Ganjar: PDIP Bukan PKI

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 26 Juni 2020
Ganjar: PDIP Bukan PKI

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dibakarnya bendera PDIP pada aksi massa PA 212 menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di depan gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (24/6), mendapatkan sorotan politikus PDIP Ganjar Pranowo, yang juga menjabat Gubernur Jawa Tengah.

Ganjar dalam kasus tersebut mempertanyakan dari mana asal bendera PKI yang turut dibakar oleh massa aksi demo itu, mengingat bendera PKI itu jelas dilarang dan mereka mudah mendapatkannya.

Baca Juga

Benderanya Dibakar Seraya Disebut PKI, PDIP: Ini Fitnah Keji

"Itu (bendera PKI) jelas terlarang, mereka dapatnya dari mana?. Kalau saya bandingkan bendera PDIP kan beli dimana-mana ada yang jual," ujar Ganjar, Jumat (26/6).

Ganjar Pranowo. (ANTARA/HO-Wisnu Adhi)
Ganjar Pranowo. (ANTARA/HO-Wisnu Adhi)

Ganjar menduga bendera PKI tersebut di sablon dan diproduksi sendiri. Ia berharap aparat kepolisian bisa mengungkap hal itu. Terlepas dari itu, Ganjar menegaskan partainya PDIP bukan PKI seperti yang diteriakkan dalam video tersebut.

"Saya imbau simpatisan PDIP diman saja berada khususnya di Jawa Tengah tidak terprovokasi. Saya ini orang PDIP sudah lama, saya bukan PKI. Kami juga tidak setuju PKI, itu clear!," tegasnya.

Baca Juga

Tjahjo Kumolo Instruksikan Seluruh Kader PDIP se-Indonesia Geruduk Kantor Polisi

Ia pun mendukung langkah DPP PDIP yang lebih mengedepankan proses hukum dalam merespons kasus pembakaran bendera PDIP. Langkah hukum ini pernah ditempuh PDIP pada 1996, disaat itu kantor PDIP di Jakarta di rusak.

"Yang terjadi saat ini adalah sebuah goncangan dari hasil kontestasi politik. Saya menyayangkan cara yang dilakukan oleh massa tersebut. Tolong mari saling hormati antar institusi. Tidak setuju boleh tapi jangan merusak kehormatan lembaga lain," kata dia.

Ia menambahkan sebagai orang PDIP tidak terkait dengan PKI. Bahkan semua orang yang ada di PDIP adalah orang-orang beragama dan anti PKI.

"Maaf ya kita orang beragama, anti PKI," pungkas Ganjar. (*)

Baca Juga

Bendera PDIP Dibakar, PDIP Solo Sebar Broadcast WA

Berita ini merupakan laporan Ismail Soli, kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya.

#Ganjar Pranowo #PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Ganjar Pranowo Datang, Lagu 'Flabomora' Berkumandang di NTT
Para ibu setempat melantukan lirik lagu yang menyentuh hati, nada senduh dan teduh menenangkan perasaan.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Ganjar Pranowo Datang, Lagu 'Flabomora' Berkumandang di NTT
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Bagikan