MerahPutih.com – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memproyeksikan jumlah penduduk terdampak gempa besar di Venezuela pada Rabu (24/6) mencapai 6,76 juta orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 2 juta orang diperkirakan terdampak di ibu kota Caracas.
Baca juga:
Gempa Susulan Kembali Guncang Venezuela, Warga Masih Trauma usai Bencana Besar
Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) PBB mengungkapkan analisis awal citra satelit menunjukkan skala kehancuran cukup besar, termasuk 31,5 persen bangunan di Catia La Mar yang mengalami kerusakan.
Jam-jam dan hari-hari pertama setelah bencana merupakan masa yang sangat menentukan. Periode itu akan membentuk seluruh tahapan penanganan berikutnya,
kata Amy Pope, Direktur Jenderal IOM.
Respons Kemanusiaan Mendesak
IOM menegaskan telah bergerak cepat meningkatkan respons darurat. Bantuan yang telah diposisikan sebelumnya mulai disalurkan, termasuk tempat penampungan darurat, kebutuhan pokok, dan perlindungan bagi masyarakat.
Respons cepat sangat penting agar kami dapat memberikan bantuan penyelamatan jiwa sekaligus mendukung masyarakat Venezuela melewati hari-hari dan bulan-bulan penuh tantangan,
Amy Pope, Direktur Jenderal IOM.
IOM menyebut koordinasi terus dilakukan bersama pemerintah Venezuela, PBB, serta mitra kemanusiaan. Bantuan darurat yang sebelumnya ditempatkan di Caracas kini dipersiapkan untuk didistribusikan ke wilayah terdampak paling parah.
"Sudah terlihat jelas bahwa jumlah pengungsi akan bertambah karena masyarakat mencari tempat yang lebih aman," tutur Pope.
Baca juga:
Korban Tewas Tembus 1.430 Jiwa, Gempa Susulan di Atas M 6,0 Masih Intai Venezuela
Dua Gempa Dahsyat Berselang 39 Detik
Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), Venezuela diguncang dua gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 dengan selang waktu hanya 39 detik.
Gempa bermagnitudo 7,5 berpusat sekitar 23 km di tenggara Yumare, Yaracuy. Dilansir Antara, saat hampir bersamaan terjadi gempa M 7,2 terjadi 23,9 km di timur laut San Felipe, Yaracuy.
Data terakhir dari Pemerintah Venezuela hingga Minggu (28/6), mencatat 3.142 keluarga kehilangan tempat tinggal, 3.238 orang terluka, serta menewaskan 1.430 warga. (*)