MerahPutih.com - Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi mengatakan, sejumlah fasilitas transportasi ikut terdampak usai gempa Bumi M7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Berdasarkan laporan yang diterima Kemenhub, gempa berdampak pada sejumlah sarana dan prasarana transportasi di NTT.
Beberapa di antaranya adalah Pelabuhan Laurentius Say, Pelabuhan Reo, Pelabuhan Nangakeo, hingga Bandara Komodo.
Baca juga:
Gempa M7,7 Guncang NTT: 200 BTS di 10 Kabupaten dan Kota Alami Gangguan
Sejumlah Pelabuhan dan Bandara Terdampak Gempa M7,7 NTT
Sedangkan di Pelabuhan Laurentius Say, bagian dermaga dan bangunan ruang tunggu roboh. Saat gempa terjadi, KM Bukit Siguntang tengah bersandar di dermaga tersebut.
Sementara itu, Pelabuhan Reo mengalami kerusakan pada bagian kantor dan terminal. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kerusakan ringan juga terjadi di Pelabuhan Nangakeo mulai dari plafon runtuh dan tembok retak. Akibat kondisi tersebut, layanan perintis untuk sementara dihentikan.
Gempa juga berdampak pada sejumlah fasilitas di Bandara Komodo. Kerusakan terjadi di Gedung PKP-PK, terminal sisi darat, gedung administrasi, serta kerusakan minor pada fasilitas sisi udara, yakni fillet Taxiway A.
Baca juga:
Gubernur NTT Laporkan Korban Jiwa Gempa M 7,7 Berjumlah 5 Orang
Bandara Komodo Tetap Beroperasi Normal usai Gempa NTT
Ia pun telah menginstruksikan seluruh unit kerja terkait untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap fasilitas-fasilitas transportasi terdampak, baik pelabuhan, terminal hingga bandara, guna memastikan seluruh sarana dan prasarana berada dalam kondisi aman pascaterjadinya gempa Bumi.
Keselamatan penumpang dan seluruh petugas harus tetap jadi prioritas utama.
ujar Dudy, Sabtu (15/8)
Dudy menyebutkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Dudy mengatakan, Bandara Komodo tetap beroperasi normal dengan pembatasan.
Lalu, ia meminta jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemenhub di NTT dan sekitarnya terus berkoordinasi dengan BMKG, Basarnas, TNI/Polri, pemerintah daerah, serta operator transportasi untuk memantau kondisi di lapangan.
Baca juga:
Wilayah Labuan Bajo dan Maumere Terimbas Pemadaman Listrik Dampak Gempa NTT
Ia bahkan juga meminta petugas memprioritaskan keselamatan penumpang dan meningkatkan kewaspadaan.
Meskipun peringatan dini tsunami telah dicabut, saya minta seluruh pihak untuk tetap mengutamakan aspek keselamatan dalam bermobilitas, khususnya di wilayah terdampak.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, selalu update informasi resmi terkait cuaca dari BMKG, dan senantiasa ikuti arahan petugas di lapangan," terangnya. (knu)