Duh, Gaya Rambut Ponytail Ternyata Bisa Bikin Sakit Kepala

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Minggu, 15 Desember 2019
Duh, Gaya Rambut Ponytail Ternyata Bisa Bikin Sakit Kepala

Gaya rambut ponytail sebabkan sakit kepala (Foto: Pexels/Edgar Martinez)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENYANYI Ariana Grande selalu terlihat seksi dan bold dengan gaya rambut ponytail. Gaya itu sudah jadi trademark pelantun Thank You, Next itu. Namun, di balik penampilan khas itu, Grande menyimpan kisah sedih. Pada 2018 silam, penyanyi 26 tahun itu mengeluh kepalanya sering sakit gara-gara kerap menggunakan gaya rambut tersebut.

Namun, apa benar sakit kepala Grande karena gaya rambutnya itu? Faktanya, menurut sebuah penelitian,gaya rambut ponytail bisa membuat rambutmu terserang alopecia, kerontokan rambut karena penyakit autoimun. Demikian dilansir Huffpost.

Baca juga:

Gaya Rambut Sempurna Untuk Perempuan Berkacamata

Untuk soal sakit kepala karena kuncir, Wade Cooper, Profesor di Universitas Michigan, mengatakan ponytail membuat kepala sakit karena ada saraf di kepala yang tertarik.

Pada awalnya memang tidak sakit, tapi karena durasi, rasa sakit akan memuncak di kepala. "Saraf-sarat itu menjadi semakin sakit. Akhirnya itu mengirimkan sinyal rasa sakit ke otak itu sendiri," ujarnya.

Perempuan yang sering migrain besar kemungkinannya mengalami sakit kepala saat rambutnya dikuncir (Foto: Pexels/Bennie Lukas Bester)

Sependapat dengan Cooper, Kiran Rajneesh, Asisten Profesor Neurologi di Universitas Ohio State, mengatakan ada istilah lain dari rasa sakit akibat gaya rambut ponytail. Istilah itu bernama Allodynia, sensasi rasa sakit yang tak biasa pada kulit.

Rasa sakit yang sama juga bisa dirasakan pada atlet renang yang menggunakan penutup kepala. Terlalu lama memakai penutup kepala juga bisa menimbulkan sakit kepala sama seperti rambut dikuncir.

Baca juga:

Penderita Migrain Masih Boleh Berolahraga

Sebenarnya tidak semua perempuan yang menguncir rambutnya mengalami sakit kepala. Namun, bagi perempuan yang sering migrain, kemungkinan besarnya bisa mengalami sakit kepala saat rambutnya dikuncir. "Orang yang mengalami migrain seringkali lebih sensitif terhadap perubahan suhu dan sumber ketidaknyamanan lainnya," tutur Cooper.

Semakin lebat rambut, bisa terasa sakit ketika dikuncir (Foto: Pexels/Chloe Kala)

Begitu pula dengan perempuan yang memiliki rambut lebat. Semakin lebat rambutnya, kemungkinan besarnya mereka akan mengalami sakit kepala karena menguncir rambut. Bahkan gaya rambut cepol menggunakan jepitan rambut juga bisa menimbulkan sakit kepala.

Penyebab lain yang membuat kulit kepala sensitif dengan gaya rambut ponytail ialah karena kurang tidur, perubahan hormon, dan siklus menstruasi.

Kalau kamu memang menyukai gaya rambut ini, usahakan jangan terlalu tinggi mengikat rambutmu, karena itu semakin menarik rambut. Usahakan menguncir rambutmu lebih rendah agar tidak terlalu menarik kulit kepala. (ikh)

Baca juga:

Cabai Rawit Bermanfaat untuk Rambut Perempuan Berhijab, Panas Dong?

#Penyakit #Gaya Rambut
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Pekerja Lab di Rusia Meninggal Diduga Terinfeksi 'Pes', Hampir 200 Orang Dikarantina
Seorang pekerja laboratorium di Rusia meninggal dunia. Ia diduga terinfeksi virus Pes. Namun, penyebabnya masih misterius.
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
Pekerja Lab di Rusia Meninggal Diduga Terinfeksi 'Pes', Hampir 200 Orang Dikarantina
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Dinkes DKI: Bukan karena Influenza A
Kasus ISPA di Jakarta naik 15,7 persen. Namun, Dinkes DKI menegaskan bahwa penyebabnya bukan dari influenza A.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Dinkes DKI: Bukan karena Influenza A
Lifestyle
Awas Musim Flu 2026 Mendekat! Cek Jadwal Vaksin dan Strain Virus yang Wajib Diwaspadai
Jangan sampai tumbang! Ancaman musim flu 2026 di depan mata. Cek panduan lengkap jadwal vaksin flu, info strain virus terbaru, dan opsi vaksin mRNA mFLUSIVA.
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
Awas Musim Flu 2026 Mendekat! Cek Jadwal Vaksin dan Strain Virus yang Wajib Diwaspadai
Indonesia
110 Ribu Warga Masih Mengungsi akibat Gempa NTT, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai
Sebanyak 110 ribu pengungsi gempa di NTT kini terancam terkena penyakit. Air bersih dan sanitasi pun terbatas.
Soffi Amira - Selasa, 25 Agustus 2026
110 Ribu Warga Masih Mengungsi akibat Gempa NTT, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai
Olahraga
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Wabah Ebola mengacaukan persiapan Piala Dunia 2026. Laga RD Kongo vs Chili pun harus dibatalkan akibat wabah tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Dunia
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Data terbaru otoritas DRC mencatat 131 kematian akibat virus tersebut terjadi di negara tetangga Uganda
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Mei 2026
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Indonesia
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
BRIN mengimbau masyarakat untuk memahami penularan hantavirus. Virus ini berasal dari hewan pengerat atau tikus liar.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
Indonesia
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Kasus hantavirus kini sudah muncul di Indonesia. Komisi IX DPR pun meminta pemerintah untuk memperkuat deteksi dini.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Lifestyle
Dokter Tirta Sebut Hantavirus Sulit Jadi Pandemi Global, ini Alasannya
Dokter Tirta buka suara soal Hantavirus. Ia menyebutkan, bahwa penularannya sangat sulit.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
Dokter Tirta Sebut Hantavirus Sulit Jadi Pandemi Global, ini Alasannya
Indonesia
Jemaah Calon Haji Indonesia yang Wafat Bertambah Jadi 12 Orang, Kemenhaj Ungkap Penyebab
Dua jemaah calon haji Indonesia wafat di Arab Saudi. Kini, total calon haji yang meninggal dunia mencapai 12 orang.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Jemaah Calon Haji Indonesia yang Wafat Bertambah Jadi 12 Orang, Kemenhaj Ungkap Penyebab
Bagikan