanda Banjir
Bagikan