Ganjar Minta ASN Tegakkan Aturan dan Tingkatkan Pelayanan

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Jumat, 17 November 2017
Ganjar Minta ASN Tegakkan Aturan dan Tingkatkan Pelayanan

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendorong seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jateng untuk selalu memberikan pelayanan sesuai dengan peraturan dan berani menolak jika ada permintaan menyalahi prosedur.

"Ketika masyarakat ada yang ingin seenaknya dan tidak sesuai aturan, mereka harus berani menjelaskan. ASN saya dorong untuk berani menjelaskan bahwa pengurusan itu harus sesuai dengan aturan yang ada," kata Ganjar kepada wartawan di Semarang, Jumat (17/11).

Menurut Ganjar, pelayanan prima yang diberikan pemerintah juga harus diimbangi oleh masyarakat yang turut serta dalam menegakkan aturan.

Politikus PDI Perjuangan itu mengaku bersyukur karena saat ini masyarakat bisa merasakan birokrasi Pemprov Jateng yang lebih ramah dan egaliter, terlebih dengan semakin banyaknya kanal-kanal komunikasi yang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan pertanyaan, saran ataupun keluhan terkait dengan pelayanan publik.

"Ada keramahan birokrasi di pemprov, ada suasana birokrasi yang kasual. Birokrasi kasual ini adalah proses yang terbentuk panjang dan menunjukkan bahwa birokrasi semakin egaliter karena dorongan kita untuk melayani mudah, murah, dan cepat," katanya.

Ganjar menyebutkan, keberhasilan reformasi birokrasi bisa dilihat dari keteladanan yang diberikan pemimpinnya.

Karena itu, Ganjar juga mendorong pimpinan-pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk terus berinovasi dan berkreasi demi pelayanan publik yang prima.

"ASN sebenarnya siap, tapi pimpinan di atasnya yang dituntut dan ditantang untuk berinovasi dan berkreasi. Itu juga yang selalu saya dorong," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Pemprov Jateng Sri Puryono menambahkan reformasi birokrasi bukanlah upaya yang mudah untuk dilakukan karena memerlukan keteladanan dari pemimpin masing-masing.

Reformasi birokrasi di Pemprov Jateng, kata dia, diawali dari komitmen pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng untuk membangun tata kelola pemerintahan yang bersih.

Komitmen itu senantiasa dijaga dan dicerminkan melalui slogan 'Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi'.

"Kuncinya adalah keteladanan, kemauan dan tekad. Pak Ganjar dan pak Heru sudah memberikan contoh mboten korupsi, mboten ngapusi. Selain itu, tekad teman-teman untuk mau berubah melakukan reformasi birokrasi yang semakin baik. Dengan adanya keteladanan dan tekad, kita akan mengontrol diri sendiri," ujarnya. (*)

#Ganjar Pranowo #Gubernur Jawa Tengah #Aparatur Sipil Negara (ASN)
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Dikepung Cuaca Ekstrem, ASN dan Karyawan Swasta Diizinkan WFH
Cuaca ekstrem melanda Jakarta. Pemprov DKI menerapkan WFH bagi ASN dan pegawai swasta hingga 28 Januari 2026. Ini aturan lengkapnya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Jakarta Dikepung Cuaca Ekstrem, ASN dan Karyawan Swasta Diizinkan WFH
Indonesia
Pemkot Solo Mulai Uji Coba WFA untuk ASN, Efisiensi Anggaran Jadi Alasan
Pemerintah Kota Solo mulai uji coba Work From Anywhere (WFA) bagi ASN di 9 OPD. Kebijakan ini terkait efisiensi anggaran dan evaluasi kinerja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Januari 2026
Pemkot Solo Mulai Uji Coba WFA untuk ASN, Efisiensi Anggaran Jadi Alasan
Indonesia
Hari Pertama Kerja 2026, Pemprov DKI Serahkan SK Pengangkatan 16.426 PPPK Paruh Waktu
Pemprov DKI Jakarta memastikan seluruh layanan publik berjalan normal pada hari pertama kerja 2026. Tingkat kehadiran pegawai tercatat mencapai 99 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Januari 2026
Hari Pertama Kerja 2026, Pemprov DKI Serahkan SK Pengangkatan 16.426 PPPK Paruh Waktu
Indonesia
ASN Diperbolehkan WFA Jelang Tahun Baru 2026, Layanan Publik Tetap Jalan
Pemerintah mengizinkan ASN bekerja dari mana saja atau WFA selama libur Natal dan Tahun Baru 2026, berlaku 29–31 Desember. Layanan publik tetap dijaga.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Desember 2025
ASN Diperbolehkan WFA Jelang Tahun Baru 2026, Layanan Publik Tetap Jalan
Indonesia
Kebakaran di Pasar Wonogiri, Pemkab Tetapkan Status Kedaruratan
Pemkab telah menetapkan status kedaruratan untuk Pasar Wonogiri. Setelah dilalap api, Pemkab Wonogiri akan segera membangun pasar darurat.
Soffi Amira - Senin, 06 Oktober 2025
Kebakaran di Pasar Wonogiri, Pemkab Tetapkan Status Kedaruratan
Indonesia
Gubernur Pramono: Jangan Hanya Andalkan APBD, ASN DKI Jakarta Harus Lebih Kreatif
Pramono Anung menekankan pentingnya transformasi ekonomi untuk menjadikan birokrasi Jakarta lebih transparan dan fleksibel.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 24 September 2025
Gubernur Pramono: Jangan Hanya Andalkan APBD, ASN DKI Jakarta Harus Lebih Kreatif
Indonesia
Lepas 1.700 Peserta ASN Run 2025, Gubernur Pramono: Bukti Jakarta Aman Gelar Event Besar
Pramono sebut kegiatan ini menjadi salah satu langkah membentuk ASN yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 September 2025
Lepas 1.700 Peserta ASN Run 2025, Gubernur Pramono: Bukti Jakarta Aman Gelar Event Besar
Indonesia
Gubernur Luthfi Turun Tangan, Respons Desakan Mundur Bupati Pati Sudewo yang Dituding Arogan hingga Ribuan Warga Turun ke Jalan
Jawa Tengah adalah tepo seliro dan gotong-royong kita tinggi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 13 Agustus 2025
Gubernur Luthfi Turun Tangan, Respons Desakan Mundur Bupati Pati Sudewo yang Dituding Arogan hingga Ribuan Warga Turun ke Jalan
Indonesia
Kondisi Mental ASN DKI Jakarta Bikin Merinding, DPRD Minta Layanan Psikologis Ada di Tiap Puskesmas
Komisi E akan mengawal hal ini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 12 Agustus 2025
Kondisi Mental ASN DKI Jakarta Bikin Merinding, DPRD Minta Layanan Psikologis Ada di Tiap Puskesmas
Indonesia
Oknum ASN Ditangkap karena Terlibat Terorisme, Pengamat: Kemenag ‘Lalai’ dalam Tangkal Ideologi Radikal
Seorang pegawai Kementerian Agama ditangkap Densus 88 atas dugaan keterlibatan jaringan terorisme.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Agustus 2025
Oknum ASN Ditangkap karena Terlibat Terorisme, Pengamat: Kemenag ‘Lalai’ dalam Tangkal Ideologi Radikal
Bagikan