Elektabilitas Jauh di Bawah Ganjar, Puan Digoyang Sentimen Patriarki?

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 22 Desember 2021
Elektabilitas Jauh di Bawah Ganjar, Puan Digoyang Sentimen Patriarki?

Ketua DPR RI Puan Maharani (baju hitam) ikut menanam bawang bersama para petani di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Selasa (21/12/2021). ANTARA/HO-DPR RI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Nama Ketua DPR Puan Maharani santer akan diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dalam Pilpres 2024 mendatang. Namun berdasarkan hasil sejumlah lembaga survei, elektabilitas Puan tak kunjung memuaskan.

Nama Puan selalu berada di papan bawah. Elektabilitas Puan jauh di bawah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Survei Charta Politika Indonesia misalnya, menempatkan Ganjar di urutan teratas dengan elektabilitas sebesar 25,8 persen. Sementara elektabilitas Puan hanya 0,8 persen.

Baca Juga:

Baliho Puan Muncul di Lokasi Bencana Semeru, PDIP Sebut Spontanitas Relawan

Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Wasisto Raharjo Jati mengungkap sejumlah penyebab elektabilitas puteri dari Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri itu yang tak kunjung beranjak ke posisi atas.

"Saya pikir elektabilitas Puan yang belum naik karena kultur politik yang patriarkis sehingga menyebabkan adanya ketimpangan gender dalam karier politik," kata Wasis kepada Merahputih.com, Rabu (22/12).

Selain itu, kata Wasis, sosok Puan senantiasa berada di balik layar dan masih di bayang-bayang Megawati, sehingga Ketua DPR perempuan pertama tersebut belum bisa berdikari sepenuhnya dalam karier politik.

Menurut Wasis, kuatnya pengaruh religius dalam kehidupan yang belum suportif terhadap kepemimpinan perempuan juga menjadi penyebab mandegnya elektabilitas Puan.

Padahal, baliho Puan sudah mewarnai jalan-jalan utama di sejumlah daerah. Bahkan, anggota Fraksi PDIP di DPR juga sudah diinstruksikan untuk memasang baliho di dapil mereka masing-masing. Namun, upaya tersebut dinilai belum efektif untuk mendongkrak elektabilitas Puan.

"Upaya itu belum begitu efektif malah justru kontradiktif karena narasi dan penempatan baliho Puan itu hadir manakala sebagian besar masyarakat Indonesia terdampak pandemi," ujarnya.

Baca Juga:

Ganjar Pranowo Rajai Survei Capres, PDIP Masih Tunggu Titah Megawati

Meski didukung habis-habisan oleh PDIP, namun Wasis menilai pemilih partai berlambang banteng moncong putih tersebut tidak serta merta mendukung Puan untuk maju dalam gelaran Pilpres 2024.

"Karena saat ini dan ke depan, para pemilih PDIP lebih condong menominasikan calon dari akar rumput daripada nominasi yang didorong elite," ungkapnya.

Jika hasil survei setahun ke depan elektabilitas Puan masih stagnan, Wasis memprediksi PDIP akan beralih mencalonkan Ganjar untuk melanjutkan estafet kepemimpinan nasional.

"Bisa jadi karena tentu PDIP akan bersikeras mempertahankan kekuasaan untuk periode ketiga dengan mengusung Ganjar sebagai figur utama," tutup dia. (Pon)

Baca Juga:

Tak Ikuti Jejak Anies, Ganjar Tegaskan UMP Jateng Sesuai Peraturan Pemerintah

#Puan Maharani #Ganjar Pranowo #Pilpres 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Puan Maharani meminta pemerintah memaksimalkan pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan sekitar Anak Krakatau, Selat Sunda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Puan mengatakan DPR siap mendukung jika hasil kajian menyimpulkan integrasi kedua lembaga tersebut dapat membuat pemantauan dan mitigasi bencana lebih efektif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Kabut asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan warga sekaligus menghambat aktivitas pendidikan, transportasi, hingga kegiatan ekonomi.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Indonesia
Asap Karhutla Kalimantan Bisa Sampai Malaysia, Puan Minta Kemlu Segera Berkoordinasi
Puan Maharani meminta Kemlu berkoordinasi dengan Malaysia terkait dampak asap karhutla di Kalimantan yang dapat dirasakan hingga negara tetangga.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
Asap Karhutla Kalimantan Bisa Sampai Malaysia, Puan Minta Kemlu Segera Berkoordinasi
Indonesia
Ganjar Pranowo Datang, Lagu 'Flabomora' Berkumandang di NTT
Para ibu setempat melantukan lirik lagu yang menyentuh hati, nada senduh dan teduh menenangkan perasaan.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Ganjar Pranowo Datang, Lagu 'Flabomora' Berkumandang di NTT
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan
Penanganan tidak cukup hanya dengan memadamkan api, tetapi juga harus diikuti perlindungan terhadap masyarakat yang terdampak.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
DPR Desak Pemerintah Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan
Indonesia
Gempa 7,7 SR Guncang NTT, Puan Tuntut Respons Kilat Pemerintah
Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa NTT magnitudo 7,7. Pendataan korban, distribusi logistik, dan pengungsian ramah kelompok rentan jadi prioritas.
Wisnu Cipto - Minggu, 16 Agustus 2026
Gempa 7,7 SR Guncang NTT, Puan Tuntut Respons Kilat Pemerintah
Berita Foto
Ketua DPR Puan Maharani Sampaikan Pidato dalam Rapat Paripurna RUU APBN 2027
Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna DPR di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 14 Agustus 2026
Ketua DPR Puan Maharani Sampaikan Pidato dalam Rapat Paripurna RUU APBN 2027
Bagikan