Ekspresikan Rasa Syukur, Kemendagri Gelar Wayangan
Ilustrasi pertunjukan wayang
MerahPutih Budaya- Beragam cara dapat dilakukan untuk mengekspresikan rasa syukur kepada Tuhan. Melalui berbagai pagelaran seni dan budaya ekspresi syukur juga dapat tersampaikan. Dalam rangka syukuran atas ditetapkannya 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila, Kemendagri menggelar acara wayang di kompleks Kemendagri, Jakarta, kemarin.
Dalam keterangannya Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan pagelaran wayang kulit yang dilangsungkan jajarannya bertujuan sebagai bentuk rasa syukur atas dikeluarkannya Kepres Hari Lahir Pancasila.
"Poin dari acara ini, kita sampaikan syukur karena Presiden keluarkan Kepres Hari Lahir Pancasila,” kata Mendagri Tjahjo, Sabtu (25/6).
Selain itu, acara juga bertujuan untuk mengingatkan bangsa Indonesia dengan sosok Bung Karno yang lahir dan wafat pada bulan Juni.
"Esensinya supaya masyarakat tahu bahwa Bung Karno itu proklamator, penggagas Pancasila, dan Presiden pertama bangsa Indonesia. Itu saja,” ujarnya.
Bertepatan dengan peringatan Nuzulul Quran, Kemendagri mensinergikan rangkaian pagelaran kebudayaan lokal dengan prosesi lomba membaca Al-quran. Sekaligus penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba.
Dalam pagelaran itu, animo masyarakat telihat cukup besar untuk menyaksikan gelaran wayang kulit yang didalangi oleh Ki H Manteb Soedharsono.
"Dalam wayangan ini, Kemendagri juga mengundang sekitar 2.000an orang. Acara ini juga terbuka untuk umum," tuntasnya.
BACA JUGA:
Bagikan
Berita Terkait
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Diberhentikan Sementara, Mendagri Tito: Langgar Aturan Pergi ke Luar Negeri
Kemendagri Telusuri Sumber Biaya Umrah Bupati Aceh Selatan di Tengah Bencana
Bupati Aceh Selatan Umrah Saat Bencana, Anak Buahnya Ikut Terseret Diperiksa
Mirwan MS dalam Pemeriksaan, Wamendagri: Kepala Daerah Tak Boleh Tinggalkan Tugas Saat Bencana
Presiden Prabowo Minta Kemendagri Copot Bupati Aceh Selatan, Ini Respons Wamendagri
60 Ribu Desa Tak Punya Aturan Jelas Batas Wilayah, Negara Targetkan 5 Ribu Beres 2029
Cuma 14% Desa Indonesia Punya Perkada Batas Desa, 60 Ribu Sisanya Simpan Potensi Konflik
Peringatan Hari Wayang, Fadli Zon: Ekosistem Kebudayaan Harus Jalan
Bupati Pati Sudewo Batal Dimakzulkan, Kemendagri: Ini Pelajaran Mahal bagi Kepala Daerah
Kasus Wakil Bupati Pidie Jaya Gampar Kepala SPPB MBG Sudah Masuk Radar Inspektorat Kemendagri