Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Fokus Bombardir Militer Iran, Trump Ogah Tentara AS Main di Darat

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 04 Maret 2026
Fokus Bombardir Militer Iran, Trump Ogah Tentara AS Main di Darat

Presiden AS Donald Trump. (Foto: Partai Republik AS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan tidak akan mengerahkan pasukan darat ke Iran, meski konflik di Timur Tengah terus memanas.

Alasannya, fokus serangan militer AS menyasar infrastruktur militer Iran. Menurut Trump, tujuan AS di Iran saat ini sudah nyaris tercapai tanpa perlu operasi darat.

Sikap Presiden Trump itu terungkap dalam unggahan di platform X, koresponden Gedung Putih untuk News Nation, Kellie Meyer, setelah berbicara langsung dengan Trump melalui telepon selama dua menit.

Baca juga:

Iran Tutup Pintu Negosiasi, Ilusi Kosong Trump Dibayar Nyawa Tentara AS

Menanggapi serangan terhadap Kedutaan Besar AS di Riyadh, Trump hanya menjawab singkat, “Anda akan segera tahu” terkait balasan yang akan diberikan AS.

Ketika ditanya Meyer soal opsi penugasan pasukan darat AS, Trump menegaskan tidak perlu diterjunkan.

“Saya tidak akan memberikan jawaban pasti mengenai hal itu. Saya rasa, hal itu tidak diperlukan,” imbuh Trump, dalam unggahan itu, dilansir Antara, Selasa (3/3).

Sikap Senada Menlu AS Marco Rubio

Beberapa jam sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyampaikan pemerintahan Trump yakin tujuan mereka di Iran dapat dicapai tanpa pengerahan pasukan darat.

“Saat ini, fokus kami adalah menghancurkan peluncur rudal balistik, persediaan rudal balistik, kemampuan manufaktur rudal balistik, drone serang satu arah, dan Angkatan Laut mereka,” kata Rubio kepada wartawan di Capitol Hill.

Baca juga:

Amerika Klaim Hancurkan 11 Kapal Iran di Teluk Oman

Eskalasi Konflik Timur Tengah

Pernyataan Trump dan Rubio muncul di tengah meningkatnya eskalasi konflik Iran-AS-Israel yang telah memasuki hari keempat. Serangan terhadap Kedutaan Besar AS di Riyadh menambah ketegangan, sementara Israel menyatakan menargetkan Iran dan Lebanon setelah Hizbullah melancarkan serangan rudal dan drone ke Tel Aviv. (*)

#Iran #Donald Trump #Konflik Timur Tengah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Setelah Blokade Selat Hormuz, AS dan Israel Berencana Terapkan Blokade Darat ke Iran
Blokade darat disebut menjadi salah satu dari sejumlah opsi yang sedang dipertimbangkan Washington dan Tel Aviv untuk menekan Iran agar kembali ke meja perundingan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Setelah Blokade Selat Hormuz, AS dan Israel Berencana Terapkan Blokade Darat ke Iran
Indonesia
AS Serang Iran Habis-Habisan, DPR: Indonesia Harus Serukan Gencatan Senjata
Militer AS melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran pada Rabu malam waktu Amerika atau Kamis (30/7) dini hari waktu Teheran.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AS Serang Iran Habis-Habisan, DPR: Indonesia Harus Serukan Gencatan Senjata
Dunia
Iran Serang Pangkalan Udara Al Azraq Yordania, 3 Jet Tempur F-35 Milik AS Hancur
Serangan itu, dikabarkan yang menghancurkan tiga jet tempur F-35 milik Amerika Serikat dan merusak parah tiga lainnya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Iran Serang Pangkalan Udara Al Azraq Yordania, 3 Jet Tempur F-35 Milik AS Hancur
Dunia
Board of Peace Sepakat Lucuti Senjata Milik Hamas, Pasukan Kepolisian Baru Akan Amankan Gaza
Dewan Perdamaian menyatakan Hamas telah menyetujui peta jalan rinci untuk melaksanakan tahapan berikutnya dari gencatan senjata di Gaza.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Board of Peace Sepakat Lucuti Senjata Milik Hamas, Pasukan Kepolisian Baru Akan Amankan Gaza
Dunia
AS Siapkan Sanksi Baru Buat Rusia dan Iran, Bakal Kenakan Tarif Bea 500 Persen
Pemungutan suara tersebut merupakan tahap prosedural kedua terkait RUU tersebut dalam waktu kurang dari 24 jam.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
AS Siapkan Sanksi Baru Buat Rusia dan Iran, Bakal Kenakan Tarif Bea 500 Persen
Indonesia
AS Kerahkan 20 Kapal ke Timur Tengah Buat Operasi Militer dan Blokade Selat Hormuz
AS dan Iran sebenarnya telah menandatangani nota kesepahaman pada 18 Juni untuk mengupayakan berakhirnya konflik sejak 28 Februari namun berakhir tanpa tindak lanjut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
AS Kerahkan 20 Kapal ke Timur Tengah Buat Operasi Militer dan Blokade Selat Hormuz
Dunia
Arab Saudi Tembak Jatuh Drone Iran Yang Sasar Kilang Minyak
Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengecam serangan tersebut, dan menegaskan tekad kerajaan “untuk menjaga keamanan dan kedaulatannya
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Arab Saudi Tembak Jatuh Drone Iran Yang Sasar Kilang Minyak
Dunia
3 Tanker Pro-AS Nekat Lewati Ranjau Iran di Selat Hormuz, 1 Meledak 2 Balik Kanan
iga tanker minyak pro-AS nekat melintasi Selat Hormuz. Satu meledak terkena ranjau Iran, dua lainnya mundur. Iran peringatkan kapal jangan terjebak janji keamanan Trump.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
3 Tanker Pro-AS Nekat Lewati Ranjau Iran di Selat Hormuz, 1 Meledak 2 Balik Kanan
Olahraga
Ferran Torres Pamer Topi 'Make Spain Great Again' Saat Parade Juara, Gedung Putih Angkat Bicara
Penampilan pemain berusia 26 tahun mengenakan topi bertuliskan empat kata tersebut memicu dua penafsiran berbeda
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 Juli 2026
Ferran Torres Pamer Topi 'Make Spain Great Again' Saat Parade Juara, Gedung Putih Angkat Bicara
Dunia
Kapal Asing Jangan Nekat Lewat Jalur Selat Hormuz, Iran Mulai Tebar Ranjau Laut
Presiden Donald Trump telah menegaskan gencatan senjata antara AS dan Iran sudah tidak lagi berlaku.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Kapal Asing Jangan Nekat Lewat Jalur Selat Hormuz, Iran Mulai Tebar Ranjau Laut
Bagikan