Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

El Mencho, Bos Kartel CJNG yang Kematiannya Bikin Meksiko Kaos

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 23 Februari 2026
El Mencho, Bos Kartel CJNG yang Kematiannya Bikin Meksiko Kaos

El Mencho, Bos Kartel CJNG yang Kematiannya Bikin Meksiko Kaos.(foto: Instagram @ losdurosconlosduros)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — NEMESIO Oseguera Cervantes atau yang lebih dikenal lewat julukan ‘EL Mencho’ ialah satu dari segelintir nama yang memberikan dampak besar dan bertahan lama dalam sejarah kejahatan terorganisasi di Meksiko.

Seperti dilansir BBC, El Mencho berasal dari latar belakang perdesaan yang sederhana di Negara Bagian Michoacan, wilayah barat Meksiko. Kebangkitannya ke puncak salah satu kartel paling ditakuti dan berbahaya di Meksiko modern, Kartel Jalisco New Generation (CJNG), terjadi sangat cepat. Ia mencapai posisi puncak di CJNG melalui agresi, ambisi, kebrutalan, serta sikap tanpa belas kasihan.

Pada 1980-an, ia pindah ke AS sebagai imigran tanpa dokumen. Ketika itu, ia bahkan sudah memiliki pengalaman awal dalam aktivitas kriminal, termasuk menanam ganja di negara bagian asalnya. Sejumlah penangkapan di AS terjadi kepadanya saat ia semakin terlibat dalam kejahatan narkotika di California hingga akhirnya dijatuhi hukuman beberapa tahun penjara di AS.

Oseguera kemudian dideportasi kembali ke Meksiko pada usia 30 tahun dan mulai sepenuhnya terjun ke aktivitas kartel. Ia bekerja untuk Kartel Milenio yang berbasis di Michoacan. Reputasinya tumbuh sebagai bos yang kalkulatif dan kejam. Ia berada di posisi ideal ketika kartel itu pecah. Dari sisa-sisa kartel itu, CJNG muncul dengan El Mencho sebagai pemimpinnya. Melalui kombinasi ekspansi wilayah dan kemampuan beradaptasi untuk mengalihkan aktivitas kartel ke kejahatan ilegal baru yang menguntungkan, El Mencho mengubah kelompok itu menjadi kekuatan kriminal dominan di Meksiko.

Baca juga:

Meksiko Diamuk Gelombang Kekerasan setelah Gembong Narkoba El Mencho Tewas



Kepemimpinannya dan kartelnya diuntungkan keruntuhan Kartel Sinaloa setelah pemimpinnya, Joaquin ‘El Chapo’ Guzman, diekstradisi ke AS. Pertempuran antarfaksi di Sinaloa kemudian merobek kelompok itu dari dalam. Kartel Generasi Baru kemudian menguasai sebagian besar perdagangan fentanyl setelah kejatuhan putra-putra El Chapo. Salah satunya, Joaquin Guzman Lopez, yang menyerahkan diri kepada otoritas AS dan menjatuhkan rival terbesar kelompoknya, Ismael ‘El Mayo’ Zambada.

El Mencho jelas diuntungkan kekosongan kekuasaan dan rangkaian peristiwa dramatis di Sinaloa. Namun, seperti sering terjadi dalam dunia narkoba Meksiko, mahkota itu tidak lama ia kenakan.

Dalam sebuah operasi penyerbuan pada Minggu (22/1) waktu setempat, El Mencho dinyatakan meninggal akibat luka serius. Otoritas Meksiko dan AS melaporkan intelijen AS terlibat dalam operasi yang menjatuhkan gembong tersebut, memberi operasi itu nuansa kerja sama lintas batas yang dapat menguntungkan kedua pemerintah. Kematian El Mencho dipuji sebagai kemenangan baik di Meksiko maupun Amerika Serikat.

Bagi militer Meksiko, seorang pemimpin kartel telah disingkirkan dari persamaan, sehingga, setidaknya secara teori dan mungkin untuk sementara, melemahkan kelompok kriminal yang ia pimpin. Namun, respons dari anak buah El Mencho datang dengan cepat. Blokade jalan didirikan dan kekerasan meluas ke jalan-jalan di sebanyak delapan negara bagian, dari Guerrero di pesisir Pasifik hingga Tamaulipas di timur laut. Ibu kota, Mexico City, dan negara bagian sekitarnya, bahkan ikut mengalami insiden.

Sebagian kekerasan terburuk terjadi di Jalisco. Pria bersenjata dan bertopeng membakar toko-toko di ibu kota negara bagian, Guadalajara, salah satu lokasi Piala Dunia FIFA musim panas ini. Di resor pantai Puerto Vallarta, wisatawan dan warga setempat berlindung di tempat hingga gelombang kekerasan mereda.

Aksi anarkistis ini unjuk kesetiaan dari pasukan kaki El Mencho sekaligus luapan kemarahan terhadap otoritas karena menyingkirkan pemimpin mereka. Namun, apakah blokade jalan dan mobil yang dibakar itu lebih daripada sekadar aksi simbolis, apakah kekerasan akan mereda atau meningkat, baru akan jelas dalam beberapa hari mendatang. Reaksi aparat penegak hukum akan sangat menentukan.

Sudah lama diketahui bahwa dalam kelompok kriminal transnasional seperti ini, bahkan dengan pemimpin kartel yang sangat berpengaruh seperti Oseguera, hampir selalu ada tiga atau empat letnan yang siap menggantikannya. Meski begitu, El Mencho jelas merupakan sosok kunci dalam kebangkitan kelompok tersebut.(dwi)

Baca juga:

Meksiko Kirim 26 Tokoh Kartel Narkoba ke AS, Ada Deal dengan Trump

#Meksiko #Kartel Narkoba #Narkoba
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Dubes Malaysia Ingin Dapat Akses Konsuler Ke Pilot Bawa 25 Kilogram Narkoba
Modus yang digunakan memanfaatkan keistimewaan jalur crew (claim tag crew) saat melakukan check-in di Bandara Soetta, sehingga jalurnya berbeda dengan penumpang umum.
Alwan Ridha Ramdani - 35 menit lalu
Dubes Malaysia Ingin Dapat Akses Konsuler Ke Pilot Bawa 25 Kilogram Narkoba
Indonesia
Bareskrim Bongkar Modus Pilot Malaysia Bawa 70.114 Butir Ekstasi dan Sabu dalam Koper
Bareskrim Polri mengungkap modus pilot Malaysia berinisial MSBO yang menyelundupkan 70.114 butir ekstasi dan sabu melalui Bandara Soekarno-Hatta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Bareskrim Bongkar Modus Pilot Malaysia Bawa 70.114 Butir Ekstasi dan Sabu dalam Koper
Indonesia
Pilot Malaysia Ditangkap di Bandara Soetta, Ketahuan Selundupkan 70 Ribu Pil Ekstasi
Pilot Malaysia ditangkap di Bandara Soetta, setelah ketahuan membawa 70 ribu butir ekstasi.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Pilot Malaysia Ditangkap di Bandara Soetta, Ketahuan Selundupkan 70 Ribu Pil Ekstasi
Indonesia
Pilot Malaysia Terciduk Selundupkan 25 Kg Ekstasi di Soetta. Begini Modus dan Upahnya!
Polri tangkap pilot Malaysia berinisial MSBO di Bandara Soekarno-Hatta. Ia kedapatan membawa 25 kg ekstasi dan sabu dengan upah 50.000 ringgit. Barang bukti 70.114 butir ekstasi disita.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
Pilot Malaysia Terciduk Selundupkan 25 Kg Ekstasi di Soetta. Begini Modus dan Upahnya!
Dunia
Keiko Fujimori Langsung Berlakukan Darurat Militer dan Perang Lawan Kartel Narkoba Usai Jadi Presiden Peru
Dalam pidato perdananya di Istana Parlemen, Lima, Fujimori secara terbuka menyuarakan "perang" terhadap kartel narkoba
Angga Yudha Pratama - Kamis, 30 Juli 2026
Keiko Fujimori Langsung Berlakukan Darurat Militer dan Perang Lawan Kartel Narkoba Usai Jadi Presiden Peru
Indonesia
Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Dugaan Keterlibatan Anggota Polres Tangsel dalam Kasus Narkoba
Kasus dugaan penyalahgunaan narkotika dan penyalahgunaan wewenang yang melibatkan Kasat Narkoba Polres Tangerang Selatan menjadi perhatian Komisi III DPR.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Dugaan Keterlibatan Anggota Polres Tangsel dalam Kasus Narkoba
Indonesia
Kasat di Tangerang Diduga Terlibat Peredaran Narkoba, DPR Desak Pemecatan
Kasus tersebut harus menjadi momentum bagi Polri untuk melakukan evaluasi dan pembenahan internal secara menyeluruh.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Kasat di Tangerang Diduga Terlibat Peredaran Narkoba, DPR Desak Pemecatan
Indonesia
Beda Versi Sama Bareskrim, Kapolres Tangsel Bilang Anak Buahnya Kasat Narkoba Bukan Ditangkap
Kapolres Tangsel AKBP Boy Jumalolo menegaskan Kasat Narkoba AKP Pardiman tidak terlibat kasus narkoba, hanya menjadi saksi di Bareskrim. Meski begitu, ia diperiksa Propam Polda Metro Jaya terkait fungsi pengawasan.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 Juli 2026
Beda Versi Sama Bareskrim, Kapolres Tangsel Bilang Anak Buahnya Kasat Narkoba Bukan Ditangkap
Indonesia
7 Anggota Polres Tangsel Diperiksa Bareskrim, Wakapolres Belum Terima Informasi Lengkap
Tujuh anggota Polres Tangsel diperiksa Bareskrim. Namun, Wakapolres Tangsel belum menerima informasi lengkap.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
7 Anggota Polres Tangsel Diperiksa Bareskrim, Wakapolres Belum Terima Informasi Lengkap
Indonesia
Jaga Muruah Polri, Mabes Pastikan tak Ada Ampun untuk Kasat Narkoba Tangsel
Polri berkomitmen menindak tegas setiap bentuk penyalahgunaan narkotika, termasuk yang melibatkan personel internal.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Jaga Muruah Polri, Mabes Pastikan tak Ada Ampun untuk Kasat Narkoba Tangsel
Bagikan