MerahPutih.com - Jumlah korban tewas akibat dua gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela terus meningkat.
Presiden Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, melansir 1.450 orang dikabarkan meninggal
Dalam pidato yang disiarkan melalui televisi, Rodriguez mengatakan lebih dari 3.150 orang mengalami luka-luka, sementara 12.721 orang mengungsi atau terdampak bencana tersebut. Dan sebanyak 774 bangunan runtuh akibat gempa.
Operasi pencarian dan penyelamatan masih terus berlangsung. Lebih dari 25.000 personel penyelamat, anggota militer, polisi, tim perlindungan sipil, Palang Merah, serta berbagai organisasi kemanusiaan dikerahkan untuk menyelamatkan sebanyak mungkin korban.
Baca juga:
Prabowo Salat Id di Aceh agar Dekat dengan Korban Bencana Alam
Sebanyak 2.624 personel penyelamat internasional turut membantu upaya penanganan bencana, didukung oleh 137 anjing pelacak dan 49 kendaraan pendukung.
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), dua gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela pada Rabu dengan selang waktu hanya 39 detik.
Gempa berkekuatan magnitudo 7,5 berpusat sekitar 23 kilometer di tenggara Yumare, negara bagian Yaracuy, sementara gempa magnitudo 7,2 terjadi sekitar 23,9 kilometer di timur laut San Felipe, yang juga berada di negara bagian Yaracuy, menurut USGS. (*)