MerahPutih.com - Operasi Ketupat Lodaya 2026 akan segera berlangsung. Polisi menyiapkan ribuan apparat untuk melayani pemudik lebaran.
Ada layanan teranyar dari Polisi Daerah Jawa Barat, dalam operasi ini akan membantu proses pemblokiran kartu ATM yang hilang saat mudik Lebaran.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, layanan tersebut disiapkan untuk menangani berbagai persoalan yang berkaitan dengan transaksi perbankan yang dialami masyarakat selama perjalanan mudik Lebaran.
"Layanan ini untuk membantu masyarakat yang memiliki persoalan terkait perbankan, misalnya kehilangan ATM sehingga bisa segera dibantu proses pemblokirannya,” kata Rudi di Bandung, Kamis (12/3).
Direktorat Siber akan membantu masyarakat berkoordinasi dengan pihak perbankan agar proses penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
“Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian memberikan perlindungan kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran,” katanya/
Aktivitas transaksi perbankan biasanya meningkat selama masa mudik karena masyarakat melakukan berbagai kebutuhan pembayaran selama perjalanan maupun saat berlibur.
“Kalau masyarakat mengalami kehilangan ATM atau ada persoalan transaksi, silakan melapor. Nanti Direktorat Siber akan membantu untuk mempercepat koordinasi dengan pihak bank,” ujarnya.
Layanan tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun beraktivitas selama libur Lebaran.
“Intinya kita ingin masyarakat merasa aman selama mudik. Kalau ada kendala terkait perbankan atau kejahatan siber, kita siap membantu,” katanya.
Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari, yaitu mulai tanggal 13 Maret sampai dengan 25 Maret 2026, dengan melibatkan 161.243 personel gabungan.
Polri sendiri telah menyiapkan 2.746 pos yang terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, serta 343 pos terpadu. (*)