MerahPutih.com - Jumlah korban tewas akibat dua gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela kembali meningkat.
Presiden Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, melaporkan data terbaru total korban meninggal dunia mencapai 1.450 orang, setelah ditemukan 20 jenazah baru.
Baca juga:
PBB Proyeksikan 6,7 Juta Korban Terdampak Gempa Venezuela, 2 Juta di Ibu Kota Caracas
Rodriguez menyebut lebih dari 3.150 orang luka-luka dan 12.721 orang mengungsi. Sehari sebelumnya dilaporkan Antara, jumlah korban tewas 1.430 orang dengan 3.238 korban luka. Data terakhir mencatat ada 774 bangunan runtuh.
Operasi pencarian dan penyelamatan masih terus berlangsung,
Presiden Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez
Ratusan Anjing Pelacak Diterjunkan Upaya Penyelamatan
Rodriguez menambahkan sebanyak 137 anjing pelacak dan 49 kendaraan pendukung diterjunkan untuk mencari para korban yang mesih terjebak di dalam reruntuhan.
Menurut dia, sebanyak 2.624 personel penyelamat internasional turut membantu penanganan bencana. Diharapkan kehadiran tim internasional ini diharapkan mempercepat evakuasi korban yang masih terjebak di reruntuhan.
Kami kerahkan lebih dari 25.000 personel dari militer, polisi, Palang Merah, dan organisasi kemanusiaan,
Presiden Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez
Gempa Kembar Dahsyat
Untuk diketahui, Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat gempa kembar berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6) dengan selang waktu hanya 39 detik.
Baca juga:
Korban Tewas Tembus Ribuan Jiwa, Gempa Susulan di Atas M 6,0 Masih Intai Venezuela
Gempa magnitudo 7,5 berpusat sekitar 23 km di tenggara Yumare, sementara gempa magnitudo 7,2 terjadi 23,9 km di timur laut San Felipe. Dilansir dari Antara, kedua titik pusat gempa dahsyat itu berada di negara bagian Yaracuy. (*)