Lingkungan

EUPHORIA untuk Mewujudkan Indonesia Merdeka dari Sampah

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Sabtu, 24 Desember 2022
EUPHORIA untuk Mewujudkan Indonesia Merdeka dari Sampah

Berbagai perlombaan untuk mengedukasi pentingnya bumi bebas sampah. (Foto: Unsplash/Nick Fewings)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ANTUSIAS kaum muda mengikuti lomba menulis dan komik EUPHORIA (Ending Plastic Pollution Through Poster and Writing Contest for A Cleaner Indonesia) sangat tinggi. Kompetisi lanjutan dari EUPHORIA #1 ini melibatkan 1.538 peserta kompetisi dari seluruh Indonesia serta lebih dari 50.000 peserta mengikuti webinar nasional.

Tak kalah dari tahun sebelumnya, tahun ini ribuan peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, hingga mahasiswa mendaftarkan dirinya pada kompetisi yang diselengarakan oleh Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta Tim Koordinasi Nasional Penanganan Sampah Laut (TKN PSL).

Baca Juga:

Mengolah Sampah Plastik Jadi Barang Cantik

Kompetisi yang telah dibuka sejak Agustus ini mengusung tema Mendorong Penguatan Budaya Literasi dalam Rangka Mewujudkan Laut Indonesia yang Merdeka dari Sampah. Selain pengumuman pemenang kompetisi, pada acara puncak EUPHORIA #2 yang diselenggarakan pada Kamis (22/12) juga dilaksanakan Peluncuran Buku Kumpulan Cerita Pendek & Essai EUPHORIA 2021, pertunjukan dongeng interaktif, serta Talkshow.

Laut sudah dipenuhi dengan banyak sampah. (Foto: Unsplash/Naja Bertolt Jensen)

Acara puncak ini dibuka oleh Abdul Halim Muharram yang merupakan Widyaprada Ahli Utama Direktorat Sekolah Dasar, Kemendikbudristek dan Rofi Alhanif yang merupakan Asisten Deputi Pengelolaan Sampah dan Limbah, Kemenko Marves.

"Generasi saat ini harus mewarisi bumi yang bersih dan sehat untuk generasi selanjutnya”, kata Asisten Deputi Pengelolaan Sampah dan Limbah, Kemenko Marves Rofi Alhanif.

Menurut Rofi, kompetisi ini diselenggarakan sebagai sarana untuk mengedukasi generasi muda agar meningkat kesadarannya akan pentingnya pengelolaan sampah dan upaya pengurangan sampah dari sumbernya.

Baca Juga:

Pokdarwis Sulap Limbah Plastik Jadi Solar dan Bensin

Abdul Halim Muharram yang merupakan Widyaprada Ahli Utama Direktorat Sekolah Dasar, Kemendikbudristek sangat mendukung diselenggarakannya kompetisi ini. "Butuh kebersamaan, kolaborasi, inovasi, dan ketahanan diri dari semua pihak untuk memajukan bangsa dan agar bisa bersaing dengan negara lain," ujar Abdul.

Novrizal Tahar selaku Direktur Penanganan Sampah, PSLB3 KLHK berharap generasi muda terus mengobarkan semangat untuk mengurangi sampah plastik di laut.

Kehadiran sampah di laut dapat merusak biota laut. (Foto: TKN PSL)

"Perubahan perilaku di masyarakat dimulai dari literasi generasi muda, terutama anak-anak. Karya yang sudah di buat oleh adik-adik ini harus diterapkan benar-benar ya ke kehidupan sehari-harinya," papar Novrizal.

Kompetisi dan Webinar Nasional EUPHORIA #2 ini menjadi wadah generasi muda menyampaikan inovasi, gagasan, dan kegelisahannya dalam bentuk karya tulis dan poster.

Karya para peserta lomba ini diharapkan dapat memacu semangat remaja dan pemuda untuk bergerak dan ikut mengampanyekan pengelolaan sampah di rumah dan lingkungan tetangganya. Dengan begitu, target Indonesia untuk mengurangi sampah di 2025 hingga 30 persen dan pengurangan sampah plastik ke laut 70 persen pada 2025 dapat tercapai. (ikh)

Baca Juga:

Industri 4.0 Buka Berbagai Peluang Mengurangi Produksi Limbah

#Peduli Lingkungan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
28 Perusahaan Tambang Nakal Kena Denda Triliunan, DPR Minta Uangnya Langsung Balik ke Rakyat Terdampak
Namun, keberanian itu harus dibarengi dengan transparansi alokasi dana denda agar tidak terjadi penyimpangan di kemudian hari
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
28 Perusahaan Tambang Nakal Kena Denda Triliunan, DPR Minta Uangnya Langsung Balik ke Rakyat Terdampak
ShowBiz
Dari Pengelolaan Sampah hingga Penanaman Mangrove, Synchronize Fest Tegaskan Komitmen Hijau
Synchronize Fest konsisten menjalankan berbagai inisiatif ramah lingkungan untuk mengurangi dampak negatif aktivitas urban.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 19 Oktober 2025
Dari Pengelolaan Sampah hingga Penanaman Mangrove, Synchronize Fest Tegaskan Komitmen Hijau
Lifestyle
Eco Paws, Kampanye Kreatif untuk Masa Depan Lebih Baik
Jakarta Premium Outlets menyerukan kampanye masa depan berkelanjutan lewat aksi nyata Eco Paws.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Oktober 2025
Eco Paws, Kampanye Kreatif untuk Masa Depan Lebih Baik
Indonesia
Pagi ini, Kualitas Udara di Jakarta Terburuk Kedua di Dunia
Kualitas udara di Jakarta terburuk kedua di dunia, Sabtu (23/8) pagi. Jakarta berada di angka 177 atau masuk kategori tidak sehat.
Soffi Amira - Sabtu, 23 Agustus 2025
Pagi ini, Kualitas Udara di Jakarta Terburuk Kedua di Dunia
Indonesia
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Pemerintah Anugerahkan Kalpataru Lestari untuk Pejuang Hijau
Di Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Kementerian Lingkungan Hidup memberikan penghargaan Kalpataru Lestari kepada 12 pejuang lingkungan dari berbagai daerah.
Hendaru Tri Hanggoro - Kamis, 05 Juni 2025
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Pemerintah Anugerahkan Kalpataru Lestari untuk Pejuang Hijau
Indonesia
Budidaya Larva Black Soldier Fly Antarkan Nasabah PNM Mekaar ke Penghargaan Mata Lokal Award 2025
Ema Suranta raih penghargaan Local Ace in Organic Waste Transformation dalam ajang Mata Lokal Award 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Mei 2025
Budidaya Larva Black Soldier Fly Antarkan Nasabah PNM Mekaar ke Penghargaan Mata Lokal Award 2025
Lifestyle
Kisah Chaim Joel Fetter Sediakan Pusat Kesejahteraan Anak di Sumbawa, Menunggu Uluran Bantuan Tempat Tidur
Pada 2006, ia bersama istri dan beberapa teman dekat mendirikan Yayasan Peduli Anak.
Dwi Astarini - Kamis, 24 April 2025
Kisah Chaim Joel Fetter Sediakan Pusat Kesejahteraan Anak di Sumbawa, Menunggu Uluran Bantuan Tempat Tidur
Indonesia
Khatib Salat Jumat Hari ini Diminta Sampaikan Pesan Pelestarian Lingkungan, Jemaah juga Ikut Tanam Pohon
Khatib salat Jumat hari ini diminta untuk menyampaikan pesan pelestarian lingkungan. Jemaah juga diminta untuk menanam pohon.
Soffi Amira - Jumat, 18 April 2025
Khatib Salat Jumat Hari ini Diminta Sampaikan Pesan Pelestarian Lingkungan, Jemaah juga Ikut Tanam Pohon
Indonesia
Udara Jakarta tidak Sehat Buat Kelompok Sensitif, Pemprov Mau Tiru Cara Paris dan Bangkok
Jakarta peringkat 12 kota dengan kualitas udara buruk dunia.
Wisnu Cipto - Selasa, 15 April 2025
Udara Jakarta tidak Sehat Buat Kelompok Sensitif, Pemprov Mau Tiru Cara Paris dan Bangkok
Fun
Kampanye #pilahdariSekarang ajak Masyarakat Kelola Sampah Demi Kelestarian Lingkungan
Kampanye #pilahdariSekarang mengajak masyarakat memahami pentingnya pengelolaan sampah.
Ikhsan Aryo Digdo - Selasa, 26 November 2024
Kampanye #pilahdariSekarang ajak Masyarakat Kelola Sampah Demi Kelestarian Lingkungan
Bagikan