Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Pilpres 2019

Fadli Zon Sebut Program Kartu Jokowi Jurus Mabuk, TKN: Dia Kali Lagi Mabok

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 26 Februari 2019
 Fadli Zon Sebut Program Kartu Jokowi Jurus Mabuk, TKN: Dia Kali Lagi Mabok

Direktur Penggalangan Pemilih Muda TKN Jokowi-Ma'ruf, Bahlil Lahadalia (Foto: Dok Pribadi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Direktur Penggalangan Pemilih Muda Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Bahlil Lahadalia mengomentari pernyataan pedas politisi Partai Gerindra Fadli Zon yang menyebut program tiga kartu Jokowi sebagai jurus mabuk.

Tiga kartu yang dimaksud adalah KIP Kuliah, Kartu Sembako Murah dan Kartu Pra Kerja.

Padahal, kata Bahlil tiga kartu sakti Jokowi merupakan program pro rakyat yang bertujuan ingin meningkatkan dan mengembangkan kesejahteraan rakyat.

"Itu Fadli Zon aja yang mengatakan jurus mabok, mungkin dia lagi mabok kali," kata Bahlil kapada wartawan di posko cemara, Selasa (26/2).

Politisi Partai Gerindra Fadli Zon kritik Kartu Sakti Jokowi
Wakil Ketua DPP Partai Gerindra Fadli Zon kritik program kartu sakti Jokowi (MP/Ponco Sulaksono)

Bahlil mengatakan, jika Fadli Zon tidak setuju dengan program tersebut, artinya dia tidak setuju rakyat Indonesia sejahtera. Fadli Zon tidak setuju ada beasiswa anak-anak yang ingin melanjutkan sekolah dan kuliahnya.

Fadli Zon tidak setuju ada orang selesai kuliah belum mempunyai kerja terima pendapatan, kemudian dia tidak setuju kalau pemerintah ikut intervensi harga-harga barang.

"Tapi kalau dia setuju dengan program pak Jokowi saya yakin dia setuju untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat indonesia," tukas Bahlil.

Dia berharap program Jokowi ini tidak dijadikan amunisi serangan politik. Sebab, program ini merupakan kebijakan politik yang baik dalam rangka memberikan kepastian bagi rakyat.

"Saya pikir hal itu tidak usah diperdebatkan soal senjata atau bukan. Karena program pak Jokowi merupakan pikiran baik, pikiran bijak dari seorang pemimpin untuk membuat satu kuputusan polical well dalam rangka memberikan kepastian bagi rakyatnya."

"Kepastian untuk anak-anak yang tamat SMA bisa kuliah, kepastian yang baru selesai kuliah mau dapat kerja ada, kepastian apa lagi adalah ketika harga-harga mahal, pemerintah hadir untuk membuat murah dengan kartu itu," pungkasnya.

Sebelum itu, Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Fadli Zon mengkritisi, program kartu sakti Jokowi.

Program itu disebutnya jurus mabuk yang dimanfaatkan untuk mendongkrak elektabilitas Jokowi yang stagnan.

"Ini menurut saya adalah jurus mabuk gitu ya. Jurus mabuk karena elektabilitasnya sudah mangkrak sehingga muncul lagi jurus-jurus ini," kata Fadli Zon di komplek senayan Jakarta, baru-baru ini.(Fdi)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Anggota DPR RI Paling Malas Lapor Harta Kekayaan ke KPK

#KIP #Kartu Indonesia Pintar #Presiden Jokowi #Fadli Zon #Partai Gerindra
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Pertemuan itu membawa pengembalian benda-benda budaya, artefak budaya, yang diselundupkan ke Amerika Serikat secara ilegal dan setelah dilakukan satu provenance research atau asal-usul,.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Indonesia Kembali Masuk Komite UNESCO Setelah 12 Tahun, Siap Bawa AI ke Dunia Budaya
Indonesia resmi terpilih sebagai anggota Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO periode 2026–2030 dengan 113 suara. Fokus pada AI, preservasi digital, dan ketahanan budaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Indonesia Kembali Masuk Komite UNESCO Setelah 12 Tahun, Siap Bawa AI ke Dunia Budaya
Indonesia
Menteri Kebudayaan Minta Tambahan Dana Rp 3,9 Triliun, Buat Dukung Industri Film
Menbud siap berkoordinasi dengan Danantara terkait tantangan ini untuk mendukung distribusi film nasional yang lebih merata di berbagai wilayah di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Menteri Kebudayaan Minta Tambahan Dana Rp 3,9 Triliun, Buat Dukung Industri Film
Indonesia
Fadli Zon Sebut Kunjungan Prabowo ke Prancis Menguntungkan
Kunjungan kali ini merupakan kunjungan keempat Prabowo ke Prancis.
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Fadli Zon Sebut Kunjungan Prabowo ke Prancis Menguntungkan
Indonesia
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Partai Gerindra memberikan peringatan keras bahwa tidak ada ruang bagi pelanggaran serupa di masa depan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Indonesia
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Partai Gerindra akan menggelar sidang terhadap anggota DPRD Jember, Ahmad Syahri Assidqi. Ia ketahuan main game sambil merokok saat rapat.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Lifestyle
Fadli Zon Resmikan Art Jakarta Gardens 2026, Tekankan Kolaborasi dan Edukasi Seni
Jakarta Art Gardens juga menjadi sarana edukasi publik agar semakin dekat memahami dan menghargai seni rupa sebagai bagian penting dari kehidupan budaya kita
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
Fadli Zon Resmikan Art Jakarta Gardens 2026, Tekankan Kolaborasi dan Edukasi Seni
Indonesia
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Survei yang berlangsung pada 13–22 April 2026 ini melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui metode multi-stage random sampling
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Bagikan